KTM dan MV Agusta Resmi Berpisah, Masalah Keuangan Jadi Penyebab

Kabar berpisahnya MV Agusta dan KTM disampaikan dalam sebuah pengumuman, yang ditampilkan pada 31 Januari 2025

KTM dan MV Agusta Resmi Berpisah, Masalah Keuangan Jadi Penyebab
Satrio Adhy
  • Oleh Satrio Adhy

  • Selasa, 04 Februari 2025 | 08:00 WIB

KatadataOTO – Krisis keuangan yang terus menghantui KTM jadi masalah baru. Memaksa mereka melakukan perampingan perusahaan.

Terkini mereka melepas saham dari MV Agusta. Kabar tersebut disampaikan dalam sebuah pengumuman pada 31 Januari 2025.

“MV Agusta mengonfirmasi bahwa Art of Mobility SA, perusahaan yang dikendalikan oleh keluarga Sardarov akan kembali memegang kendali penuh atas MV Agusta Group. Sekaligus menandakan perpisahan dengan KTM,” bunyi pengumuman di laman resmi jenama asal Italia tersebut.

Situasi keuangan tak menentu di KTM, disebut-sebut berdampak pada operasional mereka. Apalagi di 2024 MV Agusta mampu mencatatkan capaian apik.

KTM dan MV Agusta Resmi Berpisah, Masalah Keuangan Jadi Penyebab
Photo : MV Agusta

Di tahun lalu manufaktur asal Negeri Pizza tersebut mengklaim mengalami pertumbuhan cukup positif. Mampu menjual 4.000 sepeda motor sepanjang 2024.

Jumlah di atas meningkat sekitar 116 persen bila dibandingkan dengan capaian di 2023.

Berangkat dari hal di atas, mereka tidak mau terdampak masalah keuangan KTM. Sehingga MV Agusta mengambil langkah strategis.

“Perusahaan ingin menjaga keamanan jaringan pasok serta diler yang berharga. Melindungi mereka dari potensi gangguan keuangan,” lanjut pengumuman tersebut.

Produsen sepeda motor satu ini, mengaku tidak mau terpengaruh oleh restrukturisasi yang dilakukan oleh KTM beberapa waktu lalu.

“Kemudian memperkuat stabilitas maupun komitmen MV Agusta terhadap para pemangku kepentingan,” tegas mereka.

Di sisi lain MV Agusta memastikan 219 jaringan diler tetap beroperasi secara normal, meski memisahkan diri dari KTM.

Bahkan ditargetkan akan terus bertambah dalam waktu dekat, menjadi 270 lokasi di tahun ini.

“Kami memiliki segalanya untuk melanjutkan ekspansi positif serta terus memenuhi komitmen kita,” pungkas mereka.


Terkini

news
Mobil pikap

Tak Perlu Impor, Menperin Sebut Indonesia Bisa Buat Pikap Mandiri

Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun

mobil
Gaikindo Tanggapi Impor Truk Pikap yang Tembus Ratusan Ribu Unit

Gaikindo Tanggapi Impor Truk Pikap yang Tembus Ratusan Ribu Unit

Impor truk pikap tahun ini tembus 105.000 unit, Gaikindo tegaskan industri dalam negeri masih mampu menyuplai

mobil
Impor Pikap

Indonesia Resmi Impor 105.000 Unit Pikap dari India

Ada 35.000 pikap dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors diimpor secara utuh ke Indonesia

motor
Motor Baru

Pasar Motor Baru ASEAN Tembus 15 Juta Unit, Indonesia Mendominasi

Indonesia mampu berkontribusi cukup besar dalam pasar motor baru ASEAN, menyumbang sekitar 6,4 juta unit

motor
pemudik motor

Menhub Diminta Batasi Pemudik dengan Motor saat Lebaran 2026

DPR RI meminta Menhub untuk membuat kebijakan pelarangan mudik menggunakan sepeda motor di Lebaran 2026

mobil
Penjualan Mobil Mewah

Penjualan Mobil Mewah Januari 2026 Lesu, Volvo Turun Drastis

Mengawali 2026, penjualan mobil mewah tampak mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu

news
Ganijl Genap Puncak Bogor

Ganjil Genap Puncak Pertama di Bulan Ramadan 2026

Ganjil genap Puncak tetap diterapkan oleh kepolisian secara ketat meski sudah memasuki bulan Ramadan

mobil
GAC E8

GAC Aion Minat Luncurkan E8 Hybrid, Versi Ekonomis E9 PHEV

Alih-alih E9 PHEV, GAC Aion beri sinyal akan menghadirkan E8 Hybrid lebih dulu untuk konsumen Indonesia