Mengenal Cip Semikonduktor pada Sepeda Motor Honda

Mengenal cip semikonduktor pada sepeda motor Honda yang langka sehingga menyebabkan produksi terhambat

Mengenal Cip Semikonduktor pada Sepeda Motor Honda
Denny Basudewa

TRENOTO – Krisis cip semikonduktor yang melanda secara global berimbas pada berbagai industri termasuk otomotif. Kelangkaan cip semikonduktor pada sepeda motor Honda di Indonesia membuat produksi terganggu.

Seperti telah kami wartakan sebelumnya, bahwa produksi motor Honda di Indonesia mengalami keterlambatan akibat masalah di atas. Dikatakan bahwa pada kuartal I 2022 pasar motor Tanah Air sebesar 1.260 ribu.

Sementara PT Astra Honda Motor (AHM) mengalami penyusutan dibandingkan sebelumnya. Kondisi langkanya komponen tersebut di atas semakin parah dengan adanya kisruh Rusia dengan Ukraina.

“Tahun ini total pasar di kuartal I sebesar 1.262.000. Kami mengalami dampak negatif dengan perolehan 951 ribu dan volumenya menurun 5 persen periode sama dibandingkan tahun lalu,” ucap Thomas Wijaya, Direktur Marketing AHM dalam kesempatan Silaturahmi Virtual (25/04).

Photo : ahm

Kelangkaan cip semikonduktor tidak hanya menimpa dunia otomotif. Karena juga berimbas pada alat-alat elektronik yang juga mengalami kekurangan stok.

Dikatakan bahwa cip semikonduktor pada sepeda motor Honda digunakan untuk komponen spidometer. Diketahui saat ini pabrikan motor berlambang sayap mengepak tersebut menggunakan wheel speed sensor.

Komponen tersebut menggantikan peran kabel untuk membaca kecepatan motor. Sehingga kecepatan motor bisa dideteksi oleh sensor dan diatur oleh ECM atau ECU (Electronic Control Unit).

Pada Honda PCX 160 yang telah dibekali HSTC (Honda Selectable Torque Control), fungsinya dikembangkan lebih jauh. Sensor tersebut digunakan untuk ECU agar bisa mengatur torsi, sehingga mengurangi kemungkinan slip pada ban belakang.

Adapun pihak AHM mengatakan bahwa krisis cip semikonduktor berimbas pada motor matic entry level hingga medium. Maka Honda Beat juga termasuk unit yang terganggu produksinya.

Photo : ahm

“Jadi kami memang tidak menurunkan kapasitas produksi, sementara permintaan tetap tinggi. Sehingga ada beberapa pemenuhan yang terdampak dan menjadi terlambat,” jelasnya kemudian.

Seperti disebutkan di atas, kondisi kelangkaan komponen tidak dialami AHM saja namun secara global. Kondisinya diperparah dengan adanya lockdown dan shutdown di China dan Shanghai.

Hal ini membuat sepeda motor Honda produksi luar negeri juga mengalami keterlambatan. Konsumen moge (motor gede) Honda harus menunggu unit paling lama hingga tahun depan.


Terkini

otosport
Yamaha

Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim

Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Juli 2026, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM

mobil
BMW

Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026

BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar

mobil
Changan S05

Changan S05 EV dan REEV Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Juta

Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan

mobil
Gaikindo

Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja

Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit

mobil
Chery Q EV

Chery Q Tawarkan Standar Baru di Segmen Mobil EV Rp200 Jutaan

Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa