Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Ekstra subsidi motor listrik yang baru saja diberikan pemerintah ramai diminati oleh masyarakat di Tanah Air
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Minat masyarakat pada subsidi motor listrik cukup tinggi. Pemerintah bahkan sampai memberi kuota tambahan sebanyak 10.700 unit.
Sehingga total Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucurkan bantuan 60.700 unit di 2024. Hal ini dilakukan demi mengakomodir permintaan masyarakat.
Akan tetapi jumlah tersebut ternyata juga masih kurang. Pasalnya menurut data di laman SISAPIRa pada Selasa (3/9), sudah ada 30.067 motor listrik tersalurkan.
Kemudian sebanyak 8.843 orang tengah menjalani verifikasi. Terakhir 20.960 masyarakat baru saja mendaftarkan diri.
Sehingga jika total sudah menyentuh angka 59.870 unit. Lalu kuota insentif motor listrik yang tersisa hanya 987 kendaraan roda dua setrum.
Membuktikan tingginya minat masyarakat terhadap bantuan satu ini. Apalagi kuota tambahan baru diberikan pada awal bulan lalu.
Dengan begitu sisa bantuan yang diberikan Presiden Jokowi diperkirakan bakal habis atau terserap sempurna pada September 2024.
Sebelumnya memang Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) berharap subsidi yang diberikan dapat segera ludes sebelum 2024 berakhir.
“Kalau bisa di September 2024 sudah habis (kuota tambahan subsidi motor listrik),” ujar Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli saat dihubungi KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Budi menjelaskan jika segera terserap semua maka pengurusan surat-surat kendaraan tidak bakal terkendala. Sebab bila dilakukan di akhir tahun prosesnya agak sedikit lama.
Jadi konsumen harus menunggu beberapa saat agar kendaraan yang dibeli legal digunakan di jalan raya. Sehingga ia menganjurkan masyarakat segera memanfaatkan bantuan dari Presiden Jokowi.
“Kalau sampai November kita masih proses, buat STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) bisa cepat atau terlambat,” kata Budi.
Lalu Budi menuturkan jika insentif motor listrik cepat habis maka bisa memberi keuntungan bagi para produsen. Sebab dana dari pemerintah dapat segera dicairkan.
Jauh sebelumnya Budi menuturkan kalau bantuan satu ini berpotensi dilanjutkan saat Prabowo Subianto menjabat sebagai presiden.
“Untuk 2025 kelihatannya sedang dilakukan perancangan serta penggodokan skemanya seperti apa. Mau subsidi lagi atau dalam bentuk lain, intinya insentif itu,” Budi menambahkan.
Ia pun mengaku senang jika bantuan satu ini bisa berlanjut di era Prabowo. Sebab dinilai cukup membantu masyarakat membeli motor listrik dengan harga terjangkau.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat