Ekonom Ungkap Alternatif Insentif Otomotif untuk Jaga Tren EV
14 Januari 2026, 13:00 WIB
VinFast akan bangun pabrik di Bekasi dengan kapasitas 50.000 unit untuk kebutuhan domestik dan internasional
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – VinFast akan bangun pabrik di Bekasi mulai tahun ini dengan total investasi mencapai Rp18.4 triliun. Rencana pabrikan mobil asal Vietnam ini disampaikan oleh salah satu petinggi perusahaan pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Nantinya pabrik di Bekasi, Jawa Barat akan menjadi fasilitas produksi VinFast ketiga di dunia. Sebelumnya mereka sudah membuka di negaranya sendiri yaitu Vietnam dan North Carolina, Amerika Serikat.
“Pabrik kami akan berada di daerah Bekasi dan memiliki luas lebih dari 200 hektar. Ground Breaking akan dilakukan tahun ini dan rencananya pabrik ini akan menjadi basis produksi model setir kanan yang akan memenuhi kebutuhan unit di beberapa negara,” jelas Surachman Nugroho, Sales and Network Director VinFast Indonesia kepada KatadataOTO dan beberapa rekan media (5/1) di bilangan Jakarta Selatan.
Bila semua berjalan lancar maka diperkirakan pembangunan rampung pada 2026. Kehadiran pabrik itu diharapkan bisa membuat harga VinFast menjadi lebih kompetitif saat masuk ke Tanah Air.
Terlebih pemerintah telah menjanjikan beragam insentif bagi pabrikan kendaraan listrik yang hendak membangun pabrik di Indonesia. Sehingga wajar bila VinFast tertarik untuk mendirikan fasilitas produksi di Tanah Air.
Pabrik tersebut pun rencananya tidak hanya membuat mobil tetapi juga sepeda motor listrik serta baterai Electric Vehicle. Total kapasitas kendaraan yang bisa diproduksi di sana sekitar 50.000 unit per tahun.
Hasil produksinya tidak hanya akan digunakan untuk kebutuhan domestik tetapi juga ekspor ke beberapa negara. Pasalnya VinFast memang berencana untuk lebih agresif dalam memasarkan produknya.
Sebelumnya diberitakan bahwa VinFast siap melakukan debutnya di Indonesia pada ajang IIMS 2024. Ketika itu mereka akan menampilkan sedikitnya enam model dan sudah menerima pemesanan.
Salah satu unit andalannya di Indonesia adalah VinFast VF5 yang direncanakan memiliki harga di bawah Wuling Air ev meski berukuran lebih besar.
Tercatat mobil tersebut memiliki panjang 3.967mm, lebar 1.723mm dan tinggi 1.578mm. Sementara Wuling Air ev memiliki panjang 2.974 mm, lebar 1505 mm serta tinggi 1631 mm.
Wuling VF5 dilengkapi baterai baterai lithium 37.23 kWh yang digunakan untuk menggerakkan motor listrik bertenaga 100 kW atau setara 134 hp dan torsi 1345 Nm. Dalam kondisi penuh maka mobil bisa bergerak hingga 324 km.
Dengan segala keunggulan tersebut VinFast optimis bisa mendapat respon positif dari masyarakat Indonesia. Terlebih dalam waktu dekat mereka bakal mendirikan delapan diler di Jabodetabek disusul kota-kota besar lain.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Januari 2026, 13:00 WIB
13 Januari 2026, 14:04 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 21:08 WIB
Terkini
16 Januari 2026, 09:00 WIB
Hyundai menjadi sponsor utama dalam kompetisi ASEAN CUP yang diselenggarakan mulai Juni 2026 mendatang
16 Januari 2026, 07:00 WIB
Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin
16 Januari 2026, 06:24 WIB
BYD punya sirkuit all-terrain dengan fasilitas lengkap sebagai tempat pengetesan dan pamer ketangguhan New Energy Vehicle atau NEV
16 Januari 2026, 06:00 WIB
Meski ada libur nasional Isra Miraj hari ini, SIM keliling Bandung hadir guna memenuhi kebutuhan pengedara
15 Januari 2026, 19:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan