Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Toyota bakal tingkatkan produksi kendaraan di China hingga 2030 dan mengejar ketertinggalan dari pabrikan lokal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota tidak ingin menyerah dari pabrikan China dalam memproduksi kendaraan di negeri Tirai Bambu. Perusahaan tersebut bahkan siap meningkatkan jumlah produksinya menjadi 2,5 juta kendaran per tahun pada 2030.
Keputusan ini dinilai sangat strategis karena menunjukkan ambisi perusahaan dalam merebut kembali pasar yang mulai direbut pabrikan lokal khususnya BYD. Untuk mencapainya Toyota pun dikabarkan bakal melakukan banyak cara.
Salah satunya adalah melakukan perombakan dari sisi penjualan dan produksi. Para eksekutif lokal bakal diberi kesempatan lebih luas dalam melakukan pengembangan agar sesuai kebutuhan pasar.
Cita-cita ini tentunya sangat menarik karena beberapa pabrikan asing mulai mundur dari persaingan di negeri Tirai Bambu.
Dilansir dari Reuters, saat ini rekor kendaraan yang diproduksi oleh Toyota di China adalah 1,84 juta unit. Angka tersebut mereka capai pada 2022.
Sementara di 2023, Toyota mengalami penurunan produksi menjadi cuma 1,75 juta unit. Angka tersebut jauh lebih rendah bila dibandingkan BYD membuat 3 juta unit.
Toyota pun dikabarkan sudah memberikan informasi para pemasok tentang rencana peningkatan tersebut. Harapannya memberi keyakinan terhadap para pembuat suku cadang tentang komitmen mereka di China.
Mereka pun nantinya akan lebih memaksinalkan perusahaan Joint Venture yang sudah berjalan. Sehingga diharapkan rencana memproduksi 2,5 juta kendaraan di China pada akhir dekade bisa tercapai.
Tidak bisa dipungkiri bahwa China merupakan pasar otomotif terbesar di dunia. Tidak mengherankan bila banyak pabrikan dunia yang ingin meraih catatan positif di negeri Tirai Bambu.
Pada oktober 2024 saja, mereka telah menjual 2,28 juta kendaraan. Catatan tersebut adalah rekor tertinggi dalam 10 bulan terakhir.
Dari jumlah itu, penjualan New Energy Vehicle (NEV) berhasil mencapai lebih dari 1 juta unit. Hal ini karena pemerintah memberikan subisi cukup besar agar masyarakat menukar kendaraan berusia tua ke mobil listrik.
Diperkirakan pada akhir 2024, penjualan mobil listrik bakal mengalami peningkatan sebesar 5 persen dibandingkan pencapaian tahun lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Terkini
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal