Serbuan REEV ke Indonesia Dimulai, Alternatif Baru Mobil Listrik
11 Juli 2026, 09:00 WIB
Leapmotor menilai ada beberapa faktor yang membuat LiDAR belum optimal dan cocok di jalanan Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pabrikan mobil asal Cina tampaknya mulai berminat menyematkan sensor Light Detection and Ranging atau LiDAR, pada mobil yang mereka hadirkan di Indonesia.
Perlu diketahui, teknologi LiDAR menjadi pelengkap keselamatan Advanced Driver Assistance System (ADAS) pada mobil.
Belum lama ini terlihat salah satu model dari Chery Group yang diyakini merupakan Luxeed R7 dites jalan di Bekasi, Jawa Barat.
Luxeed R7 tampak memiliki komponen sensor LiDAR, ditempatkan di bagian depan atas mobil.
Berbagai model mobil Cina lain seperti dari Leapmotor sejatinya juga dilengkapi LiDAR. Namun tidak semua negara kebagian unit dengan teknologi itu, seperti Indonesia.
“Setelah kita studi dengan prinsipal dan kita melihat di market ASEAN juga mereka tidak pakai LiDAR,” kata Samuel Christian Wowor, Brand Head Leapmotor Indonesia di Bandung beberapa waktu lalu.
LiDAR menjadi salah satu fitur yang dihilangkan dari mobil listrik B10. Leapmotor B10 baru akan meluncur di ajang GIIAS 2026.
Menanggapi hal ini, perwakilan Leapmotor Indonesia menilai ada beberapa pertimbangan yang akhirnya membuat LiDAR tidak tersedia di B10 versi Tanah Air.
“LiDAR itu butuh tidak hanya teknologi mobilnya, tetapi misalnya jalanan dan marka. Itu semua harus mendukung,” kata Tan Kim Piauw, CEO Indomobil National Distributor dalam kesempatan sama.
Area jalan dengan marka jalan dan rambu-rambu belum merata di seluruh wilayah Indonesia.
Padahal, LiDAR disebut bergantung pada faktor-faktor tersebut agar bisa bekerja secara optimal.
Sementara di Indonesia, masih banyak ruas jalan tidak dilengkapi marka jalan ataupun rambu lalu lintas.
Mengingat ada jenis LiDAR yang dapat membaca bentuk bahkan makna rambu-rambu lalu lintas.
“Struktur jalan di Indonesia saat ini memang belum terlalu supporting (untuk LiDAR),” ucap Tan.
Terlepas dari kendala tersebut, beberapa sub merek dari Chery Group justru memberikan sinyal kehadiran LiDAR untuk lini kendaraan mereka di dalam negeri.
Seperti pada Luxeed R7 saat beberapa kali tertangkap kamera tengah dites jalan. Terbarunya di area Bekasi, wilayah yang marka jalannya belum merata di semua ruas.
Tidak menutup kemungkinan pabrikan melakukan penyesuaian sistem LiDAR buat pasar Indonesia.
Selain itu, Jaecoo juga mengumumkan kehadiran ‘teknologi baru’ yang masuk ke dalam ranah Intelligent Driving. Teknologi tersebut bakal dipamerkan di GIIAS 2026 jelang akhir Juli mendatang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 09:00 WIB
09 Juli 2026, 11:00 WIB
08 Juli 2026, 09:00 WIB
06 Juli 2026, 21:00 WIB
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Terkini
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih dipertahankan untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota pada jam-jam sibuk
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi lengkap dan persyaratannya
14 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
13 Juli 2026, 21:00 WIB
Honda Super One menjadi mobil listrik baru yang mencoba peruntungan di era elektrifikasi di pasar Indonesia
13 Juli 2026, 20:41 WIB
Persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 memanas usai Ogura tampil kompetitif selama beberapa seri
13 Juli 2026, 18:43 WIB
Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GIIAS 2026 dibuka untuk publik mulai 30 Juli sampai 9 Agustus 2026
13 Juli 2026, 13:00 WIB
Wuling Aira ev menjadi lini elektrifikasi pelengkap Air ev, incar konsumen dengan mobilitas di area perkotaan
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Para masyarakat memanfaatkan fitur V2L pada mobil listrik dan hybrid mereka sebagai sumber energi saat banjir