Honda Motocompacto e-Scooter Diperkenalkan, Ukurannya Ringkas

Honda Motocompacto e-Scooter diperkenalkan di Amerika Serikat dengan ukuran yang kompak namun tetap menarik

Honda Motocompacto e-Scooter Diperkenalkan, Ukurannya Ringkas
Adi Hidayat

TRENOTO – Honda Motocompacto e-Scooter diperkenalkan di Amerika Serikat untuk memberi kepraktisan dalam bermobilitas. Pasalnya pabrikan asal Jepang tersebut membuatnya dengan desain ramping, ringkas dan rendah emisi.

Meski merupakan kendaraan compact tetapi model tersebut sudah mendapatkan 32 paten. Hal ini diklaim menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengembangkan alat transportasi berteknologi listrik.

“Motocompacto merupakan salah satu keunikan Honda dalam menerapkan strategi elektrifikasi guna mendukung tujuan netralitas karbon di masa depan,” ungkap Jane Nakagawa, Vice President of the R&D Business Unit American Honda Motor.

Honda Motocompacto e-Scooter
Photo : Honda

Panjang dari Motocompacto e-Scooter hanyanya 967,74 mm, tinggi 889 mm, lebar 436.8 mm, tinggi tempat duduk 622.3 mm serta berat 18.7 kg. Namun bila dilipat, ukurannya pun berubah menjadi lebih ringkas.

Panjangnya menyusut menjadi 741.6 mm, tinggi 535.9 mm dan lebar 93.9 mm. Menariknya, dimensi kompaknya tak membuatnya menjadi model yang kaku.

Pasalnya pabrikan asal Jepang tersebut telah melakukan beragam pengembangan dengan menyematkan beragam keunggulan lain. Mulai dari kursi yang nyaman, pijakan kaki aman serta memiliki speedometer digital hingga pengukur pengisian daya.

Skuter juga memiliki baterai berkapasitas 6.8Ah dan memiliki waktu pengisian baterai selama 3.5 jam menggunakan daya 110 v. Dengan ini maka kendaraan bisa dimanfaatkan untuk menempuh perjalanan hingga 19 km serta kecepatan maksimum 24 km per jam.

Honda Motocompacto e-Scooter
Photo : Honda

“Selain dirancang agar mudah dikemudikan, Motocompacto juga mempertimbangkan keselamatan, daya tahan dan keamanan. Kendaraan ini menggunakan rangka serta roda aluminium, lampu LED di depan belakang, reflektor samping hingga lingkaran kunci baja yang dilas ke penyangga,” ungkap Nick Ziraldo, Project Lead and Design Engineering Unit Leader at Honda Development and Manufacturing of America

Perlu diketahui bahwa Honda memiliki tujuan global net zero emission pada 2050 melalui pendekatan “Triple Action to Zero”. Untuk mencapai cita-cita itu, mereka akan menjadikan kendaraan listrik serta feul cell sebagai andalan penjualan di Amerika Serikat dan beberapa negara lain di dunia.


Terkini

motor
Astra Motor

Strategi Astra Motor Tingkatkan Budaya Aman Berkendara di Jateng

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan

motor
Motor REEV Chery

Chery Daftarkan Paten Motor REEV, Mirip Yamaha Fino

Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV

mobil
Denza

BYD Dituntut Pemegang Merek Denza di RI Pasca Ganti Nama

Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun

news
PEVS 2026

PEVS 2026 Akan Digelar Pekan Depan, Ada 9 Merek Mobil Listrik

PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain

mobil
Wujud Omoda X, Kandidat Mobil Baru Chery di Indonesia

Wujud Omoda X, Kandidat Mobil Baru Chery di Indonesia

Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan

mobil
AiMOGA Mobo

Chery Bikin Robot Pintar AiMOGA Mobo, Dijual Massal

AiMOGA Robotics, perusahaan robotik dari Chery Group resmi membuka pemesanan untuk robot pintar Mobo

modifikasi
Asia CAN 2026

Final Asia CAN 2026 Tuntas Digelar, Gairahkan Industri Audio

Asia CAN 2026 diikuti oleh peserta dari sembilan negara berbeda, mereka saling adu kemampuan meracik audio

mobil
Chery Q

Ribuan Chery Q Dipesan, Konsumen Kini Bisa Pantau Status Unit

Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi