Hyundai Bakal Tetap Kembangkan Mobil Hybrid Walau Tanpa Insentif

Hyundai bakal tetap kembangkan mobil hybrid walau tanpa adanya insentif yang menguntungkan dari pemerintah

Hyundai Bakal Tetap Kembangkan Mobil Hybrid Walau Tanpa Insentif
Adi Hidayat

KatadataOTO – Beberapa waktu lalu pemerintah memastikan tidak memberikan insentif penjualan untuk mobil hybrid di Indonesia. Langkah ini diambil karena menurut mereka pasar sudah tumbuh cukup baik.

Meski banyak disesalkan tetapi Hyundai Motors Indonesia mengaku tidak akan ambil pusing dengan keputusan tersebut. Pihaknya bakal tetap agresif dalam mengenalkan mobil hybrid di Tanah Air.

“Beberapa waktu lalu pemerintah telah menyampaikan bahwa tidak ada insentif untuk kendaraan hybrid. Tetapi itu tidak memundurkan langkah kami memperkenalkan produk di segmen tersebut,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, COO PT Hyundai Motors Indonesia (24/10).

Hal ini sejalan dengan strategi Hyundai Motor Company sebagai perusahaan induk. Pabrikan asal Korea Selatan tersebut menargetkan ada 14 unit mobil hybrid diluncurkan hingga 2030.

Hyundai Santa Fe
Photo : KatadataOTO

“Dari jumlah itu tentu ada yang masuk ke Indonesia. Tetapi apa dan bagaimananya masih harus menunggu lebih lama,” tambahnya.

Walau tetap mengembangkan segmen hybrid tanpa insentif, dirinya mengakui bakal ada tantangan di masa depan. Pasalnya selama ini bantuan pemerintah selalu berhasil dalam meningkatkan permintaan.

“Tentu kalau ada insentif dari pemerintah akan sangat membantu dalam mendongkrak penjualan. Semua sudah terbukti dari kehadiran LCGC yang membuat pasar meningkat hingga menjadi 1 juta unit,” ungkapnya.

Tak berhenti di sana, adanya insentif pembelian mobil listrik juga telah membuat banyak perusahaan otomotif masuk ke Tanah Air. Sehingga wajar bila beragam upaya dilakukan pemangku kebijakan agar pasar pulih.

“Kalau tidak salah Gaikindo sudah meminta kebijakan pemerintah khususnya dalam hal relaksasi PPNBN. Tapi kami akan mengapresiasi apapun kebijakannya,” tegasnya.

Hyundai Santa Fe
Photo : KatadataOTO

Perlu diketahui bahwa pada Agustus 2024, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Perekonomian telah memastikan tidak memberi bantuan. Mereka menilai segmen hybrid sudah cukup berkembang dari sebelumnya.

“Kebijakan telah dikeluarkan dan tidak ada perubahan maupun tambahan lain. Penjualan mobil hybrid saat ini dua kali dari Battery Electric Vehicle jadi sebenarnya pasar sudah berjalan dengan mekanisme sekarang,” ungkap Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (06/08).


Terkini

mobil
Daihatsu di GIIAS 2026

Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris

Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026

mobil
BYD M6 EV

Rapor SPK Mobil Cina di GIIAS 2026: BYD Moncer, GWM Terpuruk

Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK

news
IEE Series 2026

Transisi Elektrifikasi Jadi Sorotan IEE Series 2026

IEE Series 2026 diharapkan menjadi wadah diskusi dan pertemuan pihak industri, usung tema keberlanjutan

motor
Honda

Untungnya Menjaga Performa Motor Honda, Ada Promo Servis di AHASS

Merawat motor Honda di bengkel resmi bisa menjadi salah satu pilihan terbaik bagi pengguna kendaraan roda dua

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 20 Agustus, Cek Jadwalnya di Sini

Masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini, bisa mendatangi SIM keliling Bandung di dua lokasi

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 20 Agustus 2026

Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak daftar lokasinya

news
Ganjil genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 20 Agustus 2026 Ada ETLE

Untuk memberikan efek jera, besaran denda jika melanggar Ganjil Genap Jakarta ditetapkan sebesar Rp 500 ribu

motor
Imhax 2026

Hadirkan Brand Motor Mewah, IMHAX 2026 Tampil Makin Lengkap

IMHAX 2026 digelar 3 - 6 September 2026 menghadirkan deretan apparel mulai dari brand lokal hingga impor