Indonesia Masih Absen, Ini Tanggapan Luhut soal Investasi Tesla

Nama Indonesia absen dari Master Plan Elon Musk, ini tanggapan Luhut soal investasi Tesla di negara lain

Indonesia Masih Absen, Ini Tanggapan Luhut soal Investasi Tesla
Serafina Ophelia

TRENOTO – Tesla mengumumkan rencana investasinya dalam gelaran Master Plan pada 1 Maret 2023. Meskipun sebelumnya telah ada pembicaraan terkait investasi di Tanah Air, ternyata nama Indonesia absen dari daftar.

Alih-alih Indonesia, Tesla justru memutuskan untuk membuka pabrik atau gigafactory-nya di Meksiko. Kemudian juga membuka kantor di Malaysia untuk mulai menjual produknya di negeri Jiran.

Padahal selain bertemu dengan pemerintah Elon Musk selaku CEO Tesla telah berbincang dengan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi terkait kemungkinan investasi.

Photo : Istimewa

Tidak banyak tanggapan Luhut soal investasi Tesla di Meksiko dan Malaysia. Pihaknya masih tetap akan melakukan negosiasi dengan sejumlah investor yang potensial.

Menurutnya saat ini sejumlah pihak masih ingin melihat lebih rinci rencana insentif kendaraan listrik di dalam negeri.

Luhut meyakini bahwa merek besutan Elon Musk ini masih berniat membangun pabrik di ASEAN atau kawasan Asia Tenggara. Pembangunan pabrik di Meksiko tidak menutup peluang untuk negara lain.

Baca juga: Elon Musk Temui Luhut Cs Pakai Kaos Oblong Bahas Mobil Listrik

“Meksiko itu halaman belakang Amerika. Tentu mereka bangun pabrik di sana,” ucap Luhut dikutip dari Antara, Rabu (08/03).

Selain itu Elon Musk juga dikatakan masih memiliki rencana untuk membangun pabrik dengan kapasitas 1 juta unit per tahun. Lokasinya adalah di kawasan ASEAN.

“Apakah itu ke Indonesia, ya kita lihat saja beberapa hari ke depan,” ucap Luhut.

Tesla buka kantor di Malaysia

Pabrikan mobil listrik ini juga akan mengembangkan jaringan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) untuk kendaraannya.

Sejumlah hal diyakini menjadi alasan mengapa Tesla akhirnya memilih Malaysia. Salah satunya adalah negara tersebut menjadi peringkat ketujuh terbesar secara global sebagai produsen E&E (electrical & electronics).

Photo : Carscoops

Selain itu Tesla merupakan pendaftar pertama program BEV Global Leaders atau Peneraju Global BEV, memungkinkan produsen tidak perlu mencari mitra lokal ketika akan memasarkan produknya di Malaysia.

Beberapa syarat ditetapkan oleh negara kepada Tesla misalnya 80 persen pekerja di perusahaan harus berasal dari Malaysia, kemudian mendidik SDM dari institusi pendidikan melalui program magang.


Terkini

mobil
Test Drive GWM Tank 300 Diesel, Tak Sulit Libas Jalur Offroad

Rapor Penjualan GWM di RI: Yakin Bisa Tumbuh sampai Akhir 2026

Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Prediksi Tampilan Hyundai Stargazer Cartenz Versi Baru

Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara

mobil
Deepal S05

Changan Deepal S05: Memperluas Kebebasan Berkendara Sehari-hari

Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air

news
SIM Keliling Bandung

Cek Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 17 September 2026

SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 17 September 2026 Masih Ada ETLE

Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas

news
SIM Keliling Jakarta

5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 17 September 2026

Jangan sampai salah, SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang belum kedaluwarsa

otosport
MotoGP Austria 2026

Jadwal MotoGP Austria 2026: Pesta Marc Marquez Bisa Terganggu

Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti

news
SIM Mati

Aturan SIM Mati Harus Bikin Baru Digugat ke MK, Ada Celah Pungli

Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru