Toyota Bakal Lakukan Efisiensi Imbas Kenaikan PPN

Toyota bakal lakukan efisiensi imbas kenaikan PPN menjadi 12 persen yang berdampak pada peningkatan biaya produksi

Toyota Bakal Lakukan Efisiensi Imbas Kenaikan PPN
Adi Hidayat

KatadataOTO – PT Toyota Motor Manufacturing (TMMIN) bakal melakukan efisiensi imbas kenaikan kenaikan PPN menjadi 12 persen. Langkah ini harus diambil agar perusahaan bisa tetap beroperasi optimal di tengah tantangan industri otomotif.

Pasalnya kenaikan pajak dipercaya bakal membuat biaya produksi mengalami peningkatan dibanding sebelumnya.

“Tidak ada jalan lain, kami harus tingkatkan efisiensi dan mentransformasi perusahaan menjadi Mobility Company,” ungkap Bob Azam, Wakil Direktur TMMIN pada KatadataOTO pagi hari tadi (20/11).

Ia pun menjelaskan bahwa kenaikan PPN menjadi 12 persen sangat berpengaruh buat pabrikan. Pasalnya harga komponen bakal naik dan meningkatkan biaya produksi kendaraan.

Biaya produksi mobil Toyota
Photo : TMMIN

“Otomotif adalah industri yang Supply Chainnya panjang karena sampai kepada tier 2 dan 3. Jadi kalau ada kenaikan PPN sebesar 1 persen maka peningkatan biayanya bisa lebih dari 3 hingga 5 persen,” tambahnya.

Situasi tersebut tentu berpotensi memberi dampak berupa kenaikan harga mobil di pasar retail.

“Hal ini tentu dapat mempengaruhi harga jual kendaraan. Pabrikan harus berpikir ulang untuk mengubah harga yang bakal diberikan kepada konsumen,” tegas Bob Azam.

Toyota Berharap Kenaikan PPN Ditunda

Ia pun berharap agar pemerintah melakukan studi lagi sebelum memutuskan meningkatkan PPN menjadi 12 persen. Menurutnya pajak yang terlalu tinggi berpotensi membuat ekonomi terpukul dan pendapatan negara menjadi lebih rendah.

Dirinya justru berharap pemerintah memberikan insentif pajak agar industri otomotif bisa membaik. Dengan demikian maka pendapatan negara justru akan lebih baik ketimbang menaikkan pajak.

Karena menurutnya insentif bukan menurunkan pendapatan tapi justru mendorong kenaikan penjualan kendaraan. 

“Berkaca pada pengalaman saat pandemi Covid 19 selesai, pemerintah memberi relaksasi PPnBM dan penjualan langsung naik lalu Tax Revenue pun meningkat,” tegasnya kemudian.

Toyota ingin mobilnya dijadikan kendaraan dinas
Photo : Toyota Astra Motor

Sebelumnya diberitakan bahwa saat ini penjualan mobil di Indonesia mengalami tekanan cukup besar. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor pun melakukan revisi target penjualan menjadi hanya 850.000 unit hingga akhir tahun nanti.

Namun target tersebut bakal kembali menyentuh angka 1 jutaan di 2025. Tapi adanya kenaikan PPN diperkirakan bakal membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya.


Terkini

motor
Motor baru

Wholesales Motor Baru Juni 2026 Merangkak Naik, Tembus 3,1 Juta

Menurut data dari laman resmi AISI, wholesales motor baru di Juni 2026 menyentuh angka 515 ribuan unit

otosport
MotoGP Jerman 2026

Link Live Streaming MotoGP Jerman 2026: Kans Marquez Begitu Besar

Marc Marquez menjadi salah satu rider yang diunggulkan untuk menjadi pemenang pada MotoGP Jerman 2026

news
SIM Keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Beroperasi Sejak Pagi Hari Ini, 10 Juli 2026

Jangan sampai salah mendatangi lokasi SIM keliling Bandung, karena setiap hari tempatnya berbeda-beda

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend Hari Ini, 10 Juli 2026

Jangan sampai terlambat, SIM keliling Jakarta dibuka di lokasi yang lebih terbatas setiap akhir pekan

mobil
Deepal S07

Changan Deepal S07, eSUV Tuk Memenuhi Kebutuhan Keluarga Masa Kini

SUV praktis, efisien dan memiliki teknologi tinggi seperti Deepal S07 banyak dicari keluarga modern di RI

motor
Honda Rebel 1100

Harga dan Spesifikasi Honda Rebel 1100, Kini Ada Warna Baru

PT AHM baru-baru ini menghadirkan pilihan warna baru untuk Honda Rebel 1100, harga mulai Rp 400 jutaan

mobil
VinFast VF 2

VinFast VF 2 Ramaikan Pasar EV Mungil, Pesaing Baru Wuling Air ev

Mobil listrik VinFast VF 2 hadir meramaikan persaingan pasar EV mungil, harga mulai dari Rp 120 jutaan

motor
Honda WN7

Motor Listrik Sport Honda WN7 Mulai Dijual, Harga Rp 304 Jutaan

Honda melengkapi lini elektrifikasinya dengan kehadiran WN7, motor listrik versi produksi dari EV Fun Concept