Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Stasiun pengisian mobil hidrogen milik Toyota di Karawang memiliki tekanan 700 bar, pertama di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia) meresmikan stasiun pengisian hidrogen atau Hydrogen Refueling Station di Karawang, Selasa (11/2).
Stasiun pengisian ini nantinya dapat digunakan untuk mobil hidrogen dan kendaraan maupun alat industri lain seperti forklift maupun truk yang menggunakan bahan bakar hidrogen.
“Pembangunan ini merupakan representasi komitmen Toyota Indonesia mendukung pemerintah dalam transisi energi,” kata Nandi Juliyanto, Presiden Direktur PT TMMIN di Karawang, Selasa.
Saat ini dia mengungkapkan bahwa stasiun pengisian tersebut bakal dipakai buat menunjang operasional Mirai, bertahap menunggu Toyota memproduksi hidrogennya sendiri di masa mendatang.
Perlu diketahui sebelumnya stasiun pengisian hidrogen di Indonesia punya tekanan 350 bar. Kali ini fasilitas Toyota bertekanan 700 bar, pertama di dalam negeri.
Hanya saja jika bicara soal kendaraannya, pihak Toyota menegaskan masih dalam tahap studi sebelum matang memperkenalkan salah satu produk mereka yakni Mirai.
Mendukung hal tersebut, Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) juga akan mulai menyebar stasiun pengisian hidrogen di beberapa titik termasuk area Jakarta.
Tujuannya adalah sebagai sarana edukasi dan perkenalan kepada masyarakat soal alternatif kendaraan ramah lingkungan di luar BEV (Battery Electric Vehicle) maupun HEV (Hybrid Electric Vehicle).
“Target prioritas itu di enam titik tadi untuk edukasi dulu. Mengapa harus ada di Senayan, yang milik PLN itu buat edukasi dan mengenalkan bahwa hidrogen itu aman dan bisa digunakan di berbagai kendaraan,” kata Eniya Listiani Dewi, Dirjen EBTKE Kementerian ESDM dalam kesempatan sama.
Sebagai informasi hidrogen hanyalah satu dari sekian alternatif energi ramah lingkungan. Toyota secara bertahap telah memperkenalkan beberapa lini produknya sebagai bentuk komitmen multi pathway.
Sehingga tak hanya fokus pada mobil listrik, tetapi juga kendaraan lain yang dapat menghasilkan emisi lebih rendah serta efisien penggunaan bahan bakar.
Contoh nyatanya adalah flexy engine, konfigurasi mesin mobil Toyota yang telah dioptimalkan buat meminum bahan bakar alternatif seperti bioetanol.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 12:00 WIB
10 Februari 2026, 08:00 WIB
06 Februari 2026, 20:59 WIB
06 Februari 2026, 09:21 WIB
05 Februari 2026, 17:40 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 22:48 WIB
Mitsubishi Xforce edisi Anniversary meluncur di IIMS 2026 dengan penambahan fitur eksterior dan eksterior
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD terus berinovasi untuk menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam perkembangan teknologi dan otomotif
13 Februari 2026, 19:22 WIB
BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional
13 Februari 2026, 17:55 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
13 Februari 2026, 17:54 WIB
Berbagai model BYD dihadirkan memenuhi kebutuhan konsumen, mobilitas area kota sampai perjalanan jarak jauh
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Setelah terima banyak pemesanan dari Australia, Denza B5 siap dijual di Indonesia. Berikut salah satu daya tariknya yaitu off-road
13 Februari 2026, 16:47 WIB
BYD hadirkan berbagai lini produk lintas segmen untuk konsumen Indonesia dari hatchback, sedan sampai SUV