Indonesia Masih Hadapi Tantangan Adopsi Motor Listrik
02 November 2026, 15:54 WIB
Respons konsumen masih tunjukkan tren positif, AISI bidik penjualan motor baru 6,5 juta unit di akhir 2026
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penjualan motor di Indonesia tampak mencatatkan tren positif. Sampai September 2026, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengungkapkan angkanya sudah tembus sekitar 5,16 juta.
Ini menjadi kabar positif di tengah ketidakpastian ekonomi. Sebab di sisi lain, penjualan kendaraan roda empat justru mengalami tantangan.
“Tahun lalu (penjualan motor) kurang lebih 6,4 jutaan (unit). Maka tahun ini kami harapkan bisa bertahan di kisaran 6,5 juta sampai 6,7 juta unit,” kata Thomas Wijaya, Ketua Umum AISI saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.
Ada beberapa upaya yang dilakukan untuk membantu mendongkrak angka penjualan motor. Salah satunya adalah melalui pameran otomotif.
Menjelang akhir 2026, seluruh anggota AISI dan berbagai brand motor bakal mengikuti pameran Indonesia International Motorcycle Show atau IMOS 2026.
Apabila penjualan motor berhasil mencapai target, artinya penjualan motor di Indonesia pada 2026 mencapai angka tertingginya setelah hampir 10 tahun.
“Kalau di atas 6,5 juta unit, berarti tertinggi setelah 2015. Tahun ini mencapai rekor baru,” kata Thomas.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, AISI menilai kondisi ekonomi di sembilan bulan pertama 2026 masih terbilang kuat dan bisa bertahan.
“Terus terang kondisi inflasi masih dapat cukup terjaga dengan baik di kisaran plus-minus tiga persen atau lebih. Itu juga membuat daya beli, resiliensi juga cukup stabil,” kata Thomas.
Sebagai informasi, pada 2025 penjualan sepeda motor di Indonesia ditutup di angka 6.412.769 unit, naik 1,3 persen dari periode sebelumnya di 2024.
Saat itu rata-rata penjualan motor domestik adalah 535.000 setiap bulannya, menjadi pertanda bahwa motor masih sangat dibutuhkan dan efektif memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pihak AISI mengungkapkan industri pembiayaan turut memegang peran penting dalam stabilitas pasar motor di 2025.
Pendanaan yang kuat dan sehat artinya masyarakat memiliki kesempatan untuk memiliki kendaraan dengan lebih mudah.
Skema pembayaran secara kredit memang jadi pilihan. Sebanyak 65 persen transaksi pembelian sepeda motor dilakukan secara mengangsur.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 November 2026, 15:54 WIB
01 November 2026, 07:00 WIB
31 Oktober 2026, 08:05 WIB
28 Oktober 2026, 13:00 WIB
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
Terkini
03 November 2026, 09:00 WIB
Bapenda DKI Jakarta menggelar pemutihan pajak kendaraan bermotor sejak Senin (02/11) guna meringankan warga
03 November 2026, 07:00 WIB
MG Motor Indonesia menyatakan penjualan SUV 5-seater ZS Hybrid+ masih sesuai dengan perkiraan di peluncuran
02 November 2026, 21:03 WIB
Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA
02 November 2026, 20:23 WIB
IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan
02 November 2026, 15:54 WIB
Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil
02 November 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa
02 November 2026, 07:00 WIB
Yamaha Gear Ultima edisi Kicau Mania hadir perdana di gelaran Umi Kasum Cup VI, jadi inspirasi modifikasi