Prediksi Mobil Baru Toyota, bZ4X Versi 7-Seater
28 Januari 2026, 20:00 WIB
Banyak permintaan dari kalangan pemerintahan dan selebriti, sehingga Toyota bZ4X inden sampai tahun depan.
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik Toyota bZ4X menjadi salah satu bagian lini kendaraan listrik milik Toyota yang banyak diminati konsumen. Jumlah permintaannya ternyata melebihi ekspektasi.
Toyota Indonesia dikatakan hanya mendapatkan alokasi unit mobil listrik tersebut sebanyak 50 unit hingga akhir tahun. Namun kuotanya tidak sebanding dengan jumlah pemesanan karena telah mencapai 1.300 unit dalam waktu 1 bulan.
Anton Jimmy Suwandi selaku Marketing Director Toyota Astra Motor (TAM) memaparkan bahwa permintaan di sejumlah wilayah terbilang besar termasuk Indonesia. Toyota juga mendapatkan respon yang positif dari konsumen Amerika dan Eropa.
“Kita sudah sampaikan juga informasi dari Jepang tidak hanya di Indonesia, Thailand juga demandnya besar, Eropa, Amerika juga. Tapi pastinya mereka cukup kaget pertama bahwa Indonesia ternyata demand-nya tinggi sekali, di atas dugaan mereka,” ucap Anton di Jakarta, Kamis (8/12).
Menghadapi hal tersebut maka Toyota harus bersiap menyesuaikan produksi sehingga unitnya bisa segera sampai ke pembeli. Namun untuk diketahui dalam hal ini pihak Toyota berkoordinasi dengan TMC (Toyota Motor Corporation) di Jepang.
“Bukan dengan TMMIN, tapi dengan TMC karena ini produksi dari Jepang,” lanjut Anton.
Bicara soal kemungkinan lama inden, Ia memaparkan bahwa unit tahun depan diprediksi akan mulai datang bulan Februari dan seterusnya. Setelah itu pihaknya tengah bernegosiasi untuk mendapatkan unit lebih banyak secepatnya.
Untuk kuota Februari sendiri, Anton mengatakan jumlah unitnya masih dibicarakan alias belum ada gambaran pasti. Namun ia menegaskan 1.300 pemesan bZ4X telah diinformasikan.
“Kita sampaikan apa adanya. Bahwa memang Februari onward baru kita akan supply. Dan kalau kita bicara 1.300 unit ini, baru bisa kita jawab kira-kira di akhir Desember,” ucap Anton.
Anton melanjutkan bahwa konsumen mengerti terhadap kondisi tersebut yang menyebabkan waktu inden menjadi lama. Kemudian ia mengatakan ini menjadi perhatian karena jumlah permintaan bZ4X melampaui dugaan Toyota. Permintaannya juga banyak datang dari para petinggi negara.
“Banyak demand datang dari VVIP dari pemerintah, bahkan ada selebriti, loyal customer, fleet customer. Jadi kita harus take care dengan baik juga,” ucap Anton.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Januari 2026, 20:00 WIB
06 Januari 2026, 10:00 WIB
02 Januari 2026, 12:00 WIB
20 Desember 2025, 16:38 WIB
23 November 2025, 07:47 WIB
Terkini
29 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air
29 April 2026, 11:00 WIB
Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi
29 April 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen
29 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi
29 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku yang diharapkan mampu mengurai kemacetan terutama di jam sibuk