Toyota Hilux Rangga Dipercaya Tidak Pengaruhi Suzuki Carry

Kehadiran Toyota Hilux Rangga dipercaya tidak akan banyak pengaruhi penjualan Suzuki Carry di Indonesia

Toyota Hilux Rangga Dipercaya Tidak Pengaruhi Suzuki Carry
Adi Hidayat

KatadataOTO – Hari ini Toyota Hilux Rangga akan diluncurkan dan siap menjadi salah satu pilihan baru di segmen komersial. Mobil tersebut digadang-gadang hadir dengan beragam keunggulan untuk memenuhi kebutuhan pebisnis di Tanah Air.

Namun kehadiran mobil tersebut rupanya tidak terlalu diambil pusing oleh Suzuki yang penjualannya ditopang oleh kendaraan komersial. Pasalnya Toyota Hilux Rangga dinilai hadir di segmen berbeda dengan Suzuki Carry.

“Kami mengganggap Suzuki Carry berada di kelas yang berbeda yaitu kendaraan niaga ringan dan ringkas. Masing-masing produk memiliki pasarnya sendiri,” ungkap Harold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales pada KatadataOTO.

Ia justru melihat bahwa kehadiran Toyota Hilux Rangga bisa memberi lebih banyak pilihan pada calon pelanggan. Sehingga bukan tidak mungkin segmen kendaraan niaga dapat bergerak positif di tengah tekanan pasar otomotif.

Toyota Hilux Rangga
Photo : KatadataOTO

Meski demikian pihaknya tetap melakukan beberapa strategi khusus untuk memastikan Suzuki Carry tetap diterima masyarakat.

“Secara berkala kami melakukan pertemuan dengan para pelaku bisnis yang menggunakan Suzuki Carry untuk mendengarkan masukan serta menjaga loyalitas. Kami juga menawarkan beragam promo menarik sehingga memudahkan para pelanggan,” tambahnya kemudian.

Perlu diketahui bahwa Whole Sales Suzuki Carry di September 2024 telah mencapai 2.210 unit. Angka itu sedikit lebih kecil dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 2.293 unit.

Total Whole Sales Suzuki Carry periode Januari hingga September 2024 adalah sebesar 22.091 unit. Angka itu terbilang besar mengingat total pengiriman kendaraan mereka dari pabrik ke diler sebanyak 48.991 unit.

Berkat ini maka Suzuki berhak duduk di posisi kelima pabrikan terbesar di Indonesia. Pencapaian itu tentunya merupakan hasil luar biasa mengingat kondisi pasar otomotif masih dalam tekanan.

Suzuki Carry di GIICOMVEC 2024
Photo : KatadataOTO

Perlu diketahui bahwa Suzuki Carry telah dibekali mesin K15B berkapasitas 1.500 cc. Jantung pacu itu sama seperti yang dipakai Ertiga namun dayanya sudah disesuaikan agar sesuai kebutuhan pebisnis Tanah Air.

Berdasarkan data yang disampaikan, performa dari mesin tersebut adalah 95,6 hp pada 5.600 rpm. Sedangkan torsi puncak mencapai 135 Nm di 4.400 rpm.


Terkini

news
Impor Pikap

DPR RI Kecam Impor Pikap dari India untuk Koperasi Merah Putih

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menilai impor pikap akan berdampak buruk bagi industri otomotif di dalam negeri

news
IIMS 2026

IIMS 2026 Diklaim Bukukan Transaksi Rp 8,7 Triliun, Naik Tipis

Menurut data yang dihimpun, total transaksi di IIMS 2026 hanya naik sekitar Rp 700 miliar dari tahun lalu

modifikasi
Suzuki

Inspirasi Modifikasi dari Pemenang Jimny Custom Contest

Suzuki Jimny modifikasi hadir di IIMS 2026 sebagai bahan referensi maupun inspirasi modifikasi para pengunjung

news
Mobil pikap

Tak Perlu Impor, Menperin Sebut Indonesia Bisa Buat Pikap Mandiri

Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun

mobil
Gaikindo Tanggapi Impor Truk Pikap yang Tembus Ratusan Ribu Unit

Gaikindo Tanggapi Impor Truk Pikap yang Tembus Ratusan Ribu Unit

Impor truk pikap tahun ini tembus 105.000 unit, Gaikindo tegaskan industri dalam negeri masih mampu menyuplai

mobil
Impor Pikap

Indonesia Resmi Impor 105.000 Unit Pikap dari India

Ada 35.000 pikap dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors diimpor secara utuh ke Indonesia

motor
Motor Baru

Pasar Motor Baru ASEAN Tembus 15 Juta Unit, Indonesia Mendominasi

Indonesia mampu berkontribusi cukup besar dalam pasar motor baru ASEAN, menyumbang sekitar 6,4 juta unit

motor
pemudik motor

Menhub Diminta Batasi Pemudik dengan Motor saat Lebaran 2026

DPR RI meminta Menhub untuk membuat kebijakan pelarangan mudik menggunakan sepeda motor di Lebaran 2026