Mobil Hybrid Toyota Disebut Alami Kenaikan Minat
19 Mei 2026, 13:29 WIB
Toyota minta mobil hybrid dapat insentif dari pemerintah seperti kendaraan listrik karena ramah lingkungan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Saat ini pemerintah sangat fokus untuk mengembangkan mobil listrik di Indonesia. Salah satunya adalah dengan memberikan insentif agar masyarakat semakin mudah mendapatkan kendaraan tersebut.
Semakin banyak masyarakat menggunakan kendaraan listrik, maka diharapkan polusi udara di Indonesia semakin ditekan. Tetapi rupanya ada beberapa perbedaan pendapat seperti Toyota yang minta mobil hybrid dapat insentif karena juga sudah ramah lingkungan.
Hal ini disampaikan Anton Jimmi Suwandi selaku Marketing Director PT Toyota Astra Motor di Malang beberapa waktu lalu. Karena menurutnya kendaraan elektrifikasi tak hanya sebatas mobil listrik.
“Kita perlu melihat bahwa kendaraan elektrifikasi bervariasi tak cuma ada di mobil listrik tetapi juga ada plug in Hybrid dan Hybrid. Tidak ada salahnya mempelajari lagi apa yang bisa diberikan, tak melulu insentif tetapi kebutuhan lain untuk membantu meningkatkan animo masyarakat,” ungkapnya (04/07).
Menurutnya pemerintah juga harus melihat potensi mobil hybrid. Pasalnya saat ini baik Toyota Kijang Innova Zenix maupun Yaris Cross, varian hybrid sudah mendominasi pasar.
“Sekarang saja sudah terlihat permintaan hybrid sangat tinggi, lantas kenapa tidak memasukkan harga yang Rp300 jutaan? Karena semakin di bawah (harganya) perlu dukungan dan ini bukan himbauan ke pemerintah pusat ya tetapi juga ke daerah, tidak hanya Toyota tetapi semua produk,” tegasnya.
Dukungan yang diberikan pun menurutnya ada banyak mulai dari pengurangan pajak hingga bebas ganjil genap. Dengan demikian maka harapannya kendaraan elektrifikasi di Indonesia bisa lebih cepat perkembangannya.
“Sekali lagi ini bukan untuk Toyota saya tetapi semua produk ramah lingkungan. Karena merek-merek lain saya dengar juga akan meluncurkan, jadi harus dapat dukungan,” tegasnya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa pemerintah memang tengah memanjakan kendaraan listrik untuk bisa berkembang cepat di Tanah Air. Namun aturan yang diberikan memang cukup ketat sehingga hanya segelintir pabrikan bisa menikmatinya.
Beberapa pabrikan pun bahkan lebih memilih menghadirkan mobil hybrid. Pasalnya teknologi tersebut dianggap bisa menjembatani antara kendaraan konvesional dengan listrik sehingga lebih mudah diterima masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Mei 2026, 13:29 WIB
18 Mei 2026, 19:17 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 18:45 WIB
Terkini
22 Mei 2026, 07:00 WIB
Motor listrik VinFast sudah bisa dipesan oleh konsumen di Indonesia, tersedia dengan opsi sewa baterai
22 Mei 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih beroperasi normal di lima lokasi berbeda mulai pukul 08.00 WIB
22 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang hadirkan untuk memudahkan mengurus dokumen berkendara
22 Mei 2026, 06:00 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 22 Mei 2026 kembali beroperasi untuk bisa memecah kebuntuan lalu lintas
21 Mei 2026, 19:21 WIB
Gencar elektrifikasi, Volvo luncurkan produk di kelas yang sama dengan BMW iX tetapi berkonfigurasi 7-seater
21 Mei 2026, 07:00 WIB
Salah satu konsumen Kalista yang merasakan dampak positif dari penggunaan truk listrik adalah Evershine Group
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia untuk perpanjangan masa berlaku SIM hari ini, simak informasinya
21 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi masyarakat jangan sampai terlambat mendatangi