Harga BYD Atto 1 Masih di Bawah Rp 200 Juta Tanpa Insentif

Tanpa insentif mobil listrik impor, harga BYD Atto 1 dipertahankan di bawah Rp 200 jutaan di Maret 2026

Harga BYD Atto 1 Masih di Bawah Rp 200 Juta Tanpa Insentif
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Insentif mobil listrik dari pemerintah termasuk untuk unit impor Completely Built Up (CBU) resmi dihentikan per 2026.

Imbas keputusan tersebut, pabrikan penerima subsidi yang belum merakit lokal kendaraannya berpotensi mengerek harga jual kendaraannya.

BYD sebagai salah satu merek yang menerima insentif juga berpeluang terdampak. Beberapa tenaga penjual bahkan mengatakan harga BYD Atto 1 bakal naik imbas hal itu.

Perlu diketahui, harga BYD Atto 1 tipe terendah saat ini adalah Rp 199 juta on the road Jakarta. Namun banderolnya disebut bakal naik Rp 200 jutaan per Maret 2026.

Test drive BYD Atto 1
Photo: KatadataOTO

Menanggapi hal tersebut, pihak BYD menegaskan belum ada penyesuaian dilakukan oleh pihak pabrikan.

“Sampai saat ini, kita tidak ada keputusan untuk menaikkan harga BYD Atto 1 sama sekali,” kata Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di Jakarta belum lama ini.

Dia mengungkapkan terkait informasi penyesuaian harga BYD Atto 1, tenaga penjual telah diimbau untuk mengembalikan banderol model tersebut sesuai dengan ketentuan yakni mulai dari Rp 199 juta.

Luther menegaskan meskipun tanpa subsidi, BYD berusaha untuk mempertahankan harga kompetitif untuk para konsumen.

“Kami sangat siap dengan situasi kondisi pajak bagaimanapun itu. Kita lihat sekarang memang tampaknya permintaan itu sudah tidak terlalu terpengaruh sekali dengan insentif pajak,” kata Luther.

Menurut pihak BYD, pemerintah sudah cukup suportif dalam mendukung ekosistem dan percepatan adopsi kendaraan listrik di dalam negeri.

Contohnya adalah melalui kebijakan ganjil genap. Mobil listrik pakai pelat berlis biru jadi salah satu kendaraan yang terbebas dari regulasi ini.

Test drive BYD Atto 1
Photo: KatadataOTO

Sehingga mobil listrik dinilai semakin diminati oleh konsumen yang mobilitasnya di area perkotaan, terkhusus wilayah terdampak rekayasa lalu lintas ganjil genap.

Guna memberikan konsumen banyak pilihan, BYD menawarkan model di berbagai rentang harga dari Rp 100 jutaan sampai Rp 700 jutaan.

“Seperti yang bisa dilihat sampai saat ini pun kami belum ada melakukan perubahan di sisi harga,” ucap Luther.


Terkini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 27 Juli 2026, Beroperasi Sejak Pagi

SIM keliling Bandung bisa memudahkan Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara untuk golongan A dan C

mobil
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 27 Juli 2026

Tersebar di lima lokasi berbeda, berikut informasi tempat, persyaratan dan biaya SIM keliling Jakarta

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek Lagi Titik Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 27 Juli 2026

KadatadataOTO merangkum jadwal dan lokasi ganjil genap Jakarta hari ini lengkap hingga gerbang tolnya

motor
Motor Baru

IDRS Tawarkan Program Pengujian Motor Baru Pakai Standar PBB

IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air

mobil
Lynk & Co

Geely Buka Peluang Bawa Lynk & Co ke Indonesia

Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia

mobil
Toyota

Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali

Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil

mobil
Penjualan Mobil Baru

Kemenperin Yakin Penjualan Mobil 2026 Tembus 1 Juta Unit

Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026

mobil
Giti

Giti Xcursion RT Dikenalkan, Ban Berkemampuan Hybrid

Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia