Target Pemerintah Memberikan Subsidi Mobil Listrik

Pemerintah memberikan subsidi mobil listrik pada tahun ini dengan misi khusus bukan hanya semata penjualan

Target Pemerintah Memberikan Subsidi Mobil Listrik

KatadataOTO – Walau cukup gencar mempromosikan, pemerintah menegaskan belum memiliki target penjualan mobil listrik di 2023. Harapan mereka hanya ingin masyarakat mengenal serta terbiasa dengan teknologi baru.

Tujuan itu pun diklaim sudah memenuhi ekspektasi. Pasalnya perlahan masyarakat sudah mulai menerima kehadiran kendaraan listrik di Tanah Air.

“Kami tidak memasang target penjualan tapi coba mendekatkannya ke kebiasaan masyarakat. Kalau melihat pertumbuhannya sejak kebijakan BBN dilakukan ada kenaikan cukup besar,” ungkap Taufiek Bawazier, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian (22/11).

Wuling Air ev
Photo : Wuling

Ia mengakui bahwa saat ini masyarakat belum menjadikan kendaraan utama melainkan sebagai tambahan. Meski demikian kondisi tersebut masih terbilang positif karena menunjukkan ada kemauan untuk mencoba sesuatu yang baru.

Dilansir Antara, situasi ini pun diharapkan bisa berubah di masa depan karena target perkembangan kendaraan listrik akan semakin besar. Hal ini untuk menyukseskan peta jalan yang disusun pemerintah terkait ekosistem electric vehicle di 2025.

"Target pemerintah kan dalam road map itu paling tidak 20 persen electric vehicle dari seluruh kendaraan pada 2025. Tujuannya jelas mengurangi emisi karbon," ujarnya.

Oleh karena itu dirinya berharap pabrikan otomotif mengikuti kebijakan BBN nol persen karena terbukti berhasil menarik minat masyarakat. Terlebih saat ini baru ada dua merek yang ikut serta yaitu Hyundai dan Wuling sehingga persaingan belum ketat.

Hyundai Ioniq 5 Disney100
Photo : Hyundai

Perlu diketahui bahwa sepanjang Januari-Oktober 2023, wholesales mobil listrik di Indonesia adalah sebesar 11.900 unit. Jumlah tersebut naik 99.8 persen dibanding periode serupa tahun lalu yang hanya berhasil mencatatkan angka 5.900 unit.

Daftar Mobil Listrik Terlaris di Indonesia Januari-Oktober 2023

  • Hyundai Ioniq 5 Signature Extended: 5.172 unit
  • Wuling Air EV Long Range: 2.993 unit
  • Wuling Air EV Lite: 506 unit
  • Wuling Air EV Standard Range: 506 unit
  • Toyota BZ4X EV: 474 unit
  • BMW iX xDrive40 AT: 430 unit
  • Hyundai Ioniq 5 Prime Extended: 338 unit
  • Hyundai Ioniq 5 Signature Reguler: 264 unit
  • Hyundai Ioniq 6: 238 unit
  • Lexus RZ 450e: 167 unit

Terkini

mobil
Bocoran Calon Mobil Baru Wuling di RI, Mulai Rp 140 Jutaan

Bocoran Calon Mobil Baru Wuling di RI, Mulai Rp 140 Jutaan

Mobil yang diyakini bakal jadi Wuling Almaz Darion di Indonesia resmi meluncur, ada tiga opsi jantung pacu

mobil
Drift.inc Gokart Indoor

Gokart Indoor Terbaru Dibuka di Jakarta, Biaya Mulai Rp 100 Ribu

Gokart indoor terbaru di Jakarta, Drift.inc resmi dibuka di Central Park Mall dengan panjang trek 284 meter

mobil
GWM Puri

GWM Resmikan Diler di Puri, Tawarkan Fasilitas Lengkap

GWM Puri memiliki fasilitas 3S (Sales, Service dan Spare Parts) untuk bisa memanjakan konsumen setia

mobil
Penjualan BAIC Januari-November 2025, X55-II Redup

Penjualan BAIC Januari-November 2025, X55-II Redup

Meskipun baru mendapatkan penyegaran tahun ini, X55-II tidak signifikan membantu penjualan BAIC di RI

otosport
Jadwal Sementara Launching Tim MotoGP 2026, Dimulai Bulan Depan

Jadwal Sementara Launching Tim MotoGP 2026, Dimulai Bulan Depan

Pramac Yamaha menjadi skuad pertama yang akan memamerkan tampilan motor balap baru mereka untuk MotoGP 2026

mobil
10 Mobil Listrik Terlaris November 2025, Jaecoo Masuk Tiga Besar

10 Mobil Listrik Terlaris November 2025, Jaecoo Masuk Tiga Besar

Jaecoo J5 EV mulai didistribusikan ke konsumen, masuk tiga besar mobil listrik terlaris pada November 2025

motor
Diskon Motor Matic Honda Jelang Nataru, Sampai Rp 2,2 Juta

Diskon Motor Matic Honda Jelang Nataru, Sampai Rp 2,2 Juta

Salah satu diskon motor matic Honda yang bisa dimanfaatkan jelang Nataru adalah untuk pembelian Vario 160

mobil
Proyeksi Penjualan Mobil Baru Tanpa Insentif di 2026

Proyeksi Penjualan Mobil Baru Tanpa Insentif di 2026

Penjualan mobil baru di 2026 diprediksi tak lebih dari 800 ribu unit tanpa insentif otomotif dari pemerintah