EV Farizon SV Masuk ke Sektor Transportasi Antar Kota
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Jenama asal Jerman VW akan investasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia disampaikan Menteri Bahlil
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Brand asal Jerman VW (Volkswagen) bakal Investasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Seperti dilansir Antara, setidaknya VW akan investasi di dua wilayah Tanah Air dan tim mereka akan melakukan penelitian lebih lanjut.
“Saya kemarin jumpa mereka, VW akan melakukan investasi di Indonesia dan itu akan dilakukan di Sulawesi. Lalu prekursor dan katode rencananya akan di Batang (Jateng),” ucap Bahlil seperti dikutip Antara.
Lebih lanjut Ia mengatakan tim VW sudah menyambangi lokasi. Dikatakan akan ada aksi lanjutan dalam dan kepastian brand asal Jerman tersebut untuk berinvestasi masih sekitar 60 – 70 persen.
“Nanti tim mereka akan datang, tapi feeling saya Insya Allah masuk,” katanya.
Dikatakan bahwa VW telah menjalin kerja sama dengan perusahaan pertambangan nikel di Sulawesi tengah untuk mendukung investasi baterai kendaraan listrik. Sayangnya menteri Bahlil tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai investasi tersebut di atas.
“Kalau pertanyaannya, VW masuk atau ngga? Masuk. Tahun ini,” jelasnya singkat.
Sebelumnya dikabarkan beberapa perusahaan telah masuk untuk melakukan investasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Terdapat dua wilayah di Tanah Air yang dijadikan untuk lahan yakni Sulawesi dan Batang, Jawa Tengah.
Baca juga : KIT Batang Bakal Dihuni Tiga Pabrik Baterai dan Kendaraan Listrik
Kawasan Batang sendiri merupakan hutan belantara yang disulap menjadi lahan industri terpadu. Beberapa waktu lalu Pemerintah meresmikan tahap kedua pengembangan lahan.
Untuk tahap kedua dengan luas lahan 1.000 hektare, LG dan Foxconn dikatakan sudah resmi masuk. Sementara yang ramai diperbincangkan adalah masuknya Tesla untuk berinvestasi di Batang untuk membuat pabrik baterai mobil listrik.
LG sendiri sebelumnya telah melakukan ground breaking fasilitas sel baterai dengan nilai investasi senilai 1.1 miliar dolar AS. Adapun lokasi fasilitas tersebut berada di Kawarang, Jawa Barat.
Menurut Bahlil, Selain perusahaan tersebut di atas masih ada beberapa yang menunjukkan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia. Disebutkan CATL dari China, BritishVolt dari Inggris, BASF dari Jerman dan Ford dari Amerika Serikat.
“Ford adalah pemain mobil kedua setelah Tesla. Jadi negara kita ini orang percaya. Kalau dari negara luar saja percaya sama kita, masak kita tidak percaya dengan negara kita,” tutur Bahlil.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
09 Juli 2026, 13:00 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika