Chery Q Mulai Dikirim ke Konsumen, Antrean Bisa Dilacak Daring
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, merek-merek mobil Cina mengalahkan penjualan brand Jepang di Eropa.
Ada beberapa merek yang disebut menunjukkan penjualan signifikan yaitu BYD dan Chery Automobile.
Dilansir dari The Japan Times, jumlah mobil Cina yang terdaftar pada September menyumbang 12,7 persen dari total penjualan di Eropa.
Mobil hybrid jadi primadona yang banyak diminati oleh konsumen. Khusus Chery, diketahui Jaecoo 7 atau J7 SHS jadi model terlaris di Inggris pada periode Maret dan September tahun ini.
Sebagai perbandingan, brand asal negeri sakura mencatatkan penjualan sebesar 11,9 persen.
Tidak dapat dipungkiri, merek-merek Eropa memang masih tetap mendominasi di negara asalnya.
Tetapi melonjaknya penjualan dan minat terhadap merek mobil Cina patut jadi sorotan sebab angkanya diklaim signifikan.
Pemangku kebijakan di Eropa akhirnya disebut akan melakukan penyesuaian kebijakan guna menghadang impor mobil hybrid dari Tiongkok.
Sebelumnya, regulasi yang membatasi kehadiran mobil listrik Cina di Eropa berupa tarif sudah diterapkan.
Hasilnya guna menghindari skema impor, BYD tengah melakukan pembangunan pabrik di Hungaria. Chery melakukan persiapan produksi di Barcelona, sedangkan Leapmotor mulai merakit B10 EV di fasilitas milik Stellantis di Zaragoza, Spanyol.
Selain Eropa, di Australia merek-merek mobil Cina turut menunjukkan pertumbuhan signifikan terkhusus BYD, Chery, GWM dan MG.
Ini menunjukkan bahwa merek mobil Cina kini bukan lagi sekadar ancaman belaka, namun tantangan nyata untuk brand yang dahulu mendominasi pasar.
“Kami masih bisa lebih baik lagi, kami hanya perlu terus memperbaiki diri setiap hari. Kami tengah memperluas jaringan dan sepertinya sudah melakukan semua hal dengan baik,” kata Stephen Collins, COO BYD Australia dikutip dari Drive.
Buat gambaran, saat ini penjualan BYD year-to-date Agustus adalah 68.423 unit dengan target 100 ribu di akhir tahun.
Selisihnya masih cukup jauh dengan Toyota, raup total penjualan 135.26 unit di periode yang sama.
Sementara itu di Indonesia, merek mobil Cina mulai masuk ke daftar 10 besar brand terlaris.
Pada periode September 2026, BYD berada di posisi ketiga dengan penjualan 7.421 unit. Jaecoo di urutan ketujuh sebanyak 3.400 unit, Wuling 2.074 unit dan Geely 2.023 unit secara retail (distribusi dari diler ke konsumen).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
26 Oktober 2026, 07:00 WIB
24 Oktober 2026, 07:00 WIB
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
23 Oktober 2026, 13:00 WIB
Terkini
02 November 2026, 07:00 WIB
Yamaha Gear Ultima edisi Kicau Mania hadir perdana di gelaran Umi Kasum Cup VI, jadi inspirasi modifikasi
01 November 2026, 20:29 WIB
iCar Indonesia membuka diler di dalam mal pertamanya di Jakarta untuk mendekatkan diri dengan konsumen
01 November 2026, 17:37 WIB
Di bulan ini sejumlah SPBU di Indonesia nampak menahan harga BBM mereka, mulai dari RON 92 sampai jenis diesel
01 November 2026, 15:07 WIB
Marc Marquez berhasil meraih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026 dan mendapat poin untuk menjauh dari Martin
01 November 2026, 10:13 WIB
Bappenas menjelaskan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia perlu kolaborasi berbagai pihak
01 November 2026, 07:00 WIB
Peluang kolaborasi dari AISI terbuka lebar untuk merek-merek sepeda motor Cina yang mulai masuk Indonesia
31 Oktober 2026, 22:37 WIB
Absennya Jorge Martin menjadi kesempatan berharga bagi Marquez untuk raih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026
31 Oktober 2026, 18:12 WIB
Deus ex Machina kembali ikut serta dalam acara tahunan yang mengumpulkan berbagai hobi maupun kesenian