Subsidi Motor Listrik Sudah Tidak Diharapkan Lagi pada 2026
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Demi menggaet lebih banyak konsumen di Tanah Air, Alva berniat memasarkan motor listrik dengan harga murah
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar motor listrik Indonesia sudah dibanjiri banyak produk. Mulai dari harga terjangkau sampai yang mahal.
Alva sebagai salah satu produsen kendaraan roda dua setrum, berniat kembali memasarkan produk baru.
Bahkan disebut-sebut bakal dibanderol di bawah Alva N3. Sehingga dapat merambah lebih banyak konsumen di dalam negeri.
"Kemungkinan (motor listrik lebih murah dari Alva N3) tentu ada. Alva memastikan bahwa kita memenuhi permintaan masyarakat," ungkap Purbaja Pantja, Chief Executive Officer Alva beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi harga Alva N3 mulai Rp 20,5 jutaan saja. Menjadi motor listrik termurah yang ditawarkan mereka.
Ditambah produsen satu ini turut menyediakan opsi sewa baterai. Konsumen cukup menyiapkan dana sekitar Rp 250 ribu per bulan.
Demi menggoda banyak konsumen di dalam negeri, mereka berniat memasarkan kendaraan roda dua setrum lebih terjangkau.
"Tetapi dari segi timing waktu dan lain-lain masih kita pertimbangkan (buat diluncurkan)," tutur Purbaja.
Ia mengatakan ada sejumlah faktor yang masih jadi pertimbangan. Seperti penggunaan baterai pada calon produk baru meereka.
Sebab saat ini semua lini motor listrik Alva sudah mengandalkan penampung daya jenis lithium ion.
"Karena memang untuk motor yang ingin kita ciptakan dari segi performa dan lain-lain. (Jadi) menurut kita hanya bisa dipenuhi dengan baterai lithium," tegas Purbaja.
Sayang Purbaja belum mau membocorkan lebih banyak informasi mengenai calon motor listrik baru Alva.
Sehingga konsumen masih harus sedikit bersabar, jika ingin memboyong produk anyar mereka.
Di sisi lain perlu pertimbangan khusus buat menghadirkan produk bagi konsumen di dalam negeri. Seperti memperhitungkan karakteristik calon pembeli.
"Kalau di negara lain sepeda motor kebanyakan dipakai sendirian. Namun di Indonesia malah digunakan (mengangkut) keluarga," ucap Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer Alva.
Pria yang kerap disapa Adit tersebut menuturkan bahwa seluruh motor listrik Alva diperuntukan buat kegiatan di dalam kota.
Oleh sebab itu mereka coba memperhatikan seluruh kebutuhan konsumen. Seperti contoh jarak tempuh para pemilik kendaraan roda dua.
Kemudian soal kenyamanan tidak luput diperhatikan. Sehingga kendaraan roda dua setrum mereka bisa diandalkan.
Tak ketinggalan mengenai akselerasi motor listrik Alva, terutama ketika digunakan untuk kegiatan perkotaan.
"Faktor-faktor ini yang menjadi pertimbangan (Alva). Salah satu lagi kendala motor listrik, konsumen juga masih mengalami charging anxiety," Adit menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 13:38 WIB
02 Januari 2026, 09:00 WIB
31 Desember 2025, 17:19 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Keputusan itu diambil pasca PO Cahaya Trans terlibat kecelakaan di exit Tol Krapyak pada Desember lalu
06 Januari 2026, 14:00 WIB
Pada 2026 tren warna cat bawaan pabrik atau base colour turut digandrungi, karena banyak restorasi kendaraan
06 Januari 2026, 13:00 WIB
Chery memimpin ekspor mobil di Tiongkok sepanjang 2025, sementara total penjualannya tembus 2 juta unit
06 Januari 2026, 12:00 WIB
Pasar ekspor kendaraan di 2026 diperkirakan bakal menghadapi beberapa tantangan yang dinilai cukup berat
06 Januari 2026, 11:00 WIB
Banyaknya populasi mobil listrik di Tanah Air diyakini bakal mempengaruhi dunia modifikasi Tanah Air
06 Januari 2026, 10:00 WIB
Mengisi kelas di bawah bZ4X, model anyar Toyota C-HR EV dijadwalkan hadir di pasar global mulai tahun ini
06 Januari 2026, 09:00 WIB
Pemerintah disarankan untuk memberikan perhatian lebih ke industri otomotif ketimbang membuat motor nasional
06 Januari 2026, 08:00 WIB
Dedi Mulyadi ingin masyarakat di Jawa Barat bisa merasa lebih ringan dalam membayar pajak kendaraan bermotor