VW Akan Investasi Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

Jenama asal Jerman VW akan investasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia disampaikan Menteri Bahlil

VW Akan Investasi Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia
Denny Basudewa

TRENOTO – Brand asal Jerman VW (Volkswagen) bakal Investasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Seperti dilansir Antara, setidaknya VW akan investasi di dua wilayah Tanah Air dan tim mereka akan melakukan penelitian lebih lanjut.

“Saya kemarin jumpa mereka, VW akan melakukan investasi di Indonesia dan itu akan dilakukan di Sulawesi. Lalu prekursor dan katode rencananya akan di Batang (Jateng),” ucap Bahlil seperti dikutip Antara.

Lebih lanjut Ia mengatakan tim VW sudah menyambangi lokasi. Dikatakan akan ada aksi lanjutan dalam dan kepastian brand asal Jerman tersebut untuk berinvestasi masih sekitar 60 – 70 persen.

Photo : 123rf

“Nanti tim mereka akan datang, tapi feeling saya Insya Allah masuk,” katanya.

Dikatakan bahwa VW telah menjalin kerja sama dengan perusahaan pertambangan nikel di Sulawesi tengah untuk mendukung investasi baterai kendaraan listrik. Sayangnya menteri Bahlil tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai investasi tersebut di atas.

“Kalau pertanyaannya, VW masuk atau ngga? Masuk. Tahun ini,” jelasnya singkat.

Sebelumnya dikabarkan beberapa perusahaan telah masuk untuk melakukan investasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Terdapat dua wilayah di Tanah Air yang dijadikan untuk lahan yakni Sulawesi dan Batang, Jawa Tengah.

Baca juga : KIT Batang Bakal Dihuni Tiga Pabrik Baterai dan Kendaraan Listrik

Kawasan Batang sendiri merupakan hutan belantara yang disulap menjadi lahan industri terpadu. Beberapa waktu lalu Pemerintah meresmikan tahap kedua pengembangan lahan.

Untuk tahap kedua dengan luas lahan 1.000 hektare, LG dan Foxconn dikatakan sudah resmi masuk. Sementara yang ramai diperbincangkan adalah masuknya Tesla untuk berinvestasi di Batang untuk membuat pabrik baterai mobil listrik.

LG sendiri sebelumnya telah melakukan ground breaking fasilitas sel baterai dengan nilai investasi senilai 1.1 miliar dolar AS. Adapun lokasi fasilitas tersebut berada di Kawarang, Jawa Barat.

Photo : 123rf

Menurut Bahlil, Selain perusahaan tersebut di atas masih ada beberapa yang menunjukkan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia. Disebutkan CATL dari China, BritishVolt dari Inggris, BASF dari Jerman dan Ford dari Amerika Serikat.

“Ford adalah pemain mobil kedua setelah Tesla. Jadi negara kita ini orang percaya. Kalau dari negara luar saja percaya sama kita, masak kita tidak percaya dengan negara kita,” tutur Bahlil.


Terkini

mobil
Toyota Hilux BEV

Toyota Hilux BEV Masih CBU Thailand, Harga Tembus Rp 1 M

Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas

otosport
Yamaha

Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim

Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Juli 2026, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM

mobil
BMW

Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026

BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar

mobil
Changan S05

Changan S05 EV dan REEV Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Juta

Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan

mobil
Gaikindo

Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja

Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit