Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel
01 April 2026, 15:00 WIB
Harga mobil listrik bekas belum stabil dan cenderung anjlok, OLXmobbi ungkap alasan di balik fenomena itu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik mulai banyak digunakan khususnya memasuki 2025. Berbagai manufaktur semakin gencar memboyong model baru buat konsumen.
Naiknya populasi mobil listrik membuat penyedia kendaraan seken perlu bersiap. Pasalnya menemukan Electric Vehicle (EV) bekas bukan lagi jadi hal sulit.
Tetapi ada keluhan dari sejumlah orang yakni harga mobil listrik bekas yang cenderung anjlok atau turun jauh dari harga beli awal.
Menurut OLXmobbi sebagai salah satu platform jual beli mobil bekas, ada beberapa faktor yang jadi penyebab.
“Pengguna atau pemilik mobil di Indonesia umumnya memakai mobil antara tiga sampai lima tahun. Mobil listrik launching (di Indonesia) belum lama, tiga tahun yang lalu modelnya masih sangat terbatas,” kata Agung Iskandar, Direktur OLXmobbi di sela GIIAS 2025, Jumat (25/07).
Menurut Agung, rata-rata pemilik mobil di Indonesia memakai mobil dalam jangka waktu tiga sampai lima tahun sebelum mengganti unit baru.
Sedangkan mobil listrik di Indonesia umurnya belum terbilang lama. Baru belakangan ini semakin banyak variasi model berkat kehadiran sejumlah manufaktur asal Cina.
Melihat kondisi tersebut, Agung menegaskan mobil listrik yang masuk ke pasar mobil bekas populasinya masih sangat sedikit.
“Battery Electric Vehicle (BEV) paling hanya 0,5 persen sampai 0,7 persen dari total leasing mobil bekas yang ada di Indonesia dan umumnya hanya di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya. Di luar itu masih kecil,” kata Agung.
Jika bicara soal kendaraan ramah lingkungan, Agung mengungkapkan populasi mobil hybrid di pasar kendaraan seken terbilang lebih banyak.
Sedikitnya jumlah kendaraan listrik di pasar mobil bekas disebut menjadi salah satu alasan masyarakat masih enggan mempertimbangkan BEV seken.
“Mereka bilang harganya itu belum terbentuk pasti. Tren saat ini (pabrikan) sangat cepat meluncurkan terutama EV model baru, kualitas lebih baik dan harganya semakin murah,” tegas Agung.
Dia menyimpulkan masih terlalu dini untuk melihat penyebab utama harga mobil listrik bekas masih tidak menentu.
Namun ada peluang banderolnya semakin stabil seiring berjalannya waktu dan populasi serta harga mobil lisrik semakin merata.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 15:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026