Honda Akui Penjualan Motor Listriknya Masih Stagnan
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Aismoli masih berharap insentif motor listrik dari pemerintah bisa dicairkan pada bulan ini atau Agustus 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Insentif motor listrik sepertinya masih sekadar angan-angan. Sebab pemerintah belum juga mencairkan bantuan tersebut sampai memasuki akhir Agustus 2025.
Padahal sebelumnya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberi sinyal bantuan satu ini akan diberikan di Agustus.
Kondisi ini ternyata membuat sebagian pihak buka suara. Termasuk datang dari Asosiasi Motor Listrik Indonesia (Aismoli).
“Marilah kita mungkin apa yang disampaikan itu kalau bisa sesuai dengan implementasinya,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli saat dihubungi KatadataOTO, Rabu (20/08).
Menurut Budi para produsen motor listrik sudah siap menyambut insentif dari Presiden Prabowo Subianto dan para menteri.
Kemudian mereka juga siap mendistribusikan insentif motor listrik kepada masyarakat di Tanah Air. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh khalayak luas.
Apalagi dalam beberapa kesempatan seperti forum-forum formal baik pemerintah pusat maupun daerah menunjukan dukungan terhadap industri kendaraan roda dua setrum.
Sehingga Aismoli sangat berharap Presiden Prabowo Subianto beserta jajarannya benar-benar mau memberikan subsidi di 2025.
“Orang peraturannya sudah ada ko, tinggal mungkin policy jangan setengah-setengah,” lanjut Budi.
Lebih jauh Ketua Umum Aismoli ini mengungkapkan bahwa janji-janji pemberian insentif motor listrik yang tak kunjung dilaksanakan membawa dampak negatif.
Masyarakat jadi menunggu waktu pencairan bantuan tersebut. Otomatis penjualan sedikit tersendat serta stok yang ada menumpuk di gudang para produsen.
“Justru dengan ada informasi yang di awal tahun sampai mungkin bulan kemarin kadang membuat blunder, di kita jadi merugikan,” tegas Budi.
Sekadar mengingatkan insentif motor listrik rencananya akan diberikan oleh Kemenperin setelah mereka melakukan koordinasi dengan Kementerian maupun lembaga terkait.
“Kita minta dipercepat, rapat terakhir karena masih fokus untuk musim liburan ini. Pak Menko (Airlangga Hartarto) akan menjadwalkan (rapat mendatang) setelah musim liburan ini, kemungkinan di bulan Agustus,” kata Faisol Riza, Wakil Menteri Perindustrian dalam kesempatan terpisah.
Akan tetapi memasuki akhir Agustus 2025 bantuan tersebut tidak kunjung menemukan titik terang. Menjadi sebuah harapan kosong bagi para pelaku industri serta masyarakat.
Terkini Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) mengatakan masih menunggu agenda rapat dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta kementerian terkait lain.
Setelah itu mereka baru bisa menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) tentang pemberian insentif bagi kendaraan roda dua.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
09 Juli 2026, 19:20 WIB
05 Juli 2026, 16:57 WIB
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
21 Juli 2026, 13:00 WIB
Helm pembalap tampil semakin istimewa dan mudah dikenali dengan penambahan livery maupun corak khusus
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi XForce Hybrid tidak disarankan menggunakan BBM dengan RON 90 atau setara Pertalite dari Pertamina
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Penjualan motor listrik Honda disebut masih stagnan, adopsinya di masyarakat belum bisa dibilang maksimal
21 Juli 2026, 07:00 WIB
SUV kompak Geely Coolray masuk Indonesia secara impor, namun jumlahnya terbatas mengikuti permintaan konsumen
21 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini masih berlaku untuk memecah kebuntuan pada arus lalu lintas Ibu Kota di jam padat
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus masa berlaku dokumen berkendara
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi tempat dan persyaratan lengkapnya
20 Juli 2026, 22:01 WIB
Mario Aji tengah fokus menjalani masa pemulihan usai cedera, ia ingin kondisi fisiknya kembali prima di Inggris