Perhatikan Hal Ini sebelum Modifikasi Mobil Listrik

Sembarangan melakukan modifikasi mobil listrik bisa berujung Error dan kerusakan, perhatikan hal-hal ini

Perhatikan Hal Ini sebelum Modifikasi Mobil Listrik

KatadataOTO – Modifikasi sudah jadi hal yang lumrah dilakukan pemilik kendaraan untuk mempercantik tampilan ataupun menambah fungsi dan fitur. Tidak terkecuali di mobil listrik, populasinya perlahan semakin banyak dan telah hadir sejumlah opsi modifikasi.

Hanya saja tetap ada beberapa hal perlu diperhatikan oleh pemilik kendaraan jika memilih untuk memodifikasi mobil listrik. Karena kesalahan bisa berujung pada error atau masalah pada sumber daya atau kelistrikannya.

“Kalau speaker saja itu tidak ada masalah. Tetapi pemasangan Power ada efeknya karena hampir semua kelistrikan mobil listrik berhubungan dengan CAN (Controller Area Network),” kata Januar Eka Sapta, Aftersales Senior Manager Neta Auto Indonesia di PIK 2 beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui CAN merupakan sistem komunikasi penghubung berbagai komponen elektronik di mobil dan memungkinkan terjadinya pertukaran informasi.

Modifikasi kendaraan listrik
Photo : KatadataOTO

Sehingga pihaknya menegaskan tidak menyarankan modifikasi atau mengubah komponen yang terkait dengan CAN itu.

“Jika mau modifikasi misalnya pasang GPS Tracker kita menyarankan pemasangan Wiring sendiri, tidak harus menyuntik dari OBD (On Board Diagnostic),” kata Januar.

Kemudian ubahan pada Head Unit terkhusus buat mobil listrik Neta X tidak disarankan. Mengingat berbagai fitur kendaraan hanya bisa diatur dari komponen tersebut, sehingga bakal merepotkan apabila terjadi Error.

“(Head Unit) sudah terkoneksi dengan CAN Network semua. Makanya saya melarang diler dan konsumen, tidak boleh memodifikasi Head Unit tersebut,” tegas Januar.

Ada beberapa jenis modifikasi yang dapat menghanguskan garansi mobil. Misal mengubah audio, maka garansi tidak lagi berlaku.

Tetapi jaminan komponen lain seperti ECU (Electronic Control Unit) masih tetap bisa dinikmati oleh konsumen terkait.

Neta X
Photo : KatadataOTO

“Kemudian ketika memodifikasi lampu secara ekstrem, garansi yang hilang akan berkaitan dengan sistem lampu, Switch dan kabel-kabel,” ungkap Januar.

Sebagai informasi mobil listrik Neta X dikabarkan meluncur pekan ini berbarengan dengan pengumuman harga. Saat ini prediksi harga Neta X adalah di kisaran Rp 400 juta sampai Rp 500 jutaan.

Neta X melengkapi lini kendaraan Neta termasuk Neta V-II. Kedua model itu juga akan dirakit secara lokal di fasilitas di Indonesia, membuat banderol jadi semakin kompetitif.


Terkini

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV

modifikasi
Motor Matic

Tren Modifikasi Motor Matic yang Semakin Populer di 2026

Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026