10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Luhut akui bangun ekosistem kendaraan listrik tak mudah dan mustahil diselesaikan dalam satu periode presiden
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) mengakui bahwa ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) tidak bisa dibangun dalam waktu singkat. Pasalnya perlu pembangunan yang berkesinambungan agar dapat mencapai harapan.
Luhut akui bangun ekosistem kendaraan listrik tak selesai satu periode presiden tetapi harus melalui beberapa periode kepeminpinan. Hal ini ia sampaikan di Jakarta Senin (12/06).
"Kita melihat kendaraan listrik ini harus utuh dari satu ekosistem. Karena perubahan tidak bisa selesai dengan satu presiden, bisa beberapa presiden tapi yang penting koridornya kita pelihara bersama," tegas Menko Luhut.
Guna mendorong ekosistem, pemerintah pun telah memulai berbagai program termasuk mengembangkan kendaraan elektrifikasi. Dalam hal ini mereja memberikan program bantuan untuk masyarakat yang hendak menggunakan EV.
Ia pun menegaskan bahwa kendaraan listrik tidak hanya akan berbicara tentang mobil atau motor tetapi juga ekosistem pendukung. Terlebih pasar EV di Tanah Air ditargetkan mencapai 10 persen pada 2030.
“Jadi proyek ini berkesinambungan, tidak bisa satu periode presiden selesai tetapi jangka panjang sehingga kita semua harus kompak. Apa yang sudah dibuat anak-anak muda Indonesia sekarang harus jalan, tidak boleh tertunda-tunda,” pungkas Luhut.
Sementara itu berdasarkan studi Maximize Market Research menyebut pada 2030 pasar EV di Indonesia akan mencapai USD2.02 miliar atau setara Rp30 triliun. Dalam laporannya disampaikan bahwa pada 2020 saja nilai pasar kendaraan listrik telah mencapai USD533.19 juta atau sekitar Rp7.93 triliun.
Ada banyak faktor pendukung terjadinya peningkatan nilai pasar termasuk tren alat transportasi di masa depan. Selain itu sumber daya alam yang penting bagi ekosistem serta peta jalan pemerintah untuk EV hingga jaringan stasiun pengisian juga menjadi faktor pendorong.
Maka tidak mengherankan bila mobil listrik diyakini bisa mencapai 250.000 unit di 2030 atau setara 16 persen dari total penjualan. Jumlah tersebut bahkan lebih tinggi ketimbang target pemerintah.
Kemudian permintaan terhadap sepeda motor listrik juga diperkirakan tumbuh lebih besar dibanding mobil. Pasalnya akan ada 1.9 juta unit yang terjual atau 30 persen dari total penjualan kendaraan roda dua.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika