Indonesia Masih Hadapi Tantangan Adopsi Motor Listrik
02 November 2026, 15:54 WIB
Indonesia kedatangan banyak merek EV China, Wuling santai hadapi BYD di RI dan tawarkan beberapa keuntungan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD (Build Your Dream) merupakan salah satu pendatang baru di Indonesia yang memboyong empat model kendaraan listrik. Ini memperkuat persaingan antar merek China di Tanah Air.
Penjualan BYD secara wholesales (pabrik ke diler) juga tergolong tinggi, mengacu pada data Gaikindo. Angkanya adalah 2.047 unit pada Juli 2024 dan 2.389 unit di Agustus.
Kemudian salah satu manufaktur China lain di RI yakni Wuling catatkan angka 2.213 unit (Juli) dan 2.343 unit (Juni). Capaian di Agustus 2024 antara Wuling dan BYD hanya beda sedikit.
Meski begitu pihak Wuling santai hadapi BYD di Indonesia karena mengklaim masih tawarkan berbagai keunggulan yang tidak dimiliki merek lain. Seperti garansi seumur hidup buat komponen mobil listrik seperti baterai.
“Untuk Wuling Air ev marketshare-nya nomor lima, tetapi kalau kita lihat performa Wuling cukup stabil di Januari sampai Agustus 2024,” ucap Liu Yan, Marketing Operation Director Wuling Indonesia di Toby’s Estate, MKG 3 beberapa waktu lalu.
Namun ia menanggapi positif kehadiran banyak merek China lain di pasar otomotif Indonesia. Tingginya minat masyarakat juga menjadi indikator bahwa EV (Electric Vehicle) sudah mulai diminati masyarakat banyak.
Guna menghadapi persaingan ketat itu tentu Wuling perlu menyiapkan strategi. Salah satunya adalah penawaran garansi komponen baterai mobil listrik yang berlaku seumur hidup.
“Ini bagus buat industri dan juga konsumen. Kita meluncurkan garansi dan (promo) perawatan mobil listrik,” kata Liu Yan.
Sebagai informasi BYD pertama kali hadir di Indonesia pada Februari 2024, tepatnya di pameran IIMS (Indonesia International Motor Show). Namun saat itu mereka belum bisa mengantarkan unit ke para konsumen.
Baru menjelang akhir Juni 2024, pihak manufaktur berjanji sebanyak 1.500 unit mobil listrik bakal diantar ke tangan pembeli. Ini merupakan gabungan dari Dolphin, Atto 3 dan Dolphin.
Tak lama berselang di GIIAS 2024 (Gaikindo Indonesia International Auto Show) BYD luncurkan MPV (Multi Purpose Vehicle) bertenaga listrik konfigurasi tiga baris M6 dengan banderol Rp 379 juta sampai Rp 429 jutaan.
Tidak dijelaskan secara rinci namun diketahui BYD M6 dominasi 50 persen dari 2.920 pemesanan di GIIAS 2024.
Sedangkan Wuling saat ini menawarkan tiga model yaitu Air ev, BinguoEV dan Cloud EV. Seluruhnya masih berkonfigurasi dua baris atau berkapasitas lima penumpang. Model termurah yakni Air ev dilego mulai Rp 179,1 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 November 2026, 15:54 WIB
02 November 2026, 09:00 WIB
30 Oktober 2026, 22:25 WIB
30 Oktober 2026, 11:00 WIB
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
Terkini
03 November 2026, 11:00 WIB
Respons konsumen masih tunjukkan tren positif, AISI bidik penjualan motor baru 6,5 juta unit di akhir 2026
03 November 2026, 09:00 WIB
Bapenda DKI Jakarta menggelar pemutihan pajak kendaraan bermotor sejak Senin (02/11) guna meringankan warga
03 November 2026, 07:00 WIB
MG Motor Indonesia menyatakan penjualan SUV 5-seater ZS Hybrid+ masih sesuai dengan perkiraan di peluncuran
02 November 2026, 21:03 WIB
Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA
02 November 2026, 20:23 WIB
IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan
02 November 2026, 15:54 WIB
Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil
02 November 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa