Insentif Otomotif Masih Dinanti untuk Bantu Penjualan di 2026
16 Desember 2025, 10:00 WIB
VinFast segera gabung Gaikindo dan memasarkan sejumlah produk mobil listrik mereka buat pasar Indonesia
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Kabar VinFast masuk ke Tanah Air kian santer terdengar. Sebab produsen mobil listrik asal Vietnam tersebut siap bergabung dengan Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).
Kepatian itu disampaikan oleh Kukuh Kumara yang menjabat sebagai Sekretaris Umum Gaikindo. Namun dia menuturkan kalau VinFast harus menyelesaikan sejumlah syarat administrasi.
Kukuh menyebut kalau VinFast memerlukan perizinan dibutuhkan ke pemerintah Indonesia sebelum benar-benar masuk ke pasar otomotif Indonesia.
“Mereka memang sudah ada omongan dengan kita (Gaikindo), bahkan telah datang dan indikasi untuk bergabung sih kayaknya akan ya,” ungkap Kukuh di Antara, Kamis (2/10).
Ia pun menilai kehadiran pabrikan asal Vietnam ke pasar Tanah Air bakal semakin menambah warna baru bagi industri otomotif Tanah Air.
Indonesia yang memiliki potensi besar dengan jumlah populasi tidak sedikit membuat banyak pabrikan berbondong-bondong ingin masuk ke sini.
Tak heran jika VinFast segera gabung Gaikindo guna memasarkan sejumlah produk andalan mereka buat para pecinta otomotif.
“Itu kan sebagai tawaran ke konsumen, mereka tinggal memilih mana yang cocok. Karena Indonesia memiliki pasar potensial dengan jumlah penduduk begitu banyak dan perekonomian sudah cukup membaik,” kata dia.
Memang sebelumnya Vinfast dikabarkan berminat investasi di Indonesia. Jumlahnya pun tidak main-main, sampai 200 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp3.099 triliun.
Uang tersebut bakal digunakan untuk pabrik yang dapat menghasilkan kendaraan sebanyak 50 ribu unit dalam satu tahun.
Kabar kini berhembus, VinFast akan memulai perakitan kendaraan listrik mereka di Indonesia pada 2026. Meski begitu, belum ada waktu pasti dari perusahaan tersebut.
Sejumlah dana yang digelontorkan untuk pasar Indonesia baru sebagian dari uang sudah dipersiapkan dengan matang oleh perusahaan satu ini, yakni mencapai 1.2 miliar dolar AS buat pasar Indonesia dalam jangka panjang.
Sekadar informasi VinFast merupakan merek mobil Vietnam pertama yang berhasil menembus pasar global dan produksi kendaraan listrik dalam skala besar. Awalnya mereka memproduksi LuxA2.0 serta LUXSA 2.0 bermesin bensin.
Namun pabrik tersebut mulai fokus produksi baterai kendaraan listrik di akhir 2022 sama berhasil menjual 7.400 mobil listrik maupun 60.000 skuter elektrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Desember 2025, 10:00 WIB
16 Desember 2025, 08:00 WIB
15 Desember 2025, 18:00 WIB
15 Desember 2025, 17:00 WIB
15 Desember 2025, 16:00 WIB
Terkini
16 Desember 2025, 10:00 WIB
Gaikindo tampak menanti adanya stimulus ataupun insentif otomotif untuk bantu penjualan mobil baru di 2026
16 Desember 2025, 09:00 WIB
QJMotor berencana menuai keberhasilan yang sama di 2026 dengan menggunakan strategi unik pada kendaraan
16 Desember 2025, 08:00 WIB
VinFast ungkap harga mobil CKD tidak akan berbeda dengan CBU karena banderol saat ini sudah dibantu insentif
16 Desember 2025, 07:00 WIB
Pemerintah memperkirakan ada sekitar 20,23 juta orang yang bergerak di Jawa Tengah saat libur Nataru
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali digelar dengan pengawasan ketat dari petugas di sejumlah titik rawan pelanggaran
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Untuk memudahkan para pengendara, kepolisian kembali mengoperasikan SIM keliling Bandung di Metro Indah Mall
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta beroperasi hari ini, berikut daftar lokasi, biaya serta persyaratannya
15 Desember 2025, 20:09 WIB
Pabrik QJMotor yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat akan mempunyai kapasitas produksi sampai 150 ribu unit