Harga Motor Listrik VinFast di RI, Mulai Dikirim Juni 2026
22 Mei 2026, 07:00 WIB
Aismoli masih berharap insentif motor listrik dari pemerintah bisa dicairkan pada bulan ini atau Agustus 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Insentif motor listrik sepertinya masih sekadar angan-angan. Sebab pemerintah belum juga mencairkan bantuan tersebut sampai memasuki akhir Agustus 2025.
Padahal sebelumnya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberi sinyal bantuan satu ini akan diberikan di Agustus.
Kondisi ini ternyata membuat sebagian pihak buka suara. Termasuk datang dari Asosiasi Motor Listrik Indonesia (Aismoli).
“Marilah kita mungkin apa yang disampaikan itu kalau bisa sesuai dengan implementasinya,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli saat dihubungi KatadataOTO, Rabu (20/08).
Menurut Budi para produsen motor listrik sudah siap menyambut insentif dari Presiden Prabowo Subianto dan para menteri.
Kemudian mereka juga siap mendistribusikan insentif motor listrik kepada masyarakat di Tanah Air. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh khalayak luas.
Apalagi dalam beberapa kesempatan seperti forum-forum formal baik pemerintah pusat maupun daerah menunjukan dukungan terhadap industri kendaraan roda dua setrum.
Sehingga Aismoli sangat berharap Presiden Prabowo Subianto beserta jajarannya benar-benar mau memberikan subsidi di 2025.
“Orang peraturannya sudah ada ko, tinggal mungkin policy jangan setengah-setengah,” lanjut Budi.
Lebih jauh Ketua Umum Aismoli ini mengungkapkan bahwa janji-janji pemberian insentif motor listrik yang tak kunjung dilaksanakan membawa dampak negatif.
Masyarakat jadi menunggu waktu pencairan bantuan tersebut. Otomatis penjualan sedikit tersendat serta stok yang ada menumpuk di gudang para produsen.
“Justru dengan ada informasi yang di awal tahun sampai mungkin bulan kemarin kadang membuat blunder, di kita jadi merugikan,” tegas Budi.
Sekadar mengingatkan insentif motor listrik rencananya akan diberikan oleh Kemenperin setelah mereka melakukan koordinasi dengan Kementerian maupun lembaga terkait.
“Kita minta dipercepat, rapat terakhir karena masih fokus untuk musim liburan ini. Pak Menko (Airlangga Hartarto) akan menjadwalkan (rapat mendatang) setelah musim liburan ini, kemungkinan di bulan Agustus,” kata Faisol Riza, Wakil Menteri Perindustrian dalam kesempatan terpisah.
Akan tetapi memasuki akhir Agustus 2025 bantuan tersebut tidak kunjung menemukan titik terang. Menjadi sebuah harapan kosong bagi para pelaku industri serta masyarakat.
Terkini Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) mengatakan masih menunggu agenda rapat dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta kementerian terkait lain.
Setelah itu mereka baru bisa menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) tentang pemberian insentif bagi kendaraan roda dua.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Mei 2026, 07:00 WIB
14 Mei 2026, 11:31 WIB
09 Mei 2026, 11:00 WIB
08 Mei 2026, 09:00 WIB
15 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
04 Juni 2026, 11:00 WIB
Perusahaan asuransi sebut klaim kerusakan mobil listrik atau EV lebih tinggi dari kendaraan konvensional
04 Juni 2026, 09:00 WIB
Jetour T1 i-DM hadir untuk memenuhi kebutuhan mobilitas para konsumen yang tengah mencari mobil PHEV
04 Juni 2026, 07:37 WIB
Asuransi Astra mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dan naiknya suku bunga berdampak pada bisnis asuransi
04 Juni 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
04 Juni 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan
03 Juni 2026, 20:37 WIB
Forwot baru saja merayakan hari jadi yang ke-23 dengan menggelar kompetisi padel diikuti berbagai pihak
03 Juni 2026, 14:03 WIB
Demi memanjakan para konsumen di Indonesia, ada harga khusus untuk pembelian 500 Jetour T1 i-DM pertama
03 Juni 2026, 11:05 WIB
Seres berkolaborasi dengan Volcano Engine untuk menyiapkan mobil baru bermerek Chongqing Saidou Technology