Pemesanan Toyota Yaris Cross Tembus 1.000 Unit, Produksi Dikebut

Pemesanan Toyota Yaris Cross tembus 1.000 unit dan produksinya terus dikebut hindari inden terlalu lama

Pemesanan Toyota Yaris Cross Tembus 1.000 Unit, Produksi Dikebut
Adi Hidayat

TRENOTO – Meski baru diluncurkan, pemesanan Toyota Yaris Cross berhasil mencatatkan hasil positif. Tak tanggung-tanggung, dalam dua minggu penjualannya sudah lebih dari 1.000 unit atau sekitar setengah dari total penjualan.

Bila respon positif terus berlanjut maka bukan tidak mungkin target penjualan bisa tercapai dengan mudah. Hal ini disampaikan Jimmi Suwandy, Marketing Director Toyota di Malang.

“Toyota Yaris Cross dalam dua minggu pertama telah mendapatkan SPK sebesar 1.044 unit. Dari jumlah tersebut, 78 persen diantaranya adalah hybrid,” ungkapnya (04/07).

Photo : TrenOto

Dari jumlah tersebut, Anton mengakui bahwa permintaan masih dikuasai oleh kota-kota besar. Situasi ini dinilai normal karena mobil baru diluncurkan sehingga belum tersebar secara merata.

“Tapi kalau inden saya rasa tidak lama ya karena kami sudah melakukan persiapan lebih matang dibandinglkan Zenix. Jadi produksinya di bulan ini dan bila animonya terus berlanjut maka akan diteruskan di bulan depan,” ungkapnya.

Saat ini kapasitas produksi untuk Toyota Yaris Cross Hybrid per bulan dapat mencapai 1.500 hingga 1.800. Dengan demikan waktu tunggu mobil tersebut diperkirakan tidak akan lebih dari satu bulan.

Selain untuk memenuhi pasar domestik, Toyota Yaris Cross Hybrid juga diproduksi untuk keperluan pasar internasional. Tak tanggung-tanggung, mobil tersebut akan dikirim ke 25 negara dan ditargetkan bisa diekspor sebanyak 22.000 unit.

Baca juga : Nikuba Milik Aryanto Misel Dilirik Ferrari Hingga Lamborghini

Toyota Yaris Cross hybrid pertama kali meluncur di Indonesia pada pertengahan Juni 2023 dan diyakini bisa menjadi pilihan baru kendaraan elektrifikasi masyarakat Indonesia. Terlebih mobil ini hadir dengan tampilan galak berkat gril berwarna hitam yang disematkan.

Sementara di dalam kabin, Toyota telah melapisi dasbor menggunakan panel soft touch sehingga memberi kesan mewah. Toyota juga telah menambahkan ambient lights dengan 14 warna yang cukup menarik.

Photo : TrenOto

Namun keunggulan utama dari Toyota Yaris Cross Hybrid adalah teknologinya. Mesin berkapasitas 1.500 cc empat silinder segaris VVT-I yang disematkan mampu menghasilkan tenaga sebesar 91 hp dan torsi 121 Nm.

Performa tersebut masih ditambahkan motor listrik bertenaga 80.2 hp serta torsi 141 Nm. Meski memiliki performa tinggi tetapi konsumsi bahan bakarnya diklaim tetap optimal karena dayanya dibantu baterai lithium-ion berkapasitas 4.2 kWh.


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan