Penjualan Motor Baru Honda Diprediksi Naik pada Kuartal Satu 2025
01 April 2025, 13:00 WIB
Kredit motor baru di tengah kelangkaan cip semikonduktor bisa membuat calon konsumen dilakukan survei dua kali
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Krisis cip semikonduktor menyiksa industri otomotif benar-benar memberikan dampak negatif. Pada konsumen yang berniat untuk kredit motor baru bisa kena survei ulang.
Hal ini dikarenakan motor yang dibeli secara kredit tidak kunjung datang alias inden selama berbulan-bulan. Seperti telah kami wartakan sebelumnya, pabrik sepeda motor Honda kesulitan dalam memproduksi kendaraan.
Sama halnya dengan Yamaha juga mengalami keterlambatan memproduksi motor. Walhasil calon konsumen harus rela menunggu kedatangan unit hingga berbulan-bulan lamanya.
Bahkan kabar terakhir disebutkan inden Honda Beat mencapai tiga bulan lebih. Hal ini dikarenakan kelangkaan cip semikonduktor yang melanda secara global.
Masalah lain yang tidak kalah menyulitkan calon konsumen juga datang dari perusahaan pembiayaan. Bagi masyarakat mengajukan pembelian secara kredit, bisa menjalani proses survei hingga dua kali.
“Biasanya inden kalau dari PO (Purchase Order), masih bisa kita perpanjang 1 bulan, karena masa berlaku PO 1 bulan. Kalau sampai tiga bulan nanti akan ada seperti survei lagi, tapi biasanya 2 bulan sudah aman, tapi kita lihat case by case (kasuistis),” kata Andy Sutanto, Deputy Director, Head of Retail Motorcycle Financing PT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance), Tbk kepada awak media di Jakarta (08/06).
Adira Finance sendiri melihat kondisi otomotif tengah dilanda krisis cip, mengalihkan fokusnya ke kendaraan bekas. Inden motor baru yang terlalu lama dialihkan pada penjualan motor bekas.
“Kendaraan baru kurang stok, tapi bukan berarti kita tidak bisa membiayai. Karena kita punya kendaraan bekas yang bisa dibiayai,” ucap Niko Kurniawan, Direktur Penjualan, Pelayanan, dan Distribusi Adira Finance di tempat yang sama.
Kelangkaan cip sendiri juga dikatakan terimbas dari invasi Rusia dan Ukraina. Perang kedua negara ikut memperparah kondisi langkanya cip semikonduktor.
Disebutkan bahwa Astra Honda Motor (AHM) beberapa waktu lalu mengalami penyusutan penjualan 5 persen dibandingkan tahun lalu. Cip semikonduktor membuat Honda kesulitan memproduksi motor khususnya matic entry level hingga medium.
Artinya Honda Beat hingga PCX 160 akan mengalami keterlambatan pengiriman unit alias inden.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 April 2025, 13:00 WIB
27 Maret 2025, 08:00 WIB
20 Maret 2025, 10:00 WIB
18 Maret 2025, 09:01 WIB
14 Maret 2025, 11:24 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik