Tantangan Nikel Indonesia Untuk Mencapai Hilirisasi
16 April 2026, 07:56 WIB
Tanpa insentif mobil listrik impor, harga BYD Atto 1 dipertahankan di bawah Rp 200 jutaan di Maret 2026
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Insentif mobil listrik dari pemerintah termasuk untuk unit impor Completely Built Up (CBU) resmi dihentikan per 2026.
Imbas keputusan tersebut, pabrikan penerima subsidi yang belum merakit lokal kendaraannya berpotensi mengerek harga jual kendaraannya.
BYD sebagai salah satu merek yang menerima insentif juga berpeluang terdampak. Beberapa tenaga penjual bahkan mengatakan harga BYD Atto 1 bakal naik imbas hal itu.
Perlu diketahui, harga BYD Atto 1 tipe terendah saat ini adalah Rp 199 juta on the road Jakarta. Namun banderolnya disebut bakal naik Rp 200 jutaan per Maret 2026.
Menanggapi hal tersebut, pihak BYD menegaskan belum ada penyesuaian dilakukan oleh pihak pabrikan.
“Sampai saat ini, kita tidak ada keputusan untuk menaikkan harga BYD Atto 1 sama sekali,” kata Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di Jakarta belum lama ini.
Dia mengungkapkan terkait informasi penyesuaian harga BYD Atto 1, tenaga penjual telah diimbau untuk mengembalikan banderol model tersebut sesuai dengan ketentuan yakni mulai dari Rp 199 juta.
Luther menegaskan meskipun tanpa subsidi, BYD berusaha untuk mempertahankan harga kompetitif untuk para konsumen.
“Kami sangat siap dengan situasi kondisi pajak bagaimanapun itu. Kita lihat sekarang memang tampaknya permintaan itu sudah tidak terlalu terpengaruh sekali dengan insentif pajak,” kata Luther.
Menurut pihak BYD, pemerintah sudah cukup suportif dalam mendukung ekosistem dan percepatan adopsi kendaraan listrik di dalam negeri.
Contohnya adalah melalui kebijakan ganjil genap. Mobil listrik pakai pelat berlis biru jadi salah satu kendaraan yang terbebas dari regulasi ini.
Sehingga mobil listrik dinilai semakin diminati oleh konsumen yang mobilitasnya di area perkotaan, terkhusus wilayah terdampak rekayasa lalu lintas ganjil genap.
Guna memberikan konsumen banyak pilihan, BYD menawarkan model di berbagai rentang harga dari Rp 100 jutaan sampai Rp 700 jutaan.
“Seperti yang bisa dilihat sampai saat ini pun kami belum ada melakukan perubahan di sisi harga,” ucap Luther.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 April 2026, 07:56 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
14 April 2026, 16:40 WIB
14 April 2026, 09:00 WIB
14 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 April 2026, 11:00 WIB
Pameran Busworld SEA 2026 bakal dihadiri sejumlah karoseri ternama, siap gaet pengusaha transportasi
16 April 2026, 09:00 WIB
Ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan konsumen kendaraan niaga sebelum beralih ke truk listrik
16 April 2026, 07:56 WIB
Produksi nikel asal Indonesia untuk kendaraan listrik khususnya sudah mencapai 70 persen kebutuhan pasar global
16 April 2026, 06:00 WIB
Hari ini pengendara di Kota Kembang bisa mendatangai salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi
16 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah untuk atasi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi
16 April 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara dengan mudah, Anda dapat memanfaatkan SIM keliling Jakarta hari ini
15 April 2026, 18:00 WIB
Y-ON bakal diintegrasikan aplikasi Y-Connect, tawarkan tiga fungsi fitur baru buat memudahkan pengguna Yamaha
15 April 2026, 17:01 WIB
RoRI berencana menggelar touring lintas chapter pada bulan ini guna merayakan satu dekade mereka berdiri