Komponen Termahal di Mobil Listrik yang Sering Bermasalah
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Pihak Toyota mengklaim bakal melakukan kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengembangan baterai Veloz Hybrid
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Lini kendaraan hibrida Toyota seperti Kijang Innova Zenix menggunakan baterai rakitan lokal yang sebagian besar komponennya diimpor.
Namun khusus produk terbaru mereka yakni Veloz Hybrid, pihak Toyota mengungkapkan bakal menggandeng pihak ketiga dalam pengembangan baterai.
“Di masa mendatang, kita punya kerja sama untuk pembuatan baterai,” kata Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) saat ditemui di Jakarta, Senin (25/08).
Meskipun dia tidak membeberkan secara gamblang, besar peluang baterai yang dimaksud merupakan hasil kerja sama strategis dengan produsen Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL).
Pada 2023 lalu, perwakilan Toyota mengkonfirmasi bahwa mereka akan gandeng CATL membangun industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.
Kolaborasi antara CATL dengan pabrikan Jepang bukanlah hal baru. Produsen asal Cina tersebut diketahui juga menyuplai baterai ke merek seperti Honda dan Nissan.
Bertempat di Karawang, fasilitas produksi CATL di dalam negeri sudah diresmikan oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada Juni 2025 dan ditargetkan rampung tahun depan.
Tidak hanya untuk mobil elektrifikasi dalam negeri, pabrik CATL berkapasitas 15 GWh itu juga ditargetkan menyuplai kebutuhan pasar global.
Jika Toyota Veloz Hybrid diproduksi di Karawang dan menggunakan baterai dari CATL, maka harga jual akhirnya berpeluang ditekan dan semakin kompetitif.
Tetap Nandi masih menutup rapat informasi soal kisaran harga Toyota Veloz Hybrid apabila meluncur nantinya.
“Harga urusannya distributor. Kita ikut distributor,” kata dia.
Bicara soal perbedaan dari model terdahulu, Veloz Hybrid disebut bakal menawarkan efisiensi penggunaan bahan bakar yang jadi pembeda utama dari varian konvensionalnya.
“Efisiensinya lebih baik, kira-kira mirip atau sama seperti Yaris Cross,” kata Nandi.
Sebagai informasi, Toyota Veloz Hybrid bakal diluncurkan tahun depan mengisi segmen Multi Purpose Vehicle (MPV).
Berdasarkan keterangan tenaga penjual, kemungkinan harganya ada di kisaran Rp 300 jutaan ke atas, menjadi alternatif Innova Zenix Hybrid.
Konsumen bahkan disebut sudah bisa mulai ikut inden apabila berminat melakukan pembelian Veloz Hybrid, cukup menyiapkan uang sebesar Rp 5 jutaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Juli 2026, 22:00 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
19 Mei 2026, 13:29 WIB
28 April 2026, 13:31 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
Terkini
26 Juli 2026, 16:28 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia
24 Juli 2026, 23:00 WIB
SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda
24 Juli 2026, 21:00 WIB
Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran