ZPT Nimbuzz Hadir di PEVS 2024, Cuma Rp 2 Jutaan
01 Mei 2024, 16:00 WIB
Harga konversi sepeda motor listrik jadi lebih kompetitif bila dibandingkan sebelumnya berkat insentif pemerintah
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pemerintah resmi memberikan insentif kepada masyarakat yang ingin melakukan konversi dari sepeda motor bensin menjadi elektrifikasi. Besarannya pun terbilang menarik karena mencapai Rp7 juta sementara harga konversi sepeda motor listrik berada sekitar Rp17 jutaan.
Hal ini disampaikan oleh Elders Garage pada TrenOto siang hari tadi. Namun angka tersebut masih bisa berubah sewaktu-waktu.
“Kita masih buat, belum final harganya tapi kira-kira Rp17 juta. Kalau dapat subsidi jadi Rp10 jutaan,” ungkap akun @Elders_Garage melalui Direct Message Instagram.
Itu artinya dana yang harus dikeluarkan masyarakat Rp5.6 juta lebih murah ketimbang membeli motor bebek Honda Revo. Dilansir dari situs resmi, model tersebut dibanderol Rp15.6 juta.
Sayangnya hingga berita ini dibuat mereka masih belum bisa memastikan waktu pengerjaan yang dibutuhkan. Sehingga bukan tidak mungkin membutuhkan waktu cukup lama untuk mengerjakannya.
Selain Elders Garage masih ada 20 bengkel konversi lain yang bisa didatangi. Jumlah tersebut diharapkan bisa bertambah seiring dengan bertambahnya permintaan masyarakat.
Sementara itu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini mengembangkan platform digital dalam mendukung program konversi sepeda motor konvensional menjadi listrik. Dengan platform tersebut diharapkan proses pelayanan bisa lebih ringkas.
"Untuk mendukung program, Kementerian ESDM mengembangkan platform digital yang merupakan layanan satu pintu proses konversi terdiri dari empat bagian utama,” ungkap Agus Tjahajana Wirakusumah, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Pengembangan Industri Sektor ESDM.
Bagian pertama yang dimaksud Agus adalah sebagai tempat pendaftaran bagi masyarakat. Kedua, aplikasi dimanfaatkan bengkel untuk menyelesaikan tahapan administrasi dan pelaporan hasil konversi.
Kemudian platform dijadikan sebagai verifikasi kualitas motor hasil konversi bengkel dan komponen utama oleh Kementerian ESDM. Terakhir, semua lembaga terkait akan terintegrasi guna mendukung keberhasilan program konversi.
Agus menambahkan bahwa penyelesaian platform digital konversi motor listrik tersebut masih dalam tahap integrasi ke server Kementerian ESDM. Diharapkan semua dapat rampung paling lambat akhir Maret 2023.
“Selanjutnya akan mulai dibuka kepada masyarakat untuk mendaftarkan pada awal bulan depan. Platform digital konversi motor listrik dapat diakses oleh masyarakat melalui alamat website https://ebtke.esdm.go.id/konversi,” pungkas Agus.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Mei 2024, 16:00 WIB
30 April 2024, 18:00 WIB
20 Januari 2024, 19:56 WIB
01 Desember 2023, 11:19 WIB
29 November 2023, 21:27 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung