Chery Siap Bangun Pusat R&D di Indonesia Demi Tunjukan Keseriusan
04 Mei 2026, 13:00 WIB
Toyota akui tantangan di kuartal kedua 2024 akan beragam dan harus dihadapi seluruh pabrikan kendaraan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota akui tantangan di kuartal kedua 2024 akan beragam khususnya di sektor industri otomotif. Situasi tersebut tentu kurang menguntungkan mengingat pada kuartal I pun pasar Indonesia cenderung lesu.
Bahkan Toyota sebagai pemimpin pasar otomotif di Indonesia mengalami penurunan. Sepanjang Januari hingga Maret 2024 mereka hanya menjual sebanyak 72.970 unit atau terkoreksi dari periode serupa tahun lalu sebesar 80.813 unit.
“Di kuartal I market mengalami koreksi akibat berbagai faktor seperti pemilu yang biasanya mempengaruhi permintaan. Toyota cukup bersyukur meski ditengah kondisi seperti ini kami bisa mempertahankan market share di angka 30,5 persen untuk wholesales dan retail sales 31.6 persen,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor pada KatadataOTO (22/04).
Namun kondisi tersebut belum selesai pasalnya Kuartal II dinilai masih memiliki beragam tantangan. Salah satunya adalah banyaknya jumlah libur panjang di April dan Mei.
“Menghadapi kuartal II tantangannya beragam baik dari nasional maupun global. Terlebih di Mei banyak libur panjang yang berarti hari efektif penjualan berkurang,” tambahnya.
Namun dirinya mengaku akan memantau situasi dan kondisi pasar. Beragam langkah telah disiapkan agar penjualan bisa bertahan.
“Kami di Toyota terus melakukan observasi sekaligus berkoordinasi dengan manufaktur, diler dan value chain kami. Sehingga jika ada perkembangan situasi kita bisa cepat beradaptasi untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan,” tambahnya.
Salah satu cara yang sekarang mereka lakukan adalah mempertahankan harga meski nilai rupiah terhadap dolar semakin tertekan. Saat berita ini dibuat, US$ 1 setara dengan Rp 16.235.
Tak hanya itu mereka juga baru meluncurkan Toyota Rush yang kini menggunakan gril baru berkelir hitam glossy. Hal senada pun bisa ditemukan pada bagian kasia spion dan handle pintu.
Sementara di buritan ada garnis berkelir hitam glossy. Warna serupa juga bisa ditemukan pada spoiler maupun bumper belakang.
Dengan segala perubahannya, Toyota Rush dijual mulai Rp 284,4 juta hingga Rp 310,4 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Mei 2026, 13:00 WIB
30 April 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan
12 Mei 2026, 22:00 WIB
Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan
12 Mei 2026, 21:22 WIB
InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal