Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Sembarangan melakukan modifikasi mobil listrik bisa berujung Error dan kerusakan, perhatikan hal-hal ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Modifikasi sudah jadi hal yang lumrah dilakukan pemilik kendaraan untuk mempercantik tampilan ataupun menambah fungsi dan fitur. Tidak terkecuali di mobil listrik, populasinya perlahan semakin banyak dan telah hadir sejumlah opsi modifikasi.
Hanya saja tetap ada beberapa hal perlu diperhatikan oleh pemilik kendaraan jika memilih untuk memodifikasi mobil listrik. Karena kesalahan bisa berujung pada error atau masalah pada sumber daya atau kelistrikannya.
“Kalau speaker saja itu tidak ada masalah. Tetapi pemasangan Power ada efeknya karena hampir semua kelistrikan mobil listrik berhubungan dengan CAN (Controller Area Network),” kata Januar Eka Sapta, Aftersales Senior Manager Neta Auto Indonesia di PIK 2 beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui CAN merupakan sistem komunikasi penghubung berbagai komponen elektronik di mobil dan memungkinkan terjadinya pertukaran informasi.
Sehingga pihaknya menegaskan tidak menyarankan modifikasi atau mengubah komponen yang terkait dengan CAN itu.
“Jika mau modifikasi misalnya pasang GPS Tracker kita menyarankan pemasangan Wiring sendiri, tidak harus menyuntik dari OBD (On Board Diagnostic),” kata Januar.
Kemudian ubahan pada Head Unit terkhusus buat mobil listrik Neta X tidak disarankan. Mengingat berbagai fitur kendaraan hanya bisa diatur dari komponen tersebut, sehingga bakal merepotkan apabila terjadi Error.
“(Head Unit) sudah terkoneksi dengan CAN Network semua. Makanya saya melarang diler dan konsumen, tidak boleh memodifikasi Head Unit tersebut,” tegas Januar.
Ada beberapa jenis modifikasi yang dapat menghanguskan garansi mobil. Misal mengubah audio, maka garansi tidak lagi berlaku.
Tetapi jaminan komponen lain seperti ECU (Electronic Control Unit) masih tetap bisa dinikmati oleh konsumen terkait.
“Kemudian ketika memodifikasi lampu secara ekstrem, garansi yang hilang akan berkaitan dengan sistem lampu, Switch dan kabel-kabel,” ungkap Januar.
Sebagai informasi mobil listrik Neta X dikabarkan meluncur pekan ini berbarengan dengan pengumuman harga. Saat ini prediksi harga Neta X adalah di kisaran Rp 400 juta sampai Rp 500 jutaan.
Neta X melengkapi lini kendaraan Neta termasuk Neta V-II. Kedua model itu juga akan dirakit secara lokal di fasilitas di Indonesia, membuat banderol jadi semakin kompetitif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Terkini
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja