Ekspor Mobil Listrik Cina Bakal Meroket saat Pasar Domestik Lesu
12 Januari 2026, 14:00 WIB
Luhut akui bangun ekosistem kendaraan listrik tak mudah dan mustahil diselesaikan dalam satu periode presiden
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) mengakui bahwa ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) tidak bisa dibangun dalam waktu singkat. Pasalnya perlu pembangunan yang berkesinambungan agar dapat mencapai harapan.
Luhut akui bangun ekosistem kendaraan listrik tak selesai satu periode presiden tetapi harus melalui beberapa periode kepeminpinan. Hal ini ia sampaikan di Jakarta Senin (12/06).
"Kita melihat kendaraan listrik ini harus utuh dari satu ekosistem. Karena perubahan tidak bisa selesai dengan satu presiden, bisa beberapa presiden tapi yang penting koridornya kita pelihara bersama," tegas Menko Luhut.
Guna mendorong ekosistem, pemerintah pun telah memulai berbagai program termasuk mengembangkan kendaraan elektrifikasi. Dalam hal ini mereja memberikan program bantuan untuk masyarakat yang hendak menggunakan EV.
Ia pun menegaskan bahwa kendaraan listrik tidak hanya akan berbicara tentang mobil atau motor tetapi juga ekosistem pendukung. Terlebih pasar EV di Tanah Air ditargetkan mencapai 10 persen pada 2030.
“Jadi proyek ini berkesinambungan, tidak bisa satu periode presiden selesai tetapi jangka panjang sehingga kita semua harus kompak. Apa yang sudah dibuat anak-anak muda Indonesia sekarang harus jalan, tidak boleh tertunda-tunda,” pungkas Luhut.
Sementara itu berdasarkan studi Maximize Market Research menyebut pada 2030 pasar EV di Indonesia akan mencapai USD2.02 miliar atau setara Rp30 triliun. Dalam laporannya disampaikan bahwa pada 2020 saja nilai pasar kendaraan listrik telah mencapai USD533.19 juta atau sekitar Rp7.93 triliun.
Ada banyak faktor pendukung terjadinya peningkatan nilai pasar termasuk tren alat transportasi di masa depan. Selain itu sumber daya alam yang penting bagi ekosistem serta peta jalan pemerintah untuk EV hingga jaringan stasiun pengisian juga menjadi faktor pendorong.
Maka tidak mengherankan bila mobil listrik diyakini bisa mencapai 250.000 unit di 2030 atau setara 16 persen dari total penjualan. Jumlah tersebut bahkan lebih tinggi ketimbang target pemerintah.
Kemudian permintaan terhadap sepeda motor listrik juga diperkirakan tumbuh lebih besar dibanding mobil. Pasalnya akan ada 1.9 juta unit yang terjual atau 30 persen dari total penjualan kendaraan roda dua.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Januari 2026, 14:00 WIB
12 Januari 2026, 13:00 WIB
11 Januari 2026, 17:00 WIB
10 Januari 2026, 07:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
12 Januari 2026, 18:00 WIB
Aprilia disebut telah melakukan banyak kemajuan, sehingga bisa membuat Bezzecchi tampil kompetitif di MotoGP
12 Januari 2026, 17:00 WIB
Terpantau sejak Agustus 2025, Honda City Hatchback sudah tak lagi disuplai ke diler dan stoknya mulai kosong
12 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD memisahkan model-model yang akan ditawarkan sebagai mobil penumpang dan komersial untuk armada taksi
12 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu
12 Januari 2026, 14:00 WIB
Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi
12 Januari 2026, 13:00 WIB
Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE
12 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru
12 Januari 2026, 11:00 WIB
Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari