Diskon Motor-motor Honda di IIMS 2026, Skutik Tembus Rp 2 Jutaan
09 Februari 2026, 15:00 WIB
Mengenal cip semikonduktor pada sepeda motor Honda yang langka sehingga menyebabkan produksi terhambat
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Krisis cip semikonduktor yang melanda secara global berimbas pada berbagai industri termasuk otomotif. Kelangkaan cip semikonduktor pada sepeda motor Honda di Indonesia membuat produksi terganggu.
Seperti telah kami wartakan sebelumnya, bahwa produksi motor Honda di Indonesia mengalami keterlambatan akibat masalah di atas. Dikatakan bahwa pada kuartal I 2022 pasar motor Tanah Air sebesar 1.260 ribu.
Sementara PT Astra Honda Motor (AHM) mengalami penyusutan dibandingkan sebelumnya. Kondisi langkanya komponen tersebut di atas semakin parah dengan adanya kisruh Rusia dengan Ukraina.
“Tahun ini total pasar di kuartal I sebesar 1.262.000. Kami mengalami dampak negatif dengan perolehan 951 ribu dan volumenya menurun 5 persen periode sama dibandingkan tahun lalu,” ucap Thomas Wijaya, Direktur Marketing AHM dalam kesempatan Silaturahmi Virtual (25/04).
Kelangkaan cip semikonduktor tidak hanya menimpa dunia otomotif. Karena juga berimbas pada alat-alat elektronik yang juga mengalami kekurangan stok.
Dikatakan bahwa cip semikonduktor pada sepeda motor Honda digunakan untuk komponen spidometer. Diketahui saat ini pabrikan motor berlambang sayap mengepak tersebut menggunakan wheel speed sensor.
Komponen tersebut menggantikan peran kabel untuk membaca kecepatan motor. Sehingga kecepatan motor bisa dideteksi oleh sensor dan diatur oleh ECM atau ECU (Electronic Control Unit).
Pada Honda PCX 160 yang telah dibekali HSTC (Honda Selectable Torque Control), fungsinya dikembangkan lebih jauh. Sensor tersebut digunakan untuk ECU agar bisa mengatur torsi, sehingga mengurangi kemungkinan slip pada ban belakang.
Adapun pihak AHM mengatakan bahwa krisis cip semikonduktor berimbas pada motor matic entry level hingga medium. Maka Honda Beat juga termasuk unit yang terganggu produksinya.
“Jadi kami memang tidak menurunkan kapasitas produksi, sementara permintaan tetap tinggi. Sehingga ada beberapa pemenuhan yang terdampak dan menjadi terlambat,” jelasnya kemudian.
Seperti disebutkan di atas, kondisi kelangkaan komponen tidak dialami AHM saja namun secara global. Kondisinya diperparah dengan adanya lockdown dan shutdown di China dan Shanghai.
Hal ini membuat sepeda motor Honda produksi luar negeri juga mengalami keterlambatan. Konsumen moge (motor gede) Honda harus menunggu unit paling lama hingga tahun depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Februari 2026, 15:00 WIB
03 Februari 2026, 14:00 WIB
26 Januari 2026, 09:00 WIB
07 Januari 2026, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026