Honda 0 Alpha Berpeluang Mengaspal di Indonesia, Ada Syaratnya
31 Maret 2026, 09:47 WIB
Honda Motocompacto e-Scooter diperkenalkan di Amerika Serikat dengan ukuran yang kompak namun tetap menarik
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Honda Motocompacto e-Scooter diperkenalkan di Amerika Serikat untuk memberi kepraktisan dalam bermobilitas. Pasalnya pabrikan asal Jepang tersebut membuatnya dengan desain ramping, ringkas dan rendah emisi.
Meski merupakan kendaraan compact tetapi model tersebut sudah mendapatkan 32 paten. Hal ini diklaim menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengembangkan alat transportasi berteknologi listrik.
“Motocompacto merupakan salah satu keunikan Honda dalam menerapkan strategi elektrifikasi guna mendukung tujuan netralitas karbon di masa depan,” ungkap Jane Nakagawa, Vice President of the R&D Business Unit American Honda Motor.
Panjang dari Motocompacto e-Scooter hanyanya 967,74 mm, tinggi 889 mm, lebar 436.8 mm, tinggi tempat duduk 622.3 mm serta berat 18.7 kg. Namun bila dilipat, ukurannya pun berubah menjadi lebih ringkas.
Panjangnya menyusut menjadi 741.6 mm, tinggi 535.9 mm dan lebar 93.9 mm. Menariknya, dimensi kompaknya tak membuatnya menjadi model yang kaku.
Pasalnya pabrikan asal Jepang tersebut telah melakukan beragam pengembangan dengan menyematkan beragam keunggulan lain. Mulai dari kursi yang nyaman, pijakan kaki aman serta memiliki speedometer digital hingga pengukur pengisian daya.
Skuter juga memiliki baterai berkapasitas 6.8Ah dan memiliki waktu pengisian baterai selama 3.5 jam menggunakan daya 110 v. Dengan ini maka kendaraan bisa dimanfaatkan untuk menempuh perjalanan hingga 19 km serta kecepatan maksimum 24 km per jam.
“Selain dirancang agar mudah dikemudikan, Motocompacto juga mempertimbangkan keselamatan, daya tahan dan keamanan. Kendaraan ini menggunakan rangka serta roda aluminium, lampu LED di depan belakang, reflektor samping hingga lingkaran kunci baja yang dilas ke penyangga,” ungkap Nick Ziraldo, Project Lead and Design Engineering Unit Leader at Honda Development and Manufacturing of America
Perlu diketahui bahwa Honda memiliki tujuan global net zero emission pada 2050 melalui pendekatan “Triple Action to Zero”. Untuk mencapai cita-cita itu, mereka akan menjadikan kendaraan listrik serta feul cell sebagai andalan penjualan di Amerika Serikat dan beberapa negara lain di dunia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 20:43 WIB
25 Maret 2026, 11:00 WIB
16 Maret 2026, 19:00 WIB
14 Maret 2026, 18:54 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan