Mobil Hybrid Toyota Disebut Alami Kenaikan Minat
19 Mei 2026, 13:29 WIB
Pihak Toyota mengklaim bakal melakukan kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengembangan baterai Veloz Hybrid
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Lini kendaraan hibrida Toyota seperti Kijang Innova Zenix menggunakan baterai rakitan lokal yang sebagian besar komponennya diimpor.
Namun khusus produk terbaru mereka yakni Veloz Hybrid, pihak Toyota mengungkapkan bakal menggandeng pihak ketiga dalam pengembangan baterai.
“Di masa mendatang, kita punya kerja sama untuk pembuatan baterai,” kata Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) saat ditemui di Jakarta, Senin (25/08).
Meskipun dia tidak membeberkan secara gamblang, besar peluang baterai yang dimaksud merupakan hasil kerja sama strategis dengan produsen Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL).
Pada 2023 lalu, perwakilan Toyota mengkonfirmasi bahwa mereka akan gandeng CATL membangun industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.
Kolaborasi antara CATL dengan pabrikan Jepang bukanlah hal baru. Produsen asal Cina tersebut diketahui juga menyuplai baterai ke merek seperti Honda dan Nissan.
Bertempat di Karawang, fasilitas produksi CATL di dalam negeri sudah diresmikan oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada Juni 2025 dan ditargetkan rampung tahun depan.
Tidak hanya untuk mobil elektrifikasi dalam negeri, pabrik CATL berkapasitas 15 GWh itu juga ditargetkan menyuplai kebutuhan pasar global.
Jika Toyota Veloz Hybrid diproduksi di Karawang dan menggunakan baterai dari CATL, maka harga jual akhirnya berpeluang ditekan dan semakin kompetitif.
Tetap Nandi masih menutup rapat informasi soal kisaran harga Toyota Veloz Hybrid apabila meluncur nantinya.
“Harga urusannya distributor. Kita ikut distributor,” kata dia.
Bicara soal perbedaan dari model terdahulu, Veloz Hybrid disebut bakal menawarkan efisiensi penggunaan bahan bakar yang jadi pembeda utama dari varian konvensionalnya.
“Efisiensinya lebih baik, kira-kira mirip atau sama seperti Yaris Cross,” kata Nandi.
Sebagai informasi, Toyota Veloz Hybrid bakal diluncurkan tahun depan mengisi segmen Multi Purpose Vehicle (MPV).
Berdasarkan keterangan tenaga penjual, kemungkinan harganya ada di kisaran Rp 300 jutaan ke atas, menjadi alternatif Innova Zenix Hybrid.
Konsumen bahkan disebut sudah bisa mulai ikut inden apabila berminat melakukan pembelian Veloz Hybrid, cukup menyiapkan uang sebesar Rp 5 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Mei 2026, 13:29 WIB
28 April 2026, 13:31 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
20 April 2026, 21:19 WIB
16 April 2026, 07:56 WIB
Terkini
08 Juni 2026, 06:00 WIB
Pada hari ini, SIM keliling Bandung dapat ditemui di dua tempat berbeda dan sudah beroperasi sejak pagi
08 Juni 2026, 06:00 WIB
Mobil dengan pelat nomor berakhiran genap hari ini wajib waspada saat melintas karena ada Ganjil Genap Jakarta
07 Juni 2026, 20:47 WIB
Motul menawarkan pelumas terbaru untuk motor 2Tak yang mengalami pembaruan mengikuti standar produk global
07 Juni 2026, 20:14 WIB
Marc Marquez menunjukan kebangkitannya dengan meraih kemenangan di MotoGP Hungaria 2026 pada akhir pekan ini
07 Juni 2026, 18:48 WIB
Omoda 9 PHEV diyakini segera masuk Indonesia dalam waktu dekat, berikut adalah bocoran spesifikasinya
07 Juni 2026, 12:15 WIB
Wuling Eksion PHEV diajak melintasi berbagai macam medan jalan tanpa mengalami kesulitan dan ramah di kantong
06 Juni 2026, 20:34 WIB
Marc Marquez finish dengan memukau di Sprint Race MotoGP Hungaria 2026, naik podium bersama Pedro Acosta
06 Juni 2026, 19:00 WIB
Ranggy menjelaskan bahwa Jetour T2 i-DM akan dipasarkan kepada konsumen di Tanah Air pada semester kedua 2026