Baru Meluncur, 10 Ribu Unit MG S5 EV Ditarik dari Pasaran
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Tanpa insentif mobil listrik impor, harga BYD Atto 1 dipertahankan di bawah Rp 200 jutaan di Maret 2026
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Insentif mobil listrik dari pemerintah termasuk untuk unit impor Completely Built Up (CBU) resmi dihentikan per 2026.
Imbas keputusan tersebut, pabrikan penerima subsidi yang belum merakit lokal kendaraannya berpotensi mengerek harga jual kendaraannya.
BYD sebagai salah satu merek yang menerima insentif juga berpeluang terdampak. Beberapa tenaga penjual bahkan mengatakan harga BYD Atto 1 bakal naik imbas hal itu.
Perlu diketahui, harga BYD Atto 1 tipe terendah saat ini adalah Rp 199 juta on the road Jakarta. Namun banderolnya disebut bakal naik Rp 200 jutaan per Maret 2026.
Menanggapi hal tersebut, pihak BYD menegaskan belum ada penyesuaian dilakukan oleh pihak pabrikan.
“Sampai saat ini, kita tidak ada keputusan untuk menaikkan harga BYD Atto 1 sama sekali,” kata Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di Jakarta belum lama ini.
Dia mengungkapkan terkait informasi penyesuaian harga BYD Atto 1, tenaga penjual telah diimbau untuk mengembalikan banderol model tersebut sesuai dengan ketentuan yakni mulai dari Rp 199 juta.
Luther menegaskan meskipun tanpa subsidi, BYD berusaha untuk mempertahankan harga kompetitif untuk para konsumen.
“Kami sangat siap dengan situasi kondisi pajak bagaimanapun itu. Kita lihat sekarang memang tampaknya permintaan itu sudah tidak terlalu terpengaruh sekali dengan insentif pajak,” kata Luther.
Menurut pihak BYD, pemerintah sudah cukup suportif dalam mendukung ekosistem dan percepatan adopsi kendaraan listrik di dalam negeri.
Contohnya adalah melalui kebijakan ganjil genap. Mobil listrik pakai pelat berlis biru jadi salah satu kendaraan yang terbebas dari regulasi ini.
Sehingga mobil listrik dinilai semakin diminati oleh konsumen yang mobilitasnya di area perkotaan, terkhusus wilayah terdampak rekayasa lalu lintas ganjil genap.
Guna memberikan konsumen banyak pilihan, BYD menawarkan model di berbagai rentang harga dari Rp 100 jutaan sampai Rp 700 jutaan.
“Seperti yang bisa dilihat sampai saat ini pun kami belum ada melakukan perubahan di sisi harga,” ucap Luther.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juli 2026, 20:22 WIB
23 Juli 2026, 18:32 WIB
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
27 Juli 2026, 06:39 WIB
SIM keliling Bandung bisa memudahkan Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara untuk golongan A dan C
27 Juli 2026, 06:38 WIB
Tersebar di lima lokasi berbeda, berikut informasi tempat, persyaratan dan biaya SIM keliling Jakarta
27 Juli 2026, 06:00 WIB
KadatadataOTO merangkum jadwal dan lokasi ganjil genap Jakarta hari ini lengkap hingga gerbang tolnya
26 Juli 2026, 22:05 WIB
IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air
26 Juli 2026, 16:28 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia