Toyota Hilux Rangga, Kendaraan Komersial yang Manjakan Pengusaha

Toyota Hilux Rangga hadir dengan beragam pilihan yang bisa memanjakan pengusaha dalam menjalankan bisnis

Toyota Hilux Rangga, Kendaraan Komersial yang Manjakan Pengusaha
Adi Hidayat

KatadataOTO – Keran pemesanan Toyota Hilux Rangga telah resmi dibuka meski harga jual kendaraan belum resmi diumumkan. Keputusan itu diumumkan perusahaan asal Jepang tersebut pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024.

Mobil yang masuk ke dalam segmen komersial itu digadang-gadang bakal menjadi pilihan alternatif menarik. Pasalnya saat ini Toyota memang belum memiliki pilihan kendaraan untuk pasar tersebut.

Walau belum diluncurkan secara resmi tetapi diyakini spesifikasinya tidak akan berbeda jauh dibandingkan Hilux Champ yang sudah diluncurkan di Thailand.

Mobil ini memiliki dimensi panjang 5.300 mm, lebar 1.785 mm, tinggi 1.735 mm dan wheelbase 3.085 mm. Untuk berat kosongnya adalah  2.790 kg serta memiliki radius putar sejauh 5,4 m.

Toyota Hilux Rangga
Photo : KatadataOTO

Berbeda dengan Thailand yang hanya mampu mengangkut barang seberat 1 ton, di Indonesia mobil sudah dibuat agar lebih kuat. Pasalnya Toyota mengklaim mobil bisa membawa hingga 1,2 ton dan performa masih tetap optimal.

Berbeda dengan kebanyakan kendaraan komersial, Toyota menghadirkan dua pilihan mesin untuk pelanggan. Hal ini tentu menjadi nilai lebih di mata para pengusaha di Indonesia.

Pilihan pertama adalah mesin bensin 1TR-FE berkapasitas 2.000 cc yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 136 hp dan torsi 182 Nm.

Sementara untuk opsi berikutnya adalah mesin diesel 2.400 cc 2GD-FTV yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 147 hp dan torsi 400 Nm.

Toyota juga mebawarkan dua transmisi yaitu manual lima percepatan atau otomatis enam percepatan. Dengan demikian pelanggan bisa menyesuaikan kebutuhan para pengemudinya.

Selain mesin dan transmisi, Toyota juga sangat memperhatikan sistem kaki-kaki. Suspensi depan mobil sudah menggunakan tipe double wishbone sementara di belakang memakai leaf speing sehingga bisa dipakai di semua medan jalan.

Toyota Hilux Rangga
Photo : Istimewa

Toyota Hilux Rangga pun terkesan ingin memberi standar baru terhadap sektor keselamatan di kendaraan niaga. Hal ini terlihat dari banyaknya fitur yang disematkan mulai dari Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake-force Distribution (EBD), airbag, side impact beams serta front impact beams.

Guna memberi kenyamanan pada pengemudi, tersedia beberapa fitur tambahan seperti AC, Power Steering hingga sistem audio dengan konektivitas USB serta Bluetooth.


Terkini

mobil
Mobil listrik Changan

Kata Changan soal Penundaan Insentif EV: Jangan Terlalu Berharap

Changan tak mengandalkan insentif mobil listrik untuk dongkrak penjualan, tetapi tetap ingin ada kepastian

otosport
MotoGP Jerman 2026

Bezzecchi Bertekad Bangkit di MotoGP Jerman 2026, Tantang Marquez

Setelah tanpa kemenangan pada tiga balapan lalu, Marco Bezzecchi ingin tampil maksimal di MotoGP Jerman 2026

mobil
Mobil listrik Cina

Penjualan Mobil Cina Anjlok 13 Persen, Insentif Jadi Biang Kerok

Pada semester satu 2026, penjualan mobil Cina mengalami gejolak sehingga menggalami penurunan cukup besar

mobil
Bocoran Spesifikasi Xpeng GX, Range Rover versi Cina

Bocoran Spesifikasi Xpeng GX, Range Rover versi Cina

Xpeng GX menjadi salah satu kandidat SUV premium REEV yang bakal masuk pasar Indonesia di masa mendatang

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 08 Juli 2026, Ada Jobfair di Kuningan

SIstem Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah kota DKI untuk menurunkan tingkat kemacetan

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi dan Biaya SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 8 Juli 2026

Layanan SIM keliling Jakarta bermaksud mempermudah masyarakat dalam memperpanjang SIM, simak persyaratannya

news
SIM Keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Beroperasi 8 Juli 2026, Catat Lokasinya

SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi terbaik buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara

mobil
LiDAR

LiDAR Dinilai Belum Relevan untuk Jalanan di Indonesia

Leapmotor menilai ada beberapa faktor yang membuat LiDAR belum optimal dan cocok di jalanan Indonesia