Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Laman resmi subsidi motor listrik, Sisapira sudah selesai dilakukan migrasi usai adanya perubahaan syarat penerima
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Laman resmi subsidi motor listrik, Sisapira akhirnya selesai bermigrasi. Hal itu disampaikan langsung Aismoli (Asosiasi Sepeda Motor Listrik) dalam sebuah pengumuman.
Mereka menyebut kalau website tersebut sudah pulih dan bisa kembali menyalurkan bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Aismoli menyambut gembira dengan berhasilnya penyesuaian sistem Sisapira.id terhadap revisi Permenperin 6/2023,” bunyi pengumuman diterima tim TrenOto.
Mereka lantas menyebut kalau subsidi motor listrik kembali berjalan seperti semula. Masyarakat yang tertarik pun bisa memanfaatkanya.
“Mulai Selasa (19/9) sore pembelian motor listrik baru dengan skema bantuan pemerintah senilai Rp7 juta lewat Sisapira.id dapat dilakukan oleh semua orang, syaratnya cukup satu NIK untuk satu unit,” lanjut pengumuman dari Aismoli.
Aismoli pun mengimbau buat para pecinta otomotif buat menggunakan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Sebab Subsidi motor listrik tidak bisa didapatkan lagi jika sudah dimanfaatkan.
Sebelumnya laman Sisapira sedang dalam perbaikan. Hal itu menyusul perubahan syarat penerima subsidi motor listrik dari Presiden Jokowi.
Kini bantuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan hanya satu KTP (Kartu Tanda Penduduk). Kebijakan anyarnya tertuang dalam Permenperin (Peraturan Menteri Perindustrian) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Permenperin No. 6 Tahun 2023.
Di dalamnya diatur mengenai Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Roda Dua.
Kini Anda cukup menggunakan KTP (Kartu Tanda Penduduk) buat memanfaatkan bantuan dari Jokowi. Sehingga tidak perlu ribet-ribet lagi seperti syarat terdahulu.
Sebab sebelumnya subsidi motor listrik hanya bisa didapatkan buat penerima KUR (Kredit Usaha Rakyat), BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro), bantuan subsidi upah serta pengguna listrik dengan daya 900 VA.
Akan tetapi berbagai syarat di atas tidak diperlukan lagi. Sehingga bantuan dari orang nomor satu Indonesia bisa terserap sempurna.
Sebab kuota motor listrik subsidi ada 200 ribu unit hingga akhir 2023. Jadi terbuka lebar buat Anda yang tertarik memiliki motor listrik subsidi.
Sekadar informasi pada Rabu (20/9) bantuan Jokowi sudah tersalurkan ke 836 orang, sementara 410 lainnya baru terverifikasi.
Sedangkan sebanyak 1.330 orang masih menunggu proses pendaftaran. Jika dilihat begitu jumlahnya meningkatkan pesat dibandingkan pada Juli 2023 yang hanya 36 motor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menilai ekspor mobil dari Indonesia terus berkembang meskipun masih menemui beberapa tantangan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru