Honda Beat Dipercantik Pakai Baju Baru Lebih Meriah
28 Juni 2026, 11:00 WIB
Mengenal cip semikonduktor pada sepeda motor Honda yang langka sehingga menyebabkan produksi terhambat
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Krisis cip semikonduktor yang melanda secara global berimbas pada berbagai industri termasuk otomotif. Kelangkaan cip semikonduktor pada sepeda motor Honda di Indonesia membuat produksi terganggu.
Seperti telah kami wartakan sebelumnya, bahwa produksi motor Honda di Indonesia mengalami keterlambatan akibat masalah di atas. Dikatakan bahwa pada kuartal I 2022 pasar motor Tanah Air sebesar 1.260 ribu.
Sementara PT Astra Honda Motor (AHM) mengalami penyusutan dibandingkan sebelumnya. Kondisi langkanya komponen tersebut di atas semakin parah dengan adanya kisruh Rusia dengan Ukraina.
“Tahun ini total pasar di kuartal I sebesar 1.262.000. Kami mengalami dampak negatif dengan perolehan 951 ribu dan volumenya menurun 5 persen periode sama dibandingkan tahun lalu,” ucap Thomas Wijaya, Direktur Marketing AHM dalam kesempatan Silaturahmi Virtual (25/04).
Kelangkaan cip semikonduktor tidak hanya menimpa dunia otomotif. Karena juga berimbas pada alat-alat elektronik yang juga mengalami kekurangan stok.
Dikatakan bahwa cip semikonduktor pada sepeda motor Honda digunakan untuk komponen spidometer. Diketahui saat ini pabrikan motor berlambang sayap mengepak tersebut menggunakan wheel speed sensor.
Komponen tersebut menggantikan peran kabel untuk membaca kecepatan motor. Sehingga kecepatan motor bisa dideteksi oleh sensor dan diatur oleh ECM atau ECU (Electronic Control Unit).
Pada Honda PCX 160 yang telah dibekali HSTC (Honda Selectable Torque Control), fungsinya dikembangkan lebih jauh. Sensor tersebut digunakan untuk ECU agar bisa mengatur torsi, sehingga mengurangi kemungkinan slip pada ban belakang.
Adapun pihak AHM mengatakan bahwa krisis cip semikonduktor berimbas pada motor matic entry level hingga medium. Maka Honda Beat juga termasuk unit yang terganggu produksinya.
“Jadi kami memang tidak menurunkan kapasitas produksi, sementara permintaan tetap tinggi. Sehingga ada beberapa pemenuhan yang terdampak dan menjadi terlambat,” jelasnya kemudian.
Seperti disebutkan di atas, kondisi kelangkaan komponen tidak dialami AHM saja namun secara global. Kondisinya diperparah dengan adanya lockdown dan shutdown di China dan Shanghai.
Hal ini membuat sepeda motor Honda produksi luar negeri juga mengalami keterlambatan. Konsumen moge (motor gede) Honda harus menunggu unit paling lama hingga tahun depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Juni 2026, 11:00 WIB
17 Juni 2026, 18:37 WIB
19 Mei 2026, 19:36 WIB
04 Maret 2026, 14:00 WIB
24 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa