Volkswagen ID Buzz Terpesan 300 Unit, Siap Dikirim Mulai Mei
14 Maret 2025, 17:00 WIB
Jenama asal Jerman VW akan investasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia disampaikan Menteri Bahlil
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Brand asal Jerman VW (Volkswagen) bakal Investasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Seperti dilansir Antara, setidaknya VW akan investasi di dua wilayah Tanah Air dan tim mereka akan melakukan penelitian lebih lanjut.
“Saya kemarin jumpa mereka, VW akan melakukan investasi di Indonesia dan itu akan dilakukan di Sulawesi. Lalu prekursor dan katode rencananya akan di Batang (Jateng),” ucap Bahlil seperti dikutip Antara.
Lebih lanjut Ia mengatakan tim VW sudah menyambangi lokasi. Dikatakan akan ada aksi lanjutan dalam dan kepastian brand asal Jerman tersebut untuk berinvestasi masih sekitar 60 – 70 persen.
“Nanti tim mereka akan datang, tapi feeling saya Insya Allah masuk,” katanya.
Dikatakan bahwa VW telah menjalin kerja sama dengan perusahaan pertambangan nikel di Sulawesi tengah untuk mendukung investasi baterai kendaraan listrik. Sayangnya menteri Bahlil tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai investasi tersebut di atas.
“Kalau pertanyaannya, VW masuk atau ngga? Masuk. Tahun ini,” jelasnya singkat.
Sebelumnya dikabarkan beberapa perusahaan telah masuk untuk melakukan investasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Terdapat dua wilayah di Tanah Air yang dijadikan untuk lahan yakni Sulawesi dan Batang, Jawa Tengah.
Baca juga : KIT Batang Bakal Dihuni Tiga Pabrik Baterai dan Kendaraan Listrik
Kawasan Batang sendiri merupakan hutan belantara yang disulap menjadi lahan industri terpadu. Beberapa waktu lalu Pemerintah meresmikan tahap kedua pengembangan lahan.
Untuk tahap kedua dengan luas lahan 1.000 hektare, LG dan Foxconn dikatakan sudah resmi masuk. Sementara yang ramai diperbincangkan adalah masuknya Tesla untuk berinvestasi di Batang untuk membuat pabrik baterai mobil listrik.
LG sendiri sebelumnya telah melakukan ground breaking fasilitas sel baterai dengan nilai investasi senilai 1.1 miliar dolar AS. Adapun lokasi fasilitas tersebut berada di Kawarang, Jawa Barat.
Menurut Bahlil, Selain perusahaan tersebut di atas masih ada beberapa yang menunjukkan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia. Disebutkan CATL dari China, BritishVolt dari Inggris, BASF dari Jerman dan Ford dari Amerika Serikat.
“Ford adalah pemain mobil kedua setelah Tesla. Jadi negara kita ini orang percaya. Kalau dari negara luar saja percaya sama kita, masak kita tidak percaya dengan negara kita,” tutur Bahlil.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Maret 2025, 17:00 WIB
14 Maret 2025, 07:00 WIB
25 Februari 2025, 23:00 WIB
22 Februari 2025, 17:45 WIB
20 Februari 2025, 18:06 WIB
Terkini
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota