Diskon Nissan Serena di GIIAS 2026 Capai Rp 40 Juta
12 Februari 2026, 15:00 WIB
Pengunjung Japan Mobility Show 2023 bisa melihat versi asli dari mobil konsep Nissan Hyper Tourer yang futuristik
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Nissan merupakan salah satu pabrikan Jepang yang tengah konsisten menyediakan lini kendaraan listrik buat konsumen. Terbaru merek ini berkomitmen menyetop produksi mobil bensin di Eropa mulai 2030.
Dari antara ketiga konsep dikenalkan Nissan melalui media sosial, Nissan Hyper Tourer menjadi model dengan desain futuristik yang menarik perhatian.
Dibalut warna oranye tua dan gaya warna two-tone, mobil konsep Nissan Hyper Tourer digadang jadi kendaraan listrik premium mengedepankan kemewahan dan kenyamanan penumpang.
Berawal dari desain digital, pengunjung Japan Mobility Show 2023 bisa melihat wujud asli Hyper Tourer di perhelatan otomotif tersebut jelang akhir Oktober.
Dilansir dari laman resmi Global Nissan News, Senin (23/10) Nissan Hyper Tourer mengkombinasikan esensi omotenashi atau ‘Japanese hospitality’ dengan teknologi mumpuni termasuk autonomous driving.
Nissan punya nama sendiri buat fitur V2L (Vehicle to Load) di mana kendaraan bisa jadi generator atau sumber listrik untuk pengisian daya alat elektronik, yaitu V2X atau Vehicle to Everything.
Dari sisi eksterior yang paling ingin ditekankan adalah desain futuristik disertai guratan tajam pada sisi mobil. Pelek memakai motif Kumiko berwarna senada bodi, dipadukan kelir hitam untuk kap mobil dan atap.
Interiornya menarik karena serupa ruang kerja, dengan jok penumpang bisa diputar 360 derajat menirukan workspace.
Bicara teknologi tidak hanya autonomous driving, Nissan juga menyematkan sistem AI yang bisa mendeteksi biometrik seperti detak jantung sampai pola bernafasan penumpang untuk menyesuaikan musik dan pencahayaan di kabin.
Belum ada detil lanjutan terkait dapur pacu namun dipastikan akan ada lebih banyak informasi mengenai Nissan Hyper Tourer di Japan Mobility Show.
Maxus Mifa 9 sendiri merupakan MPV listrik premium yang ditawarkan untuk pasar Indonesia di GIIAS 2023. Sedangkan Nissan justru memilih hadirkan Serena Hybrid.
Namun Hyper Tourer bisa jadi bayangan kasar kendaraan listrik premium dari Nissan di masa depan. Jika hadir di Indonesia maka bersaing langsung dengan Maxus Mifa 9.
Sebagai gambaran Maxus Mifa 9 yang merupakan MPV mewah bertenaga listrik dibanderol Rp1.4 miliar. Tidak beda jauh dengan Toyota Alphard Hybrid di kisaran Rp1.6 miliar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 15:00 WIB
06 Februari 2026, 21:58 WIB
12 Desember 2025, 17:38 WIB
10 November 2025, 17:00 WIB
07 November 2025, 10:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan