Honda Beat Dipercantik Pakai Baju Baru Lebih Meriah
28 Juni 2026, 11:00 WIB
Honda Beat inden 3 bulan sehingga calon konsumen harus menunggu unit datang ke rumah lebih lama lagi
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Masyarakat yang ingin membeli Honda Beat inden 3 bulan bahkan lebih. Hal ini masih merupakan buntut panjang dari kelangkaan cip semikonduktor di seluruh dunia.
Padahal diketahui Honda Beat merupakan motor paling laris sekarang di Indonesia. Bahkan motor ini juga paling laris di ASEAN sehingga populasinya sangat banyak.
Mendapat penyegaran terakhir pada Juli 2021, motor jenis skuter matik (skutik) tersebut ditargetkan terjual lebih dari 150 ribu unit perbulannya atau 1.8 juta pertahun.
Namun dengan adanya kelangkaan cip semikonduktor, produksi motor menjadi terhambat. Hal inilah yang pada akhirnya membuat konsumen harus menunggu berbulan-bulan lamanya.
“Honda Beat inden bisa 3 sampai 4 bulan saat ini. Bukan hanya Beat tapi model lain juga tidak ada barangnya karena cip langka,” kata Richard Jaya Sidhi Salim, PIC Astra Honda Motor Center Jakarta kepada TrenOto (29/05).
Seperti telah diwartakan sebelumnya bahwa pihak PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan krisis cip semikonduktor, berimbas pada produksi motor matic mereka. Lebih jauh dikatakan modelnya entry level hingga medium (Honda Beat hingga PCX 160).
Hanya saja saat itu pihak AHM mengatakan inden hanya 1 bulan saja. Namun hingga sekarang inden kendaraan justru semakin panjang hingga mencapai 3 – 4 bulan.
Cip Semikonduktor yang tengah melanda banyak industri di dunia termasuk otomotif memang menjadi masalah besar. Komponen tersebut tidak hanya terdapat pada kendaraan mewah, namun juga dipasangkan kendaraan entry level.
Lalu apa itu cip semikonduktor, TrenOto mengutip dari laman resmi Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Semikonduktor merupakan bahan yang memiliki resistivitas terletak antara konduktor dan isolator.
Semikonduktor dapat didefinisikan lebih komprehensif berdasarkan konsep pita energi. Adapun semikonduktor merupakan bahan yang pita valensinya hampir penuh dan pita konduksinya hampir kosong, dengan celah kecil dan memisahkan keduanya.
TrenOto telah mengulas cip semikonduktor yang disematkan pada sepeda motor. Selain itu, pihak Honda sendiri menyebutkan komponen langka tersebut digunakan untuk spidometer.
Sekadar informasi, Honda menyematkan wheel speed sensor untuk spidometer. Komponen tersebut menggantikan peran kabel selama ini diandalkan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Juni 2026, 11:00 WIB
17 Juni 2026, 18:37 WIB
19 Mei 2026, 19:36 WIB
04 Maret 2026, 14:00 WIB
24 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit