Toyota Minta Mobil Hybrid Dapat Insentif

Toyota minta mobil hybrid dapat insentif dari pemerintah seperti kendaraan listrik karena ramah lingkungan

Toyota Minta Mobil Hybrid Dapat Insentif

TRENOTO – Saat ini pemerintah sangat fokus untuk mengembangkan mobil listrik di Indonesia. Salah satunya adalah dengan memberikan insentif agar masyarakat semakin mudah mendapatkan kendaraan tersebut.

Semakin banyak masyarakat menggunakan kendaraan listrik, maka diharapkan polusi udara di Indonesia semakin ditekan. Tetapi rupanya ada beberapa perbedaan pendapat seperti Toyota yang minta mobil hybrid dapat insentif karena juga sudah ramah lingkungan.

Hal ini disampaikan Anton Jimmi Suwandi selaku Marketing Director PT Toyota Astra Motor di Malang beberapa waktu lalu. Karena menurutnya kendaraan elektrifikasi tak hanya sebatas mobil listrik.

Inden Innova Zenix Hybrid
Photo : Toyota

“Kita perlu melihat bahwa kendaraan elektrifikasi bervariasi tak cuma ada di mobil listrik tetapi juga ada plug in Hybrid dan Hybrid. Tidak ada salahnya mempelajari lagi apa yang bisa diberikan, tak melulu insentif tetapi kebutuhan lain untuk membantu meningkatkan animo masyarakat,” ungkapnya (04/07).

Menurutnya pemerintah juga harus melihat potensi mobil hybrid. Pasalnya saat ini baik Toyota Kijang Innova Zenix maupun Yaris Cross, varian hybrid sudah mendominasi pasar.

Baca Juga : Pemesanan Toyota Yaris Cross Tembus 1.000 Unit, Produksi Dikebut

“Sekarang saja sudah terlihat permintaan hybrid sangat tinggi, lantas kenapa tidak memasukkan harga yang Rp300 jutaan? Karena semakin di bawah (harganya) perlu dukungan dan ini bukan himbauan ke pemerintah pusat ya tetapi juga ke daerah, tidak hanya Toyota tetapi semua produk,” tegasnya.

Dukungan yang diberikan pun menurutnya ada banyak mulai dari pengurangan pajak hingga bebas ganjil genap. Dengan demikian maka harapannya kendaraan elektrifikasi di Indonesia bisa lebih cepat perkembangannya.

“Sekali lagi ini bukan untuk Toyota saya tetapi semua produk ramah lingkungan. Karena merek-merek lain saya dengar juga akan meluncurkan, jadi harus dapat dukungan,” tegasnya.

Test drive Toyota Yaris Cross Hybrid
Photo : TrenOto

Tidak bisa dipungkiri bahwa pemerintah memang tengah memanjakan kendaraan listrik untuk bisa berkembang cepat di Tanah Air. Namun aturan yang diberikan memang cukup ketat sehingga hanya segelintir pabrikan bisa menikmatinya.

Beberapa pabrikan pun bahkan lebih memilih menghadirkan mobil hybrid. Pasalnya teknologi tersebut dianggap bisa menjembatani antara kendaraan konvesional dengan listrik sehingga lebih mudah diterima masyarakat.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026

mobil
VinFast

VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi

VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan

modifikasi
Yamaha Xmax

Modifikasi Yamaha Xmax Hedon, Biayanya Senilai Dua Innova Zenix

Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru

motor
Motor listrik

Pasar Motor Listrik 2025 Anjlok, Subsidi Jadi Biang Kerok

Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen

mobil
Baterai lithium

Permintaan Baterai Lithium Mobil Listrik Bakal Merosot di 2026

Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun

mobil
Mobil yang Disuntik Mati

4 Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Tahun Ini, Ada Baleno

Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya

mobil
Insentif Otomotif

Insentif Otomotif Disarankan Fokus Pada Mobil Dengan TKDN Tinggi

Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang