Jawaban Pindad Soal Atap Mobil Maung Prabowo yang Bocor
13 Juni 2026, 18:28 WIB
Berikut spesifikasi Pindad Maung yang dipakai Presiden Jokowi dan Prabowo saat melakukan kunjungan perusahaan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Presiden Joko Widodo bersama Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan belum lama ini terlihat meninjau PT Pindad (Perindustrian Angkatan Darat) di Bandung menggunakan kendaraan taktis Pindad Maung.
Terlihat Presiden Jokowi disopiri Prabowo menggunakan Pindad Maung berwarna hitam ditemani Jenderal TNI Dudung Abdurachman selaku Kepala Staf TNI Angkatan Darat dan Abraham Mose, Dirut PT Pindad.
Mereka masuk ke dalam Gedung Fasilitas Produksi Kendaraan Khusus, tempat penyimpanan tank baja produksi PT Pindad dan barang produksi lain seperti pendukung industri kereta, traktor dan tabung gas.
Tidak ketinggalan Presiden Jokowi juga memberikan pendapat terkait mobil yang ia naiki tersebut.
“Ya naik, memang di sini produksi dari Pindad kan terkenal Maung. Mulus, bagus dan yang nyetir juga bagus,” ujarnya dikutip Antara, Selasa (19/9).
Sekadar informasi bahwa Pindad merupakan perusahaan memproduksi peralatan militer serta menghasilkan produk komersial berorientasi bisnis. Pindad juga punya biaya sampai anggaran sendiri untuk pengembangan dan investasi.
Pada 29 April 1983 Perindustrian Angkatan Darat beralih status dari institusi di bawah naungan Departemen Pertahanan dan Keamanan menjadi Perseroan Terbatas memakai nama baru PT Pindad (Persero).
Diproduksi oleh PT Pindad mobil ini digunakan untuk mendukung operasi dan mobilisasi pertempuran jarak dekat, juga bisa dipakai berkendara melewati berbagai medan jalan.
Kecepatan maksimum dibatasi 120 km/jam. Pindad Maung menggunakan transmisi manual 6 percepatan dengan jarak tempuh sampai 800 km.
Tentu berbeda dari mobil penumpang kebanyakan, Maung bisa ditambahkan braket senjata 7.62 mm, konsol senjata SS2-V4 dan perlengkapan serupa lainnya. Berkapasitas 4 orang Pindad Maung memiliki bobot 2.160 kg.
Ada tiga varian Maung yakni Tangguh, Komandi dan Jelajah. Varian yang bisa ditambah perlengkapan senjata adalah Tangguh.
Komando bisa digunakan untuk keperluan operasional level komandan sedangkan Jelajah diperuntukan mobilitas di medan jalan ekstrem ataupun offroad.
Demi mendukung komitmen elektrifikasi pemerintah, Sigit P. Santosa selaku Direktur Teknologi dan Perkembangan PT Pindad mengatakan akan ada tambahan varian.
Pihaknya masih berusaha untuk menaikan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), saat ini ada di angka 65 persen.
“Tahun depan kita luncurkan varian keempat yaitu electric vehicle,” ucap Sigit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Juni 2026, 18:28 WIB
07 Februari 2026, 12:00 WIB
28 Oktober 2025, 13:00 WIB
22 Oktober 2025, 15:00 WIB
22 Oktober 2025, 08:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika