Sinyal Kuat Mobil Listrik Suzuki eVitara Meluncur di IIMS 2026
27 November 2025, 17:00 WIB
Adopsi sepeda motor listrik di Indonesia terbilang lambat karena kurang tersebarnya diler di sejumlah daerah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Minimnya adopsi sepeda motor listrik di Indonesia menjadi perhatian banyak pihak. Pasalnya pemerintah sudah memberikan beragam kemudahan termasuk insentif sebesar Rp7 juta untuk meningkatkan penjualan namun hasilnya masih kurang memuaskan.
Salah satu yang memperhatikan situasi tersebut adalah Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli). Mereka melihat ada permasalahan dalam pemerataan pedagang.
“Menurut saya kendalanya adalah diler sepeda motor listrik belum merata di seluruh daerah. Saya bahkan dapat telepon dari Jember menyampaikan bahwa di Jember belum ada padahal kota besar di Jawa Timur,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli (29/11).
Menurutnya diler sepeda motor listrik yang terbatas membuat masyarakat kesulitan melakukan pembelian. Sehingga adopsi Electric Vehicle khususnya roda dua di Tanah Air menjadi lebih lambat dari harapan.
Padahal menurutnya saat ini sejumlah merek motor listrik sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen. Sayangnya jumlah dilernya masih sedikit dan terbatas di Jakarta.
“Diler yang sudah masuk sekitar 500 dan menunggu verifikasi sekitar 200. Jadi ada 700-an dealer telah tersebar di seluruh Indonesia tapi populasi terbanyak di Jakarta,” ucapnya dilansir Antara.
Ia pun terus mendorong 17 merek sepeda motor listrik yang sudah memenuhi persyaratan dan menjadi mitra pemerintah untuk melakukan penjualan dengan skema bantuan. Sehingga diharapkan penetrasi pasar bisa ditingkatkan khsususnya di daerah potensial tetapi belum tersentuh.
“Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan setidaknya ada 52 merek kendaraan listrik yang terdaftar sementara Kementerian Perindustrian terdapat 42 brand. Sedangkan saat ini anggota Aismoli ada 38 tapi mudah-mudahan ada brand baru segera bergabung dan bisa mengatasi permasalahan,” jelas Budi Setiyadi.
Berdasarkan data Sisapira pada Rabu (29/11) saat ini baru 4.148 unit sepeda motor listrik yang tersalurkan. Sementara untuk sisa kuota kendaraan masih 184.996 unit.
Padahal jumlah model yang ditawarkan terus meningkat. Tercatat sedikitnya ada 39 sepeda motor listrik dari berbagai merek bisa dibeli oleh masyarakat dengan insentif Rp7 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 November 2025, 17:00 WIB
27 November 2025, 13:00 WIB
26 November 2025, 10:00 WIB
23 November 2025, 17:00 WIB
20 November 2025, 19:00 WIB
Terkini
10 Desember 2025, 18:00 WIB
Piaggio Liberty S mendapat sentuhan baru jelang akhir 2025, motor ini mendapat banyak pembaruan selain desain
10 Desember 2025, 17:00 WIB
Max Verstappen berhasil memenangkan balapan di GP Abu Dhabi meskipun harus rela kehilangan gelar juara dunia
10 Desember 2025, 16:00 WIB
Isuzu Indonesia mengalami kenaikan pangsa pasar mereka sudah mencapai 28.6 persen hingga Oktober 2025
10 Desember 2025, 15:00 WIB
Seorang konsumen loyal Mitsubishi Fuso di Surabaya resmi menerima 10 unit Fighter X FM65F TH 4x2 hari ini
10 Desember 2025, 14:00 WIB
Di penghujung tahun harga mobil listrik masih terbilang stabil, ada Changan Lumin mulai Rp 100 jutaan
10 Desember 2025, 13:00 WIB
Toyota RAV4 generasi terbaru berpeluang hadir di RI, model ini tersedia dalam opsi PHEV dan full hybrid
10 Desember 2025, 12:00 WIB
Pindad mematangkan rencana produksi mobil nasional sebagai wujud kemandirian industri otomotif nasional
10 Desember 2025, 11:00 WIB
Berbagai persiapan harus dilakukan sebelum pergi berlibur saat Nataru 2025-2026 agar perjalanan terasa nyaman