Penjualan Mobil Januari 2026 Torehkan Hasil Positif
10 Februari 2026, 08:00 WIB
Guna membantu mencapai target penjualan di 2025, Hyundai klaim berikan sejumlah usulan ke pemerintah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Industri otomotif masih harus menghadapi sejumlah tantangan tahun ini. Namun perlahan angka penjualan ritel (diler ke konsumen) naik di Februari 2025 menjadi 69.872 unit dari sebelumnya 64.029 unit pada Januari.
Hanya saja jika dibandingkan dengan capaian tahun lalu, di periode Februari 2024 penjualan ritel kendaraan roda empat masih lebih tinggi di 70.291 unit.
Untuk itu manufaktur bersama pemerintah perlu mencari cara buat kembali menggairahkan minat konsumen dalam membeli mobil.
PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) sebagai salah satu produsen mengatakan, setiap merek pastinya memiliki strategi sendiri dalam menghadapi lesunya pasar otomotif.
“Ya mungkin (insentif) bisa menarik daya beli masyarakat untuk membeli kendaraan lebih banyak lagi,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID di Jakarta belum lama ini.
Namun menurut Frans, masih ada hal lain bisa dilakukan oleh pemerintah. Misalnya mendukung ekspor kendaraan roda empat.
Usul tersebut, menurutnya sudah disampaikan ke pihak Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).
“Kita lebih mengarahkan ke Gaikindo bahwa kita punya peluang untuk memanfaatkan ekspor seperti halnya Thailand,” kata Frans.
Pihak Hyundai sendiri terus bersiap agar dapat melakukan ekspor produk-produk baru di masa mendatang. Mengingat sepanjang 2025, Hyundai akan memboyong 15 model baru.
Mayoritasnya bakal berstatus CKD (Completely Knocked Down) untuk kebutuhan pasar domestik dan juga ekspor.
“Kita punya fasilitas sudah cukup lengkap, tinggal meramu saja produk apa yang akan kita pakai di Indonesia. Segmennya saya belum bisa sampaikan,” ungkap Frans.
Sejauh ini Frans mengatakan bahwa Hyundai sudah mengekspor kendaraan ke lebih dari 50 negara. Beberapa model yang dikirimkan ke luar negeri adalah Creta dan Stargazer.
Kendaraan Hyundai yang berstatus CKD dirakit di fasilitas milik PT HMMI (Hyundai Motor Manufacturing Indonesia).
Meskipun dia tidak dapat memberikan jumlah pasti unit yang diekspor, diketahui per 2023 angkanya telah mencapai 150 ribu unit.
Sebagai informasi, kapasitas produksi tahunan pabrik Hyundai di Cikarang sekarang adalah 150.000 unit. Namun angka ini masih bisa dimaksimalkan sampai 250.000 unit setiap tahunnya.
Model yang dirakit di sana mencakup Ioniq 5, Santa Fe dan Santa Fe Hybrid, Kona EV, Stargazer, New Creta sampai New Creta N Line.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 08:00 WIB
09 Februari 2026, 11:00 WIB
07 Februari 2026, 14:00 WIB
06 Februari 2026, 15:30 WIB
05 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
10 Februari 2026, 21:00 WIB
Kemenhub terus melakukan sosialisasi seritifkasi untuk bengkel-bengkel modifikasi yang ada di Indonesia
10 Februari 2026, 20:30 WIB
Suzuki Jimny 5 Door yang merupakan pemenang kontes modifikasi berskala nasional tampil memukau di IIMS 2026
10 Februari 2026, 20:00 WIB
SUV PHEV Denza B5 sebatas dipamerkan di BCA Expoversary, namun sejumlah konsumen berniat melakukan pemesanan
10 Februari 2026, 19:01 WIB
Jaecoo J5 EV punya versi hybrid-nya, dibawa ke Indonesia apabila konsumen tertarik dengan model hybrid anyar
10 Februari 2026, 18:30 WIB
Bridgestone Tire Indonesia telah berkoordinasi dengan supplier lokal untuk bisa terus meningkatkan TKDN
10 Februari 2026, 18:00 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Januari 2026 disusul sub merek Chery Group, Jaecoo
10 Februari 2026, 17:46 WIB
Selama IIMS 2026 berlangsung, ada diskon Suzuki S-Presso yang bisa dimannfaatkan para pengunjung pameran
10 Februari 2026, 15:00 WIB
GWM Tank 500 diesel yang baru saja diluncurkan, disebutkan telah mengumpulkan puluhan pemesanan di IIMS 2026