Simpang Siur Insentif Motor Listrik, ESDM: Perlu Perpres
03 September 2026, 07:00 WIB
Alva sejalan dengan keinginan Aismoli agar kuota motor listrik subsidi ditambah oleh pemerintah pada tahun ini
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Permintaan masyarakat terhadap motor listrik subsidi semakin bertambah. Hal ini membuat kuota yang telah ditetapkan pemerintah kian menipis.
Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) berharap para menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) mau menambah kuota motor listrik di 2024.
Keinginan tersebut ternyata disambut hangat sejumlah pihak. Seperti yang dilontarkan oleh salah satu produsen, yakni Alva.
“Tentu sama dong (ingin kuota ditambah), artinya program yang baik dapat diteruskan dan kita siap mendukung,” ujar Putu Yudha, Chief Marketing Officer PT IMG (Ilectra Motor Group) saat ditemui KatadataOTO di GIIAS 2024.
Dia tidak memungkiri kalau banyak masyarakat yang mulai tertarik beralih dari kendaraan konvensional. Sehingga mau memakai motor listrik sekarang.
Putu optimistis kuota motor listrik subsidi telah ditetapkan sebanyak 50 ribu unit di 2024 mampu terserap sempurna. Apalagi dengan tingginya minat masyarakat di Tanah Air.
Terlebih menurut data di laman resmi SISAPIRa, sudah ada 24.042 unit kendaraan roda dua setrum tersalurkan. Lalu 2.871 orang tengah menjalani verifikasi.
Sementara 17.034 masyarakat baru saja mendaftarkan diri untuk mendapatkan motor listrik subsidi dari Presiden Jokowi.
“Artinya jika dilihat dari data kan sudah jelas, kami percaya itu bakal terealisasi,” Putu menambahkan.
Sebagai informasi, sebelumnya Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli memohon ke pemerintah agar mau menambah kuota motor listrik subsidi tahun ini. Sehingga lebih banyak kendaraan ramah lingkungan yang beroperasi di jalan.
“Kami berharap jumlah motor listrik bantuan pemerintah bisa lebih dari 50 ribu unit sepanjang 2024,” kata Budi.
Budi memang tidak menampik kalau minat masyarakat terhadap kendaraan roda dua setrum meningkat. Apalagi setelah pemerintah mempermudah syarat bagi penerimanya.
Sekarang masyarakat bisa memanfaatkan bantuan dari Presiden Jokowi cukup dengan menggunakan satu NIK (Nomor Induk Kependudukan) saja untuk mendapatkan satu unit motor listrik.
Lalu merek motor listrik subsidi yang bisa dibeli terbilang melimpah. Tercatat pada Juli 2024 terdapat 57 model di laman SISAPIRa.
“Artinya makin banyak masyarakat yang paham nilai motor listrik. Selain itu mereka tahu terdapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp 7 juta,” Budi menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
Terkini
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja
11 September 2026, 19:00 WIB
Daimler Commercial Vehicles Indonesia ramaikan IEE Series 2026 sekaligus memperkenalkan presiden direktur baru
11 September 2026, 18:03 WIB
Lepas resmi membuka diler baru di Semarang untuk mendekatkan diri dengan calon konsumen di Jawa Tengah