VinFast Buka Peluang Limo dan Minio Greeen Jadi Armada Taksi

Mobil listrik VinFast Limo maupun Minio Green dinilai sangat cocok untuk menjadi armada taksi di Indonesia

VinFast Buka Peluang Limo dan Minio Greeen Jadi Armada Taksi
Satrio Adhy

KatadataOTO – VinFast membawa sejumlah produk baru ke GJAW 2025. Mulai dari Limo sampai Minio Green.

Kedua mobil listrik tersebut dipajang untuk menggoda para pengunjung ICE BSD, Tangerang hingga Minggu (30/11).

Namun pabrikan asal Vietnam tersebut tidak hanya menyasar konsumen umum. Melainkan mereka juga mengincar peluang kerja sama dengan fleet.

"Green itu sebenarnya dipakai untuk kebutuhan komersial, misalnya seperti VinFast Limo Green," ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia di GJAW 2025 beberapa waktu lalu.

VinFast Minio Green Tes Pasar, Harga Bakal di Bawah Rp 150 Juta
Photo: KatadataOTO

Menurut Kariyanto, VinFast terus berusaha memperkuat ekosistem Electric Vehicle (EV) di Tanah Air.

Salah satunya dengan memperluas portofolio kendaraan komersial mereka, melalui seri berkode Green.

Seri Green diklaim dihadirkan guna memenuhi kebutuhaan armada taksi, layanan ride hailing sampai kendaraan operasional perusahaan.

"Keluarganya akan ada beberapa varian, ada yang untuk komersial atau taksi. Ada juga yang untuk retail," pungkas  dia.

Memang potensi armada taksi listrik di Indonesia masih sangat besar. Sebab dipercaya dapat membawa keuntungan bagi para taksi.

Semisal biaya operasional yang lebih rendah. Lalu mobil listrik turut menawarkan efisiensi energi dan perawatan lebih sederhana dibanding kendaraan konvensional.

"Ini (VinFast Minio Green) juga bisa jadi alternatif untuk misal ride hailing atau taksi by app," lanjut Kariyanto.

Ia percaya pengguna VinFast Limo serta Minio Green buat armada taksi, semakin relevan bagi para operator.

Petinggi VinFast Itu pun menilai Limo maupun Minio Green, dapat menjadi armada taksi grup mereka yaitu Green SM.

"Kita lihat nanti, Green SM butuh armada yang mana. Pada dasarnya kami siap, karena kita harapkan Green SM tidak hanya taksi dan ada aplikasinya," tegas Kariyanto.

Sekadar mengingatkan, di pasar Vietnam VinFast Limo Green dibekali baterai berkapasitas 60,17 kWh.

VinFast Minio Green Tes Pasar, Harga Bakal di Bawah Rp 150 Juta
Photo: KatadataOTO

Diklaim mampu menempuh jarak sampai 470 km (NEDC), dalam satu kali pengecasan.

Perlu diketahui, mobil listrik VinFast dibekali motor penggerak berdaya 20 kW atau setara 26 hp. Kemudian mempunyai torsi puncak 65 Nm.

Sedangkan VinFast Minio Green menggendong baterai berkapasitas 18,5 kWh. Mampu menjelajah sampai 210 km dalam sekali pengisian daya.


Terkini

mobil
Jaecoo

10 Merek Mobil Cina Terlaris Mei 2026, Jaecoo Memimpin

Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD

mobil
DFSK E5 Plus PHEV

Bocoran Spesifikasi DFSK E5 Plus PHEV, Bisa Dipesan Bulan Ini

E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer

mobil
GWM Ora 7

GWM Gandeng BMW Bikin Mobil Listrik Ora 7

GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 17 Juni 2026 Masih Didukung ETLE

Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk

news
SIM Keliling Jakarta

Catat Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 17 Juni 2026

Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini

otosport
Kiandra Ramadhipa

Kiandra Ramadhipa Kerap Berguru ke Veda Ega dan Mario Suryo Aji

Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji

news
Transjakarta

Kenaikan Tarif Transjakarta Sasar Rute Jauh Blok M - Soetta

Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta

mobil
Nissan

Nissan Adopsi Sistem Pabrikan Cina Dalam Kembangkan Skyline

Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat