GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
Pihak Toyota mengklaim bakal melakukan kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengembangan baterai Veloz Hybrid
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Lini kendaraan hibrida Toyota seperti Kijang Innova Zenix menggunakan baterai rakitan lokal yang sebagian besar komponennya diimpor.
Namun khusus produk terbaru mereka yakni Veloz Hybrid, pihak Toyota mengungkapkan bakal menggandeng pihak ketiga dalam pengembangan baterai.
“Di masa mendatang, kita punya kerja sama untuk pembuatan baterai,” kata Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) saat ditemui di Jakarta, Senin (25/08).
Meskipun dia tidak membeberkan secara gamblang, besar peluang baterai yang dimaksud merupakan hasil kerja sama strategis dengan produsen Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL).
Pada 2023 lalu, perwakilan Toyota mengkonfirmasi bahwa mereka akan gandeng CATL membangun industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.
Kolaborasi antara CATL dengan pabrikan Jepang bukanlah hal baru. Produsen asal Cina tersebut diketahui juga menyuplai baterai ke merek seperti Honda dan Nissan.
Bertempat di Karawang, fasilitas produksi CATL di dalam negeri sudah diresmikan oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada Juni 2025 dan ditargetkan rampung tahun depan.
Tidak hanya untuk mobil elektrifikasi dalam negeri, pabrik CATL berkapasitas 15 GWh itu juga ditargetkan menyuplai kebutuhan pasar global.
Jika Toyota Veloz Hybrid diproduksi di Karawang dan menggunakan baterai dari CATL, maka harga jual akhirnya berpeluang ditekan dan semakin kompetitif.
Tetap Nandi masih menutup rapat informasi soal kisaran harga Toyota Veloz Hybrid apabila meluncur nantinya.
“Harga urusannya distributor. Kita ikut distributor,” kata dia.
Bicara soal perbedaan dari model terdahulu, Veloz Hybrid disebut bakal menawarkan efisiensi penggunaan bahan bakar yang jadi pembeda utama dari varian konvensionalnya.
“Efisiensinya lebih baik, kira-kira mirip atau sama seperti Yaris Cross,” kata Nandi.
Sebagai informasi, Toyota Veloz Hybrid bakal diluncurkan tahun depan mengisi segmen Multi Purpose Vehicle (MPV).
Berdasarkan keterangan tenaga penjual, kemungkinan harganya ada di kisaran Rp 300 jutaan ke atas, menjadi alternatif Innova Zenix Hybrid.
Konsumen bahkan disebut sudah bisa mulai ikut inden apabila berminat melakukan pembelian Veloz Hybrid, cukup menyiapkan uang sebesar Rp 5 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
29 September 2026, 14:39 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
Terkini
29 Oktober 2026, 21:16 WIB
AiMOGA RObotics terus kembangkan teknologi AI untuk bisa memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat
29 Oktober 2026, 15:00 WIB
Mazda untuk pertama kalinya hadir meramaikan GIIAS Makassar 2026, bawa produk andalannya yakni SUV CX-5
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
PEVS 2026 menawarkan banyak berbagai program menarik untuk menstimulus masyarakat beralih ke mobil listrik
29 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara
29 Oktober 2026, 09:00 WIB
Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda
29 Oktober 2026, 07:00 WIB
Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia
28 Oktober 2026, 23:44 WIB
Kia Puri resmi dibuka, hasil kerjasama dengan PT Sinar Inti Harapan dan akan terus bertambah di kemudian hari
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi