Head Unit ini Bisa Usir Virus dan Deteksi CO2

Inovasi pada sistem audio, head unit ini bisa usir virus dan deteksi CO2, simak keunggulan serta harga jualnya

Head Unit ini Bisa Usir Virus dan Deteksi CO2

TRENOTO – PT Intersis Sejahtera Abadi yang menaungi brand Asuka Car TV memperkenalkan produk terbaru dengan keunggulan pada kebersihan udara dalam ruang interior mobil. Produk tersebut adalah ASUKA ACK-509/510 MAX, Head Unit ini bisa usir virus dan deteksi CO2.

Untuk diketahui, ada potensi bahaya jika udara di dalam mobil mengandung unsur tidak sehat seperti konsentrasi CO2 (karbondioksida) yang berlebihan. Ini disebabkan oleh buangan napas penumpang dalam mobil dan kurangnya sirkulasi udara.

Jika konsentrasi CO2 tinggi maka kandungan oksigen di dalam kabin menjadi rendah. Apabila penumpang kekurangan Oksigen dalam waktu yang lama akan timbul gejala atau keluhan pusing, mual, kantuk dan muntah-muntah. Dalam kondisi tersebut tentu membuat berkendara sangat berbahaya karena dapat menyebabkan microsleep driving atau Sleep-Deprived Driving. 

Photo : trenoto

Mengantisipasi masalah tersebut Albert Lim, Direktur PT Intersis Sejahtera Abadi mencoba memberikan solusi dengan meluncurkan head unit yang memiliki kemampuan mendeteksi CO2 dan sanggup membersihkan udara hingga partikel PM2.5 termasuk membunuh virus.

“Kami luncurkan Head Unit aftermarket dengan Carbon Dioxide Sensor, dapat mengindikasi kadar CO2 dan Air Purifier yang dapat mematikan virus di dalam mobil demi kesehatan. Ini merupakan Headunit satu-satunya yang mengintegrasikan hal-hal penting seperti ini,” jelas Albert.

Menengok spesifikasinya, ACK-509 MAX merupakan head unit dengan ukuran layar 9,4 inch dan ACK-510 MAX 10,4 inch. ACK-509/510Max mengintegrasikan alat CO2 Sensor yaitu CO2-100 untuk mendeteksi udara CO2 di dalam kabin mobil serta Air Purifier AP-100 sebagai sarana memperbaiki kondisi udara di dalam kabin.

Cara kerja menjaga udara kabin di head unit dengan layar QLED beresolusi 2K ini adalah melalui sebuah sensor yang dapat mendeteksi seberapa banyak konsentrasi CO2. Dalam layar dapat dipantau melalui aplikasi Asuka Health Care Assistant, apabila terdapat indeks bar berwarna merah artinya kabin mobil sudah dipenuhi kandungan CO2. 

Photo : trenoto

Dalam kondisi ini yang bisa dilakukan penumpang adalah membuka jendela atau mencari tempat istirahat agar sirkulasi penggantian oksigen di dalam kabin lebih maksimal. Jika indeks bar menunjukkan warna kuning hingga hijau, artinya kandungan CO2 sudah lebih banyak berkurang.

Head unit ASUKA ACK-509/510 MAX ditawarkan dengan harga mulai Rp17.8 juta sudah termasuk ongkos pasang.


Terkini

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi

news
Arus balik Lebaran 2025

Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada