Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Alva sejalan dengan keinginan Aismoli agar kuota motor listrik subsidi ditambah oleh pemerintah pada tahun ini
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Permintaan masyarakat terhadap motor listrik subsidi semakin bertambah. Hal ini membuat kuota yang telah ditetapkan pemerintah kian menipis.
Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) berharap para menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) mau menambah kuota motor listrik di 2024.
Keinginan tersebut ternyata disambut hangat sejumlah pihak. Seperti yang dilontarkan oleh salah satu produsen, yakni Alva.
“Tentu sama dong (ingin kuota ditambah), artinya program yang baik dapat diteruskan dan kita siap mendukung,” ujar Putu Yudha, Chief Marketing Officer PT IMG (Ilectra Motor Group) saat ditemui KatadataOTO di GIIAS 2024.
Dia tidak memungkiri kalau banyak masyarakat yang mulai tertarik beralih dari kendaraan konvensional. Sehingga mau memakai motor listrik sekarang.
Putu optimistis kuota motor listrik subsidi telah ditetapkan sebanyak 50 ribu unit di 2024 mampu terserap sempurna. Apalagi dengan tingginya minat masyarakat di Tanah Air.
Terlebih menurut data di laman resmi SISAPIRa, sudah ada 24.042 unit kendaraan roda dua setrum tersalurkan. Lalu 2.871 orang tengah menjalani verifikasi.
Sementara 17.034 masyarakat baru saja mendaftarkan diri untuk mendapatkan motor listrik subsidi dari Presiden Jokowi.
“Artinya jika dilihat dari data kan sudah jelas, kami percaya itu bakal terealisasi,” Putu menambahkan.
Sebagai informasi, sebelumnya Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli memohon ke pemerintah agar mau menambah kuota motor listrik subsidi tahun ini. Sehingga lebih banyak kendaraan ramah lingkungan yang beroperasi di jalan.
“Kami berharap jumlah motor listrik bantuan pemerintah bisa lebih dari 50 ribu unit sepanjang 2024,” kata Budi.
Budi memang tidak menampik kalau minat masyarakat terhadap kendaraan roda dua setrum meningkat. Apalagi setelah pemerintah mempermudah syarat bagi penerimanya.
Sekarang masyarakat bisa memanfaatkan bantuan dari Presiden Jokowi cukup dengan menggunakan satu NIK (Nomor Induk Kependudukan) saja untuk mendapatkan satu unit motor listrik.
Lalu merek motor listrik subsidi yang bisa dibeli terbilang melimpah. Tercatat pada Juli 2024 terdapat 57 model di laman SISAPIRa.
“Artinya makin banyak masyarakat yang paham nilai motor listrik. Selain itu mereka tahu terdapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp 7 juta,” Budi menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
31 Juli 2026, 16:29 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat