GAC Siapkan 5 Produk Baru di 2026, Tidak Cuma EV
18 Februari 2026, 12:00 WIB
Toyota minta mobil hybrid dapat insentif dari pemerintah seperti kendaraan listrik karena ramah lingkungan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Saat ini pemerintah sangat fokus untuk mengembangkan mobil listrik di Indonesia. Salah satunya adalah dengan memberikan insentif agar masyarakat semakin mudah mendapatkan kendaraan tersebut.
Semakin banyak masyarakat menggunakan kendaraan listrik, maka diharapkan polusi udara di Indonesia semakin ditekan. Tetapi rupanya ada beberapa perbedaan pendapat seperti Toyota yang minta mobil hybrid dapat insentif karena juga sudah ramah lingkungan.
Hal ini disampaikan Anton Jimmi Suwandi selaku Marketing Director PT Toyota Astra Motor di Malang beberapa waktu lalu. Karena menurutnya kendaraan elektrifikasi tak hanya sebatas mobil listrik.
“Kita perlu melihat bahwa kendaraan elektrifikasi bervariasi tak cuma ada di mobil listrik tetapi juga ada plug in Hybrid dan Hybrid. Tidak ada salahnya mempelajari lagi apa yang bisa diberikan, tak melulu insentif tetapi kebutuhan lain untuk membantu meningkatkan animo masyarakat,” ungkapnya (04/07).
Menurutnya pemerintah juga harus melihat potensi mobil hybrid. Pasalnya saat ini baik Toyota Kijang Innova Zenix maupun Yaris Cross, varian hybrid sudah mendominasi pasar.
“Sekarang saja sudah terlihat permintaan hybrid sangat tinggi, lantas kenapa tidak memasukkan harga yang Rp300 jutaan? Karena semakin di bawah (harganya) perlu dukungan dan ini bukan himbauan ke pemerintah pusat ya tetapi juga ke daerah, tidak hanya Toyota tetapi semua produk,” tegasnya.
Dukungan yang diberikan pun menurutnya ada banyak mulai dari pengurangan pajak hingga bebas ganjil genap. Dengan demikian maka harapannya kendaraan elektrifikasi di Indonesia bisa lebih cepat perkembangannya.
“Sekali lagi ini bukan untuk Toyota saya tetapi semua produk ramah lingkungan. Karena merek-merek lain saya dengar juga akan meluncurkan, jadi harus dapat dukungan,” tegasnya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa pemerintah memang tengah memanjakan kendaraan listrik untuk bisa berkembang cepat di Tanah Air. Namun aturan yang diberikan memang cukup ketat sehingga hanya segelintir pabrikan bisa menikmatinya.
Beberapa pabrikan pun bahkan lebih memilih menghadirkan mobil hybrid. Pasalnya teknologi tersebut dianggap bisa menjembatani antara kendaraan konvesional dengan listrik sehingga lebih mudah diterima masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Februari 2026, 12:00 WIB
17 Februari 2026, 12:00 WIB
16 Februari 2026, 20:29 WIB
16 Februari 2026, 11:00 WIB
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
18 Februari 2026, 15:00 WIB
GAC Aion mencatatkan penurunan penjualan retail di Januari 2026, jeblok 55 persen dibandingkan Desember 2025
18 Februari 2026, 14:00 WIB
Kehadiran sub merek premium Hyundai, Genesis semakin dekat ke pasar Indonesia, tawarkan empat model baru
18 Februari 2026, 13:00 WIB
Motor bebek bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi ke rumah saudara saat Lebaran 2026
18 Februari 2026, 12:00 WIB
GAC siapkan setidaknya lima model baru untuk diluncurkan di Indonesia dan tidak terpaku pada mobil listrik
18 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil pikap di Januari 2026 mengalami penurunan dibanding Januari 2025 dengan jumlah cukup besar
18 Februari 2026, 10:00 WIB
Toyota memastikan penjualan Innova Reborn diesel masih akan dilanjutkan tahun ini, peminatnya banyak
18 Februari 2026, 09:00 WIB
Tidak adanya insentif mobil listrik CBU, akan mendorong masyarakat beralih ke produk-produk di segmen LCGC
18 Februari 2026, 08:00 WIB
Konsumen daerah mulai tertarik dengan kehadiran mobil listrik, BYD ungkap beberapa alasan di baliknya