MPMX Dukung Pelestarian Laut dan Ekonomi Masyarakat NTT
20 April 2026, 09:00 WIB
MPM Green Action 2026, fokus pada pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat di sejumlah wilayah
Volkswagen Polo 2016 bekas dijual dengan harga lebih murah ketimbang Toyota Agya varian terendah sekalipun
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pandangan bahwa mobil Eropa memiliki harga tinggi sebenarnya tidak bisa dikatakan salah. Pasalnya kendaraan buatan Jepang, Korea Selatan dan China memang dijual dengan harga lebih merakyat.
Namun bila sudah jatuh cinta dengan kendaraan Eropa maka ada banyak pilihan di pasar mobil bekas dengan harga menarik. Salah satunya adalah Volkswagen Polo 2016 bekas yang dijual Rp142 juta.
Harga tersebut bahkan lebih murah ketimbang Toyota Agya G MT yang merupakan varian terendah. Dilansir dari situs resmi Toyota mobil LCGC ini ditawarkan dengan banderol Rp158.5 juta.
Meski tidak menyebutkan secara detail, pelanggan akan ditawarkan beragam kemudahan untuk pembelian kendaraan. mulai dari TDP ringan, angsuran murah hingga pemilihan leasing konvensional atau syariah.
Sejumlah promo pun diberikan untuk pelanggan. Selain mendapatkan voucher bahan bakar minyak (BBM), pelanggan juga berhak atas gratis jasa service berkala sejauh 30.000 km atau 18 bulan di bengkel rekanan.
Selain mendapatkan banyak kemudahan, diler juga memastikan bahwa kendaraan masih dalam kondisi baik. Dibuktikan karena mobil sudah lulus inspeksi sebanyak 300 titik dan dipastikan unit bukanlah bekas banjir maupun tabrak.
Diler bahkan memberikan garansi buyback bila ditemukan kondisi berbeda. Selain itu diberikan garansi mesin selama 30 hari untuk memberi ketenangan pelanggan dalam berkendara.
Banyaknya penawaran terhadap mobil yang pajaknya berakhir pada November 2022 tentu menarik perhatian. Meski demikian diharapkan kehati-hatian tetap menjadi perhatian utama calon pelanggan kendaraan bekas.
Hal ini karena semua kondisi di setiap unit berbeda-beda, tergantung bagaimana pemilik sebelumnya merawatnya. Oleh karena itu inspeksi secara langsung harus dilakukan guna memastikan keadaannya memang sesuai harapan pelanggan.
Melakukan inspeksi di bengkel resmi sangat disarankan sebagai salah satu langkah utama. Pasalnya di bengkel resmi peralatan tentunya lebih lengkap serta ditangani teknisi terlatih sehingga inspeksi dapat dilakukan secara optimal.
Di bengkel resmi juga bisa diketahui kisaran perbaikan bila ternyata ada komponen yang harus diperbaiki. Hal tersebut tentu akan memberi kemudahan kepada pelanggan untuk memastikan kendaraan berada dalam kondisi optimal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
20 April 2026, 09:00 WIB
MPM Green Action 2026, fokus pada pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat di sejumlah wilayah
20 April 2026, 07:00 WIB
Mobil Cina segmen premium yang masuk pasar Indonesia menjadi perhatian BMW di tengah era elektrifikasi
20 April 2026, 06:00 WIB
Masyarakat Ibu Kota terkhusus para pengguna kendaraan roda empat harus memilih rute karena ada ganjil genap Jakarta
20 April 2026, 06:00 WIB
Mengawali pekan ini SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat, berikut adalah jadwal dan lokasinya
20 April 2026, 06:00 WIB
Di awal pekan kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
19 April 2026, 21:01 WIB
Sebanyak sembilan unit iCar V23 Pro Plus Collector Series sudah diserahkan kepada konsumen di Indonesia
19 April 2026, 13:00 WIB
BYD kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, berpotensi ganti nama Denza khusus pasar Indonesia
19 April 2026, 11:05 WIB
Pertamina dan BP AKR menaikan harga BBM mereka pada Sabtu (18/04) hingga menyentuh Rp 25 ribu per liter