Polytron Fest 51: Makin Serius di Industri Otomotif Tanah Air
20 September 2026, 21:41 WIB
Adopsi sepeda motor listrik di Indonesia terbilang lambat karena kurang tersebarnya diler di sejumlah daerah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Minimnya adopsi sepeda motor listrik di Indonesia menjadi perhatian banyak pihak. Pasalnya pemerintah sudah memberikan beragam kemudahan termasuk insentif sebesar Rp7 juta untuk meningkatkan penjualan namun hasilnya masih kurang memuaskan.
Salah satu yang memperhatikan situasi tersebut adalah Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli). Mereka melihat ada permasalahan dalam pemerataan pedagang.
“Menurut saya kendalanya adalah diler sepeda motor listrik belum merata di seluruh daerah. Saya bahkan dapat telepon dari Jember menyampaikan bahwa di Jember belum ada padahal kota besar di Jawa Timur,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli (29/11).
Menurutnya diler sepeda motor listrik yang terbatas membuat masyarakat kesulitan melakukan pembelian. Sehingga adopsi Electric Vehicle khususnya roda dua di Tanah Air menjadi lebih lambat dari harapan.
Padahal menurutnya saat ini sejumlah merek motor listrik sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen. Sayangnya jumlah dilernya masih sedikit dan terbatas di Jakarta.
“Diler yang sudah masuk sekitar 500 dan menunggu verifikasi sekitar 200. Jadi ada 700-an dealer telah tersebar di seluruh Indonesia tapi populasi terbanyak di Jakarta,” ucapnya dilansir Antara.
Ia pun terus mendorong 17 merek sepeda motor listrik yang sudah memenuhi persyaratan dan menjadi mitra pemerintah untuk melakukan penjualan dengan skema bantuan. Sehingga diharapkan penetrasi pasar bisa ditingkatkan khsususnya di daerah potensial tetapi belum tersentuh.
“Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan setidaknya ada 52 merek kendaraan listrik yang terdaftar sementara Kementerian Perindustrian terdapat 42 brand. Sedangkan saat ini anggota Aismoli ada 38 tapi mudah-mudahan ada brand baru segera bergabung dan bisa mengatasi permasalahan,” jelas Budi Setiyadi.
Berdasarkan data Sisapira pada Rabu (29/11) saat ini baru 4.148 unit sepeda motor listrik yang tersalurkan. Sementara untuk sisa kuota kendaraan masih 184.996 unit.
Padahal jumlah model yang ditawarkan terus meningkat. Tercatat sedikitnya ada 39 sepeda motor listrik dari berbagai merek bisa dibeli oleh masyarakat dengan insentif Rp7 juta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 September 2026, 21:41 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia
20 September 2026, 20:03 WIB
Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia