10 Merek Mobil Terlaris September 2026: BYD Berjaya
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
Guna membantu mencapai target penjualan di 2025, Hyundai klaim berikan sejumlah usulan ke pemerintah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Industri otomotif masih harus menghadapi sejumlah tantangan tahun ini. Namun perlahan angka penjualan ritel (diler ke konsumen) naik di Februari 2025 menjadi 69.872 unit dari sebelumnya 64.029 unit pada Januari.
Hanya saja jika dibandingkan dengan capaian tahun lalu, di periode Februari 2024 penjualan ritel kendaraan roda empat masih lebih tinggi di 70.291 unit.
Untuk itu manufaktur bersama pemerintah perlu mencari cara buat kembali menggairahkan minat konsumen dalam membeli mobil.
PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) sebagai salah satu produsen mengatakan, setiap merek pastinya memiliki strategi sendiri dalam menghadapi lesunya pasar otomotif.
“Ya mungkin (insentif) bisa menarik daya beli masyarakat untuk membeli kendaraan lebih banyak lagi,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID di Jakarta belum lama ini.
Namun menurut Frans, masih ada hal lain bisa dilakukan oleh pemerintah. Misalnya mendukung ekspor kendaraan roda empat.
Usul tersebut, menurutnya sudah disampaikan ke pihak Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).
“Kita lebih mengarahkan ke Gaikindo bahwa kita punya peluang untuk memanfaatkan ekspor seperti halnya Thailand,” kata Frans.
Pihak Hyundai sendiri terus bersiap agar dapat melakukan ekspor produk-produk baru di masa mendatang. Mengingat sepanjang 2025, Hyundai akan memboyong 15 model baru.
Mayoritasnya bakal berstatus CKD (Completely Knocked Down) untuk kebutuhan pasar domestik dan juga ekspor.
“Kita punya fasilitas sudah cukup lengkap, tinggal meramu saja produk apa yang akan kita pakai di Indonesia. Segmennya saya belum bisa sampaikan,” ungkap Frans.
Sejauh ini Frans mengatakan bahwa Hyundai sudah mengekspor kendaraan ke lebih dari 50 negara. Beberapa model yang dikirimkan ke luar negeri adalah Creta dan Stargazer.
Kendaraan Hyundai yang berstatus CKD dirakit di fasilitas milik PT HMMI (Hyundai Motor Manufacturing Indonesia).
Meskipun dia tidak dapat memberikan jumlah pasti unit yang diekspor, diketahui per 2023 angkanya telah mencapai 150 ribu unit.
Sebagai informasi, kapasitas produksi tahunan pabrik Hyundai di Cikarang sekarang adalah 150.000 unit. Namun angka ini masih bisa dimaksimalkan sampai 250.000 unit setiap tahunnya.
Model yang dirakit di sana mencakup Ioniq 5, Santa Fe dan Santa Fe Hybrid, Kona EV, Stargazer, New Creta sampai New Creta N Line.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
08 Oktober 2026, 17:31 WIB
07 Oktober 2026, 19:46 WIB
23 September 2026, 09:00 WIB
21 September 2026, 19:00 WIB
Terkini
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi
14 Oktober 2026, 07:00 WIB
Aion UT Urban mengisi celah kosong tipe Standard dan Premium, jadi sesusai kebutuhan konsumen di Indonesia