Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Pemerintah ingin memberi stimulus kepada masyarakat untuk itu mereka buat kebijakan motor listrik yang dapat insentif
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pemerintah Indonesia terus mempercepat rencana pemberian insentif untuk pembelian motor listrik. Terbaru Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengungkapkan langkah tersebut ditargetkan akan dimulai pada 2023.
Dia mengatakan pemerintah sedang membicarakan serta menghitung tentang besaran dana subsidi kendaraan listrik bagi masyarakat. Luhut menegaskan Indonesia tidak boleh kalah dari Thailand juga Vietnam yang telah lebih dahulu memberi subdisi kendaraan listrik.
“Berapa banyak subsidi itu kita gak boleh kalah atau gak boleh juga beda jauh dengan negara-negara lain karena akan merugikan kita. Targetnya ya harus berjalan tahun depan” ujar Luhut seperti dikutip dari Katadata.
Luhut Pandjaitan menyatakan pemerintah Indonesia tengah menyiapkan subsidi kendaraan listrik. Skema subsidi ini masih dalam tahap penggodokan.
Sebelumnya Kemenperin (Kementrian Perindustrian) menuturkan kalau pemerintah bersiap memberi subsidi untuk mobil serta motor listrik yang diproduksi di Tanah Air. Sebab mereka ingin mendorong produsen kendaraan elektrik luar negeri melakukan investasi.
Menurutnya pemerintah berencana memberikan subsidi mobil listrik hingga Rp80 juta. Sedangkan bagi kendaraan roda dua besarannya Rp8 juta.
Kemudian mobil berbasis hybrid mendapat insentif Rp40 juta. Sementara motor konversi menerima nominal Rp5 juta.
Agus Gumiwang, Menperin menilai langkah ini penting diadakan. Soalnya dengan tujuan merangsang daya beli masyarakat Indonesia ke kendaraan ramah lingkungan seraya mencapai target RI menuju Zero Emission pada 2060.
Selanjutnya guna memanfaatkan cadangan nikel Tanah Air. Seperti diketahui Indonesia merupakan negara yang memiliki cadangan salah satu komponen kendaraan listrik terbesar di dunia.
Pemberian stimulus secara tidak langsung mendorong produsen-produsen mobil atau motor listrik dunia menghadirkan kendaraan ramah lingkungan lebih cepat.
Saat ini ada sejumlah motor listrik sudah diproduksi dan mengaspal di Indonesia. Harganya pun beragam mulai dari belasan hingga puluhan juta.
| Model | Harga Asli | Harga Subsidi |
|
Rp34 jutaan | Rp26 juta |
|
Rp28 jutaan | Rp20 juta |
|
Rp15 jutaan | Rp7 juta |
|
Rp28 jutaan | Rp20 juta |
|
Rp18 jutaan | Rp10 juta |
|
Rp27 jutaan | Rp19 juta |
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 21:00 WIB
Pembatasan angkutan barang akan dilakukan mulai 13 hingga 29 Maret 2026 untuk dukung arus Mudik Lebaran
17 Februari 2026, 19:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono atau biasa disapa AHY memastikan bahwa program zero ODOL masih berjalan sesuai rencana
17 Februari 2026, 17:00 WIB
NMAA tidak hanya sekadar memamerkan mobil modifikasi di ajang Osaka Auto Messe 2026, namun disertakan budaya
17 Februari 2026, 15:00 WIB
Dedi Mulyadi memamerkan moge milik pribadinya saat melakukan kunjungan ke daerah-daerah pelosok Jabar
17 Februari 2026, 13:00 WIB
IIMS 2027 masih digelar di JIExpo Kemayoran, tetapi rencananya memanfaatkan lahan tambahan seluas 20.000 m2
17 Februari 2026, 12:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono mengaku tertarik dengan Denza B5 karena mobil tersebut memiliki desain yang tangguh
17 Februari 2026, 12:00 WIB
MPV bertenaga listrik Denza D9 hadir di Fortune Indonesia Summit 2026, incar konsumen pelaku bisnis di RI
17 Februari 2026, 11:00 WIB
Kegiatan ekspor mobil CBU Daihatsu sepanjang 2025 dikatakan mengalami peningkatan sebesar belasan persen