Pasar Mobil Hybrid Juli 2026 di Indonesia: PHEV dan HEV Kompak Turun
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Toyota akui tantangan di kuartal kedua 2024 akan beragam dan harus dihadapi seluruh pabrikan kendaraan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota akui tantangan di kuartal kedua 2024 akan beragam khususnya di sektor industri otomotif. Situasi tersebut tentu kurang menguntungkan mengingat pada kuartal I pun pasar Indonesia cenderung lesu.
Bahkan Toyota sebagai pemimpin pasar otomotif di Indonesia mengalami penurunan. Sepanjang Januari hingga Maret 2024 mereka hanya menjual sebanyak 72.970 unit atau terkoreksi dari periode serupa tahun lalu sebesar 80.813 unit.
“Di kuartal I market mengalami koreksi akibat berbagai faktor seperti pemilu yang biasanya mempengaruhi permintaan. Toyota cukup bersyukur meski ditengah kondisi seperti ini kami bisa mempertahankan market share di angka 30,5 persen untuk wholesales dan retail sales 31.6 persen,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor pada KatadataOTO (22/04).
Namun kondisi tersebut belum selesai pasalnya Kuartal II dinilai masih memiliki beragam tantangan. Salah satunya adalah banyaknya jumlah libur panjang di April dan Mei.
“Menghadapi kuartal II tantangannya beragam baik dari nasional maupun global. Terlebih di Mei banyak libur panjang yang berarti hari efektif penjualan berkurang,” tambahnya.
Namun dirinya mengaku akan memantau situasi dan kondisi pasar. Beragam langkah telah disiapkan agar penjualan bisa bertahan.
“Kami di Toyota terus melakukan observasi sekaligus berkoordinasi dengan manufaktur, diler dan value chain kami. Sehingga jika ada perkembangan situasi kita bisa cepat beradaptasi untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan,” tambahnya.
Salah satu cara yang sekarang mereka lakukan adalah mempertahankan harga meski nilai rupiah terhadap dolar semakin tertekan. Saat berita ini dibuat, US$ 1 setara dengan Rp 16.235.
Tak hanya itu mereka juga baru meluncurkan Toyota Rush yang kini menggunakan gril baru berkelir hitam glossy. Hal senada pun bisa ditemukan pada bagian kasia spion dan handle pintu.
Sementara di buritan ada garnis berkelir hitam glossy. Warna serupa juga bisa ditemukan pada spoiler maupun bumper belakang.
Dengan segala perubahannya, Toyota Rush dijual mulai Rp 284,4 juta hingga Rp 310,4 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026