Harga Hyundai Ioniq 5 Bekas Jeblok, Ini Kata Asosiasi

AMBI menilai ada satu faktor penting yang membuat harga Hyundai Ioniq 5 bekas mengalami depresiasi tajam

Harga Hyundai Ioniq 5 Bekas Jeblok, Ini Kata Asosiasi
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Asosiasi Mobil Bekas Indonesia atau AMBI mengungkapkan ada beberapa model mobil listrik bekas mengalami depresiasi cukup tajam.

Seperti Hyundai Ioniq 5. Perlu diketahui, model ini sebelumnya merupakan salah satu model mobil listrik yang sudah dirakit lokal dan memperoleh insentif PPN dari pemerintah.

Berkat pemberian insentif, harga Hyundai Ioniq 5 bisa dibuat lebih kompetitif. Namun seiring berjalannya waktu dengan ditundanya subsidi mobil listrik, sejumlah diler memberikan diskon besar-besaran.

Meskipun di satu sisi menguntungkan konsumen, AMBI menilai ini merupakan faktor yang berperan penting membuat harga Hyundai Ioniq 5 bekas depresiasinya tajam,

Hyundai Ioniq 5 bekas
Photo: OLX Autos

“(Depresiasi Hyundai Ioniq 5) bisa 50 persen dari mobil baru,” kata Ricky Prawiro, Sekretaris Jenderal AMBI saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.

Lebih lanjut dia menjelaskan, awalnya harga Hyundai Ioniq 5 dipatok Rp 700 juta sampai Rp 800 jutaan.

Kemudian beragam diskon diberikan dalam jumlah besar. Hasilnya ketika dijual kembali, unit bekasnya menjadi jauh lebih murah lagi.

Meskipun begitu, Ricky mengungkapkan Hyundai Ioniq 5 bekas masih cukup diminati konsumen khususnya di wilayah Jakarta.

Tantangan Penjualan Mobil Listrik Bekas

Model mobil listrik di Indonesia kian beragam dengan harga yang semakin kompetitif.

Artinya harga jual kembalinya sulit dipertahankan. Kemudian, Electric Vehicle (EV) bekas belum bisa menjangkau pelanggan di luar kota besar.

Tidak meratanya infrastruktur pengisian daya menjadi faktor utama yang diperhatikan oleh para konsumen.

Ditambah lagi kekhawatiran terhadap tingkat kesehatan baterai pada mobil listrik bekas.

Oleh karena itu, sejauh ini pembeli mobil listrik mayoritasnya masih berasal dari Jakarta.

Banyak keuntungan ditawarkan di samping efisiensi biaya operasional. Mobil listrik di Ibu Kota terbebas dari regulasi ganjil genap.

Diskon Hyundai Ioniq 5 di GJAW 2025, Tembus Rp 200 Juta
Photo: Hyundai

“Mobil listrik kan irit kalau macet. Mungkin di kota-kota besar itu berpengaruh ya,” kata Ricky.

Bahkan Ricky membeberkan, mobil listrik bekas di Jakarta cukup cepat laku. Beberapa unit bahkan terjual dalam kurun waktu setidaknya satu minggu setelah masuk showroom.

“Cepat (terjualnya) karena mobil listrik bekas masih sedikit, sedangkan peminatnya banyak. Apalagi di Jakarta, karena ada ganjil genap,” ungkap dia


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E