Kata Aismoli Soal Pasar Motor Listrik yang Lesu pada 2025
31 Desember 2025, 12:00 WIB
FIFGroup siap sambut motor listrik yang akan diluncurkan oleh Astra Honda Motor yang akan diluncurkan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Federal International Finance atau FIFGroup siap sambut motor listrik di masa depan. Komitmen tersebut disampaikan Margono Tanuwijaya, CEO FIFGroup beberapa waktu lalu.
Hanya saja ia masih menunggu Astra Honda Motor (AHM) untuk meluncurkan kendaraan listrik. Hal ini karena perusahaan yang dipimpin memang hadir untuk membantu pelanggan pabrikan sayap mengepak.
“FIFGroup hadir untuk membiayai sepeda motor merek Honda. Jadi kalau Honda meluncurkan kendaraan listrik, kami akan dukung,” ungkap pada acara Bincang-Bincang Astra Financial (08/02).
Walau hingga kini belum ada unit yang bisa dibiayai tetapi beragam persiapan telah dilakukan. Dengan demikian ketika AHM memutuskan untuk meluncurkan kendaraan listrik, maka paket sudah tersedia untuk pelanggan.
“Kami sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyalurkan pembiayaan, tinggal menunggu Honda meluncurkan motor listrik,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa bahwa AHM akan meluncurkan dua unit electric vehicle tahun ini. Meski tidak disebutkan nama maupun jenis modelnya tetapi siluet kendaraan sudah ditampilkan dan terlihat menyerupai skutik.
“Kami ingin tetap memberikan kesenangan berkendara bagi konsumen Honda melalui motor listrik. Oleh karena itu, kami akan melengkapinya dengan menanamkan investasi baru,” ucap Keiichi Yasuda, President Director AHM di ajang IMOS 2022 (02/11)
Beberapa waktu lalu disampaikan bahwa pemerintah akhirnya resmi memberi insentif kepada sepeda motor listrik sebesar Rp7 juta. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat perkembangan ekosistem elektrifikasi di Tanah Air.
Namun tidak semua kendaraan bisa menikmati insentif ini mengingat banyaknya syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah unit harus diproduksi langsung di Indonesia dan memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebanyak 40 persen.
“Saat ini baru tiga merek yang memenuhi aturan tersebut yaitu Volta, Gesits dan Selis,” ungkap Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian (06/03)
Insentif pun tidak dapat dinikmati sembarangan orang karena jumlah yang mendapatkannya terbatas 200.000 unit. Pelanggan juga hanya bisa membelinya satu kali agar terjadi pemerataan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 12:00 WIB
30 Desember 2025, 14:00 WIB
30 Desember 2025, 10:00 WIB
24 Desember 2025, 09:00 WIB
15 Desember 2025, 08:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 11:00 WIB
Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang
31 Desember 2025, 10:00 WIB
Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor
31 Desember 2025, 09:00 WIB
Dinas Perhubungan telah menyiapkan kantong parkir Car Free Night untuk memudahkan masyarakat yang bawa kendaraan
31 Desember 2025, 08:00 WIB
Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP