Kemenperin Dorong Standarisasi Baterai Sepeda Motor Listrik

Kementerian Perindustrian dorong standarisasi baterai sepeda motor listrik agar memudahkan masyarakat

Kemenperin Dorong Standarisasi Baterai Sepeda Motor Listrik
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 01 Desember 2023 | 11:19 WIB

KatadataOTO – Kementerian Perindustrian dorong standarisasi baterai sepeda motor listrik untuk memudahkan masyarakat beralih dari kendaraan konvensional. Pasalnya selama ini komponen penyimpanan daya dari masing-masing merek berbeda.

Situasi ini merugikan karena pengguna kendaraan tidak bisa dengan mudah melakukan swab baterai saat daya sudah lemah.

“Dengan ada standardisasi baterai listrik kami berharap ada banyak investor yang mau berinvestasi. Kemudian dari sisi konsumennya lebih mudah melakukan swap atau shifting,” Febri Hendri Antoni Arif, Juru Bicara Kementerian Perindustrian (30/11).

Bersama Grab dan PLN, Swab Energi Bangun Ekosistem Motor Listrik
Photo : Swab Indonesia

Dilansir dari Antara adanya standarisasi baterai sepeda motor listrik meringankan masyarakat merawat kendaraan. Pasalnya bila komponen seragam maka lebih mudah didapatkan di pasaran.

“Jadi kalau misalnya beli motor listrik A kemudian baterainya rusak mereka bisa pakai baterai dari kendaraan lain karena sudah terstandardisasi. Bila sudah seragam pasarnya dapat lebih luas,” tambahnya.

Febri juga menyebut standardisasi baterai mampu mendorong pelaku industri baterai di dalam negeri ikut berkembang.

"Kalau terstandardisasi nanti banyak yang mau produksi. Jadi baterainya standar tapi mereknya macam-macam," katanya.

Ia juga mengakui bahwa program subsidi pembelian motor listrik kemungkinan tidak akan mencapai target yang sudah ditetapkan sebelumnya yaitu 200.000 unit hingga akhir 2023.

Pasalnya berdasarkan Sistem Informasi Pemberian Bantuan Pembelian Kendaraan Listrik Roda Dua (SISAPIRa) di hari Kamis (30/11) pukul 20.00 WIB baru 4.148 unit tersalurkan, 4.552 unit terverifikasi dan 6.620 masih dalam tahap proses pendaftaran.

Sementara sisa kuota tahun ini masih sebanyak 184.680 unit.

“Kita lihat tampaknya memang tidak akan sampai target 200.000 unit,” katanya.

Menurut Febri ada beberapa alasan mengapa minat masyarakat beralih sangat minim. Diantaranya adalah terbatasnya lokasi pengisian ulang serta bengkel kendaraan listrik.

Givi Buat Bracket Boks Motor Listrik, Penuhi Kebutuhan Konsumen
Photo : Givi Indonesia

Oleh karena itu, Febri meminta industri untuk lebih intensif memasarkan produk kendaraan listrik yang mereka produksi. Ia menyebut pemerintah sebagai regulator telah memberikan insentif dan bantuan cukup besar.

"Diharapkan sosialisasi dilakukan produsen motor. Karena kami sudah beri subsidi Rp7 juta tinggal produsennya sampaikan keunggulannya sehingga masyarakat tertarik," imbuhnya.


Terkini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil genap Jakarta Hari ini Kamis 30 April 2026, Terakhir Pekan Ini

Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung di Penghujung April 2026

SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Ada di 5 Tempat Hari Ini 30 April 2026

Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi

mobil
Mitsubishi Xforce

5 Fitur Mitsubishi Xforce yang Manjakan Konsumen

Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari

mobil
Jetour

Bocoran Mobil Baru Jetour di Indonesia, Ada T1 dan T2 PHEV

Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri

mobil
Jetour

JETOUR Bawa Lini Produk Lengkap di Auto China 2026

Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga

mobil
Chery

Kabar Terbaru Akuisisi Pabrik Handal Pondok Ungu Oleh Chery

Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025

mobil
Kia

Strategi Baru Kia untuk Pasar Indonesia

Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air