Target Penjualan Mobil di RI Bakal Sulit Tercapai Tanpa Insentif

Insentif dinilai menjadi salah satu cara yang tepat untuk mendongkrak kembali angka penjualan mobil di RI

Target Penjualan Mobil di RI Bakal Sulit Tercapai Tanpa Insentif
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Penjualan mobil di Indonesia pada periode Januari-September 2025 masih cukup jauh dari target yang dicanangkan Gaikindo di angka 850 ribuan unit.

Jika dilihat secara keseluruhan, wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) mobil baru adalah 62.071 unit. Sementara sepanjang 2025 angkanya 561.819 unit.

Artinya masih ada selisih hampir 300 ribuan unit lagi untuk mencapai 850 ribu unit, atau setidaknya 200 ribuan unit apabila ingin meraih target terendah penjualan mobil Gaikindo.

Toyota sebagai salah satu produsen kendaraan di Indonesia menyorot tingginya angka Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet sebagai salah satu indikator penurunan ekonomi.

Bikin Toyota Agya Tipe G Jadi Stylix, Siapkan Biaya Rp 5,6 Jutaan
Photo : KatadataOTO

Meskipun begitu, pabrikan asal Jepang ini menyebutkan ada inisiatif bisa dilakukan pemerintah untuk mengejar target angka penjualan mobil jelang tutup tahun,

“Ya (bisa tercapai), siapa tahu tiba-tiba pemerintah kasih relaksasi,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kepada KatadataOTO belum lama ini.

Menurut dia insentif pajak atau subsidi dari pemerintah telah terbukti membantu menggairahkan penjualan mobil, seperti sempat diterapkan di tengah pandemi Covid-19.

Berbagai kebijakan dari pemerintah di sektor otomotif juga diharapkan bisa lebih agresif.

Ada kekhawatiran bahwa jika sasaran insentif tidak tepat maka dapat menimbulkan kerugian. Oleh karena itu kebijakan terkait subsidi perlu memperhatikan banyak faktor.

Bicara soal bentuk insentif, Bob mengungkapkan salah satu yang bisa diterapkan adalah penurunan besaran Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).

“Penurunan PPnBM saja. Kan tetap membayar BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) dan lain sebagainya, sehingga pajak daerah juga tetap terjaga,” tegas dia.

Sebagai informasi, sebelumnya jenis mobil yang menyasar pembeli pertama yakni Low Cost Green Car (LCGC) ditawarkan dengan PPnBM ditanggung oleh pemerintah.

PPnBM LCGC paling besar 15 persen, namun lini kendaraan LCGC seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla hanya dikenakan tiga persen.

Produk Baru Jadi Tantangan Besar Pasar Mobil LCGC di 2025
Photo : KatadataOTO

Saat pandemi, pemerintah memberikan stimulus berupa diskon PPnBM sampai 100 persen.

Hal itu disebut terbukti membantu mendongkrak penjualan di tengah merebaknya Covid-19. Lalu penjualan mobil baru kembali bergairah.

Apabila ingin mencapai target penjualan mobil yang dicanangkan Gaikindo, pemberian stimulus serupa dinilai dapat menjadi satu solusi potensial.


Terkini

mobil
Wuling Darion PHEV

Keunggulan Wuling Darion PHEV Dukung Perjalanan Mudik Lebaran

MPV ramah lingkungan Wuling Darion PHEV jadi opsi menarik buat masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik

mobil
Polytron G3

Polytron Matangkan Peluncuran Mobil Listrik Baru di Tahun Ini

Kehadiran mobil listrik baru Polytron, diharapkan bisa menggairahkan pasar kendaraan roda empat di Indonesia

motor
Alva

Penjualan Motor Alva Diklaim Tumbuh Walau Tanpa Insentif

Penjualan motor listrik Alva diklaim mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya meski harganya lebih tinggi

mobil
BYD

BYD Berniat Gabung ke Formula 1, Bakal Akuisisi Salah Satu Tim

Keinginan BYD untuk bergabung dengan Formula 1 demi semakin memperkenalkan brand mereka ke seluruh dunia

mobil
Diler Xpeng Pluit

Diler Xpeng Pluit Dibuka, Tawarkan Layanan 3S dan Promo Pembelian

Diler Xpeng Pluit jadi salah satu strategi pabrikan untuk memperluas jangkauan pasar dan permudah konsumen

mobil
BYD Atto 1

Harga BYD Atto 1 Masih di Bawah Rp 200 Juta Tanpa Insentif

Tanpa insentif mobil listrik impor, harga BYD Atto 1 dipertahankan di bawah Rp 200 jutaan di Maret 2026

mobil
Jetour

Jetour Pamer Keunggulan T2 Mulai Dari Rangka Hingga Fitur

Jetour T2 buktikan kekuatan rangka dengan menopang bobot lebih dari 300 kg dan juga terdapat fitur terkini

news
Kecelakaan

Kunci Tekan Fatalitas Kecelakaan Selama Mudik Lebaran 2026

Fatalitas dalam kecelakaan di jalan raya dapat ditekan dengan sinergitas beberapa pihak dan peran publik