Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
30 April 2026, 15:00 WIB
Toyota akui tantangan di kuartal kedua 2024 akan beragam dan harus dihadapi seluruh pabrikan kendaraan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota akui tantangan di kuartal kedua 2024 akan beragam khususnya di sektor industri otomotif. Situasi tersebut tentu kurang menguntungkan mengingat pada kuartal I pun pasar Indonesia cenderung lesu.
Bahkan Toyota sebagai pemimpin pasar otomotif di Indonesia mengalami penurunan. Sepanjang Januari hingga Maret 2024 mereka hanya menjual sebanyak 72.970 unit atau terkoreksi dari periode serupa tahun lalu sebesar 80.813 unit.
“Di kuartal I market mengalami koreksi akibat berbagai faktor seperti pemilu yang biasanya mempengaruhi permintaan. Toyota cukup bersyukur meski ditengah kondisi seperti ini kami bisa mempertahankan market share di angka 30,5 persen untuk wholesales dan retail sales 31.6 persen,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor pada KatadataOTO (22/04).
Namun kondisi tersebut belum selesai pasalnya Kuartal II dinilai masih memiliki beragam tantangan. Salah satunya adalah banyaknya jumlah libur panjang di April dan Mei.
“Menghadapi kuartal II tantangannya beragam baik dari nasional maupun global. Terlebih di Mei banyak libur panjang yang berarti hari efektif penjualan berkurang,” tambahnya.
Namun dirinya mengaku akan memantau situasi dan kondisi pasar. Beragam langkah telah disiapkan agar penjualan bisa bertahan.
“Kami di Toyota terus melakukan observasi sekaligus berkoordinasi dengan manufaktur, diler dan value chain kami. Sehingga jika ada perkembangan situasi kita bisa cepat beradaptasi untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan,” tambahnya.
Salah satu cara yang sekarang mereka lakukan adalah mempertahankan harga meski nilai rupiah terhadap dolar semakin tertekan. Saat berita ini dibuat, US$ 1 setara dengan Rp 16.235.
Tak hanya itu mereka juga baru meluncurkan Toyota Rush yang kini menggunakan gril baru berkelir hitam glossy. Hal senada pun bisa ditemukan pada bagian kasia spion dan handle pintu.
Sementara di buritan ada garnis berkelir hitam glossy. Warna serupa juga bisa ditemukan pada spoiler maupun bumper belakang.
Dengan segala perubahannya, Toyota Rush dijual mulai Rp 284,4 juta hingga Rp 310,4 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 April 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 07:00 WIB
20 April 2026, 21:19 WIB
Terkini
02 Mei 2026, 07:00 WIB
Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran memberikan pengaruh besar bagi para Motul salah satunya
01 Mei 2026, 16:20 WIB
Para buruh di Indonesia mendapatkan kado pada Mayday 2026, sebab harga BBM di seluruh SPBU tidak naik
01 Mei 2026, 16:17 WIB
Concept97 bakal diluncurkan sebagai Freelander 8, bakal tersedia dalam opsi EV maupun hybrid model PHEV
01 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda pada Jumat (01/05)
30 April 2026, 19:00 WIB
Pameran modifikasi The Elite Showcase 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang pada 9-10 Mei mendatang
30 April 2026, 17:00 WIB
Chery OMODA C5 hadir dengan menawarkan kenyamanan lebih dan diharapkan bisa menggantikan E5 di masa mendatang
30 April 2026, 15:00 WIB
Demi menguasai pasar otomotif di seluruh dunia, pendiri Chery mengaku telah menyiapkan strategi 'double T'
30 April 2026, 13:35 WIB
Lepas memperkenalkan sejumlah produk andalan di Auto China 2026, salah satunya adalah mobil listrik L4