Analisa AMBI: Mobil Listrik Bekas Cepat Laku di Jakarta
05 Juli 2026, 13:33 WIB
AMBI menilai ada satu faktor penting yang membuat harga Hyundai Ioniq 5 bekas mengalami depresiasi tajam
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Asosiasi Mobil Bekas Indonesia atau AMBI mengungkapkan ada beberapa model mobil listrik bekas mengalami depresiasi cukup tajam.
Seperti Hyundai Ioniq 5. Perlu diketahui, model ini sebelumnya merupakan salah satu model mobil listrik yang sudah dirakit lokal dan memperoleh insentif PPN dari pemerintah.
Berkat pemberian insentif, harga Hyundai Ioniq 5 bisa dibuat lebih kompetitif. Namun seiring berjalannya waktu dengan ditundanya subsidi mobil listrik, sejumlah diler memberikan diskon besar-besaran.
Meskipun di satu sisi menguntungkan konsumen, AMBI menilai ini merupakan faktor yang berperan penting membuat harga Hyundai Ioniq 5 bekas depresiasinya tajam,
“(Depresiasi Hyundai Ioniq 5) bisa 50 persen dari mobil baru,” kata Ricky Prawiro, Sekretaris Jenderal AMBI saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.
Lebih lanjut dia menjelaskan, awalnya harga Hyundai Ioniq 5 dipatok Rp 700 juta sampai Rp 800 jutaan.
Kemudian beragam diskon diberikan dalam jumlah besar. Hasilnya ketika dijual kembali, unit bekasnya menjadi jauh lebih murah lagi.
Meskipun begitu, Ricky mengungkapkan Hyundai Ioniq 5 bekas masih cukup diminati konsumen khususnya di wilayah Jakarta.
Model mobil listrik di Indonesia kian beragam dengan harga yang semakin kompetitif.
Artinya harga jual kembalinya sulit dipertahankan. Kemudian, Electric Vehicle (EV) bekas belum bisa menjangkau pelanggan di luar kota besar.
Tidak meratanya infrastruktur pengisian daya menjadi faktor utama yang diperhatikan oleh para konsumen.
Ditambah lagi kekhawatiran terhadap tingkat kesehatan baterai pada mobil listrik bekas.
Oleh karena itu, sejauh ini pembeli mobil listrik mayoritasnya masih berasal dari Jakarta.
Banyak keuntungan ditawarkan di samping efisiensi biaya operasional. Mobil listrik di Ibu Kota terbebas dari regulasi ganjil genap.
“Mobil listrik kan irit kalau macet. Mungkin di kota-kota besar itu berpengaruh ya,” kata Ricky.
Bahkan Ricky membeberkan, mobil listrik bekas di Jakarta cukup cepat laku. Beberapa unit bahkan terjual dalam kurun waktu setidaknya satu minggu setelah masuk showroom.
“Cepat (terjualnya) karena mobil listrik bekas masih sedikit, sedangkan peminatnya banyak. Apalagi di Jakarta, karena ada ganjil genap,” ungkap dia
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Juli 2026, 13:33 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
06 Maret 2026, 08:11 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
05 September 2025, 09:00 WIB
Terkini
06 Juli 2026, 06:25 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta kembali dibuka hari ini 6 Juli 2026, berikut lokasi dan persyaratannya
06 Juli 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung kembali beroperasi melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
06 Juli 2026, 06:00 WIB
Hari ini aturan ganjil genap Jakarta kembali berlaku untuk bisa mengurangi tingkat kemacetan parah di Ibu Kota
05 Juli 2026, 19:42 WIB
Untuk harga khusus pembelian MG S5 EV dengan banderol Rp 333,9 juta diperpanjang hingga 30 September 2026
05 Juli 2026, 16:57 WIB
Ofero Carria 1 hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi di kesehariannya
05 Juli 2026, 13:33 WIB
Asosiasi Mobil Bekas Indonesia atau AMBI mengungkapkan alasan mobil listrik bekas cepat terjual di Ibu kota
05 Juli 2026, 07:28 WIB
Tingkat Komponen Dalam Negeri mobil listrik Xpeng X9 dan G6 teranyar bakal di atas 40 persen di masa mendatang
04 Juli 2026, 21:00 WIB
AHM memberikan sejumlah penyegaran pada Honda Monkey, meliputi sejumlah opsi kelir dan motif jok baru