AHM Sebut Pertumbuhan Pasar Motor Baru Jadi Sinyal Positif
26 Februari 2026, 07:00 WIB
Aismoli ingin ke kantor Kemenperin untuk meminta kepastian subsidi motor listrik kapan diberikan ke masyarakat
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Keputusan pemberian subsidi motor listrik memang belum disampaikan oleh pemerintah. Membuat beberapa pihak menunggu-nunggu.
Satu di antaranya adalah Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia), mereka dikatakan berencana meminta kepastian kapan bantuan di atas dikucurkan.
“Saya baru berkoordinasi dengan beberapa pengurus, mungkin dalam waktu dekat kita mau ke kantor Kemenperin (Kementerian Perindustrian) meminta semacam kepastian kapan akan diberikan dan bagaimana skemanya agar kami juga bersiap,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli kepada KatadataOTO, Senin (13/1).
Budi menjelaskan bahwa langkah tersebut bakal mereka lakukan pada minggu depan. Sehingga diharapkan pemerintah bisa segera mengucurkan subsidi motor listrik buat masyarakat.
Mengingat tahun lalu bantuan tersebut mendapat respon baik dari pencinta otomotif. Bahkan sampai kuota yang tersedia ludes terserap.
“Kita harapkan tetap ada subsidi (sekarang), tetapi kalaupun mungkin dengan skema apa segera diumumkan saja. Jangan sampai gantung seperti ini,” lanjut Budi.
Dia pun berharap insentif dari Presiden Prabowo Subianto bisa cepat diberikan. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya seperti di 2024.
Jika sudah berjalan, maka industri kendaraan roda dua setrum di Tanah Air pun juga berkembang. Sebab penjualan mereka bisa kembali maksimal.
“Kalau yang pernah kita dengar (bentuk subsidi motor listrik), kemungkinan PPN DTP (Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah) buat tahun ini,” tegas dia.
Sebagai informasi, sebelumnya AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) menyebut kalau bantuan satu ini bakal diberikan kepada masyarakat di Tanah Air.
“Kita lagi menunggu juklak (petunjuk pelaksana) subsidi motor listrik. Kabarnya akan diberikan insentif, seperti tahun lalu,” ucap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI ketika dihubungi KatadataOTO.
Akan tetapi Sigit belum mengetahui secara pasti mengenai bentuk bantuan yang bakal diberikan oleh Presiden Prabowo untuk pembelian kendaraan roda dua setrum.
Meski begitu dia menilai kalau keberadaan subsidi motor listrik cukup penting. Hal tersebut agar banderol ditawarkan bisa lebih terjangkau.
“Harga baterainya kan masih mahal, tentu tetap membutuhkan subsidi dari pemerintah. Kalau tidak maka harga jualnya tinggi,” tutur dia.
Sigit pun mendorong para produsen kendaraan roda dua setrum buat meningkatkan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) seperti motor konvensional.
Sehingga diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Kemudian membantu industri kecil di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 07:00 WIB
20 Februari 2026, 17:00 WIB
19 Februari 2026, 14:00 WIB
10 Februari 2026, 07:00 WIB
02 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
27 Februari 2026, 16:06 WIB
Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang
27 Februari 2026, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama
27 Februari 2026, 12:00 WIB
Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas
27 Februari 2026, 11:00 WIB
Jaecoo siapkan 14 bengkel siaga saat arus mudik Lebaran 2026 yang bakal segera berlangsung di Tanah Air
27 Februari 2026, 09:00 WIB
SUV Ladder Frame seperti Mitsubishi Pajero Sport bisa diandalkan untuk menempuh berbagai medan menanatang
27 Februari 2026, 08:00 WIB
AHM bersedia memenuhi permintaan atau kebutuhan motor baru jika ada permintaan dari Agrinas Pangan Nusantara
27 Februari 2026, 07:00 WIB
Ekspor mobil CBU di Indonesia pada 2025 mengoptimalkan kemampuan produksi di RI yakni 2,59 juta unit per tahun
27 Februari 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir pekan, masyarakat tetap bisa mengakses fasilitas SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini