Tren Mobil Listrik Bekas Masih Lama Terjadi

Tren mobil listrik bekas masih lama terjadi karena jumlah penjualan model barunya belum terjadi peningkatan signifikan

Tren Mobil Listrik Bekas Masih Lama Terjadi
Adi Hidayat

TRENOTO – Meski belakangan mobil listrik bekas marak ditampilkan dibeberapa platform jual beli, rupanya jumlahnya dianggap masih terlalu kecil. Hal ini disampaikan oleh Agung Iskandar, Director Classified and New Business OLX Autos Indonesia siang hari tadi.

Menurutnya, tren mobil listrik di Indonesia baru terjadi 6 bulan hingga 1 tahun belakangan. Padahal di pasar kendaraan bekas selalu terjadi penundaan tren bila dibandingkan baru.

“Sekarang kendaraan listrik memang mulai meningkat penjualannya tapi kalau diamati, jumlahnya masih relatif kecil. Dan di mobil bekas biasanya ada penundaan tren karena rata-rata orang memakai selama 3 tahun sementara peningkatan segmen ini baru terjadi 1 tahun terakhir,” ungkapnya.

Photo : Trenoto

Oleh karena itu, Ia memperkirakan tren mobil listrik bekas masih lama terjadi. Itu pun baru dapat terjadi bila penjualannya di Indonesia stabil mengalami peningkatan.

Kondisi tersebut menurutnya wajar dan telah terjadi di seluruh dunia termasuk Eropa yang Ia nilai lebih baik dibanding Indonesia. Tren mobil listrik di benua biru dinilai lebih cepat namun di segmen kendaraan bekas jumlahnya masih sangat sedikit.

“Segmen ini paling banyak itu di Eropa namun trennya sama dengan Indonesia karena peningkatannya juga masih baru. Akibatnya penjualan mobil listrik bekas pun jumlahnya masih sedikit,” tambahnya.

Sedikitnya jumlah mobil listrik bekas pun menyebabkan dirinya sulit menentukan resale value dari kendaraan tersebut. Pasar yang belum terbentuk secara matang menjadi salah satu penyebabnya.

Photo : Trenoto

“Pilihannya masih sedikit jadi semua masih tanda tanya. Tapi tinggal tunggu waktu karena semakin banyak mobil baru yang terjual, cepat atau lambat akan jadi bekas dan semua akan terlihat dengan jelas,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan kami, di OLX Autos terdapat beberapa pilihan mobil listrik bekas yang dijual dengan beragam kondisi. Umumnya pilihan tersebut bermerk Hyundai baik itu Kona maupun Ioniq buatan 2020 dan 2021 serta memiliki variasi harga mulai dari Rp529 juta hingga Rp625 jutaan.

Harga tersebut tentunya terbilang menarik untuk masyarakat karena selisihnya cukup jauh dengan harga baru. Terlebih baterai kendaraan juga masih mendapatkan garansi dari pihak APM karena usianya di bawah 8 tahun.


Terkini

komunitas
Motul

Motul Dukung Mozia MotoFest 2026 dan Rangkul Komunitas

Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia