Toyota Fortuner 2010 Bekas, Tampil Gagah Modal Cuma Rp185 juta

Toyota Fortuner 2010 bekas dijual dengan harga kompetitif untuk pelanggan yang ingin tampil gagah namun budget terbatas

Toyota Fortuner 2010 Bekas, Tampil Gagah Modal Cuma Rp185 juta

TRENOTO – Sejak pertama kali diluncurkan Toyota Fortuner telah dikenal sebagai salah satu Sport Utility Vehicle (SUV) dengan desain gagah. Namun harga yang ditawarkan saat ini terbilang cukup tinggi, mulai dari Rp545.3 juta.

Padahal bila melihat situs jual beli, maka ada Toyota Fortuner bekas dengan harga jauh lebih murah yaitu Rp185 juta. Itu artinya mobil dihargai lebih murah dibandingkan Honda Brio Satya E CVT yang kini dibanderol Rp186.4 juta.

Model tersebut adalah Toyota Fortuner 2010 bekas tipe G bensin yang menggunakan mesin berkapasitas 2.700 cc. Tak hanya dijual dengan harga sangat kompetitif, pelanggan juga bisa melakukan negosiasi harga bila datang langsung ke diler.

Photo : OLX Autos

Sejumlah paket kredit juga sudah disiapkan oleh diler untuk pelanggan. Salah satu yang paling menarik adalah TDP Rp49 juta dengan angsuran Rp5.03 juta sebanyak 47 bulan termasuk asuransi TLO.

Bila ingin cicilan yang lebih ringan maka ada paket TDP Rp57.5 juta. Berkat paket tersebut maka pelanggan cukup membayar cicilan sebesar 4.6 juta sebanyak 47 bulan sudah termasuk asuransi kombinasi.

Meski sudah berusia sekitar 12 tahun, mobil ini diklaim masih dalam keadaan yang baik dan siap untuk langsung digunakan. Bahkan ban kendaraan disebut masih 90 persen sehingga tidak perlu melakukan penggantian.

Diler juga memastikan bahwa mobil bukanlah bekas tabrakan berat maupun banjir. Jaminan tersebut diperkuat garansi uang kembali bila ternyata diketahui kondisinya berbanding terbalik.

Yang menarik adalah mesin disebut masih standar dan kondisinya kering tanpa ada kebocoran baik oli maupun cairan lain.

Photo : OLX Autos

Perlu diingat dalam melakukan pembelian mobil bekas, inspeksi secara detail harus dilakukan. Pastikan bahwa kondisi mobil memang sesuai janji dari pedagang.

Selain melakukannya sendiri, meminta teknisi berpengalaman juga bisa membantu pemeriksaan agar lebih optimal. Bila masih ragu maka tidak ada salahnya untuk membawanya ke bengkel resmi terdekat.

Membawa ke bengkel resmi tentunya sangat menguntungkan karena di sana terdapat peralatan lengkap serta teknisi terlatih. Diharapkan melalui langkah tersebut kondisi kendaraan bisa terlihat secara pasti sehingga menguntungkan untuk semua pihak.


Terkini

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi

news
Arus balik Lebaran 2025

Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada