Nissan Adopsi Sistem Pabrikan Cina Dalam Kembangkan Skyline
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Pengunjung Japan Mobility Show 2023 bisa melihat versi asli dari mobil konsep Nissan Hyper Tourer yang futuristik
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Nissan merupakan salah satu pabrikan Jepang yang tengah konsisten menyediakan lini kendaraan listrik buat konsumen. Terbaru merek ini berkomitmen menyetop produksi mobil bensin di Eropa mulai 2030.
Dari antara ketiga konsep dikenalkan Nissan melalui media sosial, Nissan Hyper Tourer menjadi model dengan desain futuristik yang menarik perhatian.
Dibalut warna oranye tua dan gaya warna two-tone, mobil konsep Nissan Hyper Tourer digadang jadi kendaraan listrik premium mengedepankan kemewahan dan kenyamanan penumpang.
Berawal dari desain digital, pengunjung Japan Mobility Show 2023 bisa melihat wujud asli Hyper Tourer di perhelatan otomotif tersebut jelang akhir Oktober.
Dilansir dari laman resmi Global Nissan News, Senin (23/10) Nissan Hyper Tourer mengkombinasikan esensi omotenashi atau ‘Japanese hospitality’ dengan teknologi mumpuni termasuk autonomous driving.
Nissan punya nama sendiri buat fitur V2L (Vehicle to Load) di mana kendaraan bisa jadi generator atau sumber listrik untuk pengisian daya alat elektronik, yaitu V2X atau Vehicle to Everything.
Dari sisi eksterior yang paling ingin ditekankan adalah desain futuristik disertai guratan tajam pada sisi mobil. Pelek memakai motif Kumiko berwarna senada bodi, dipadukan kelir hitam untuk kap mobil dan atap.
Interiornya menarik karena serupa ruang kerja, dengan jok penumpang bisa diputar 360 derajat menirukan workspace.
Bicara teknologi tidak hanya autonomous driving, Nissan juga menyematkan sistem AI yang bisa mendeteksi biometrik seperti detak jantung sampai pola bernafasan penumpang untuk menyesuaikan musik dan pencahayaan di kabin.
Belum ada detil lanjutan terkait dapur pacu namun dipastikan akan ada lebih banyak informasi mengenai Nissan Hyper Tourer di Japan Mobility Show.
Maxus Mifa 9 sendiri merupakan MPV listrik premium yang ditawarkan untuk pasar Indonesia di GIIAS 2023. Sedangkan Nissan justru memilih hadirkan Serena Hybrid.
Namun Hyper Tourer bisa jadi bayangan kasar kendaraan listrik premium dari Nissan di masa depan. Jika hadir di Indonesia maka bersaing langsung dengan Maxus Mifa 9.
Sebagai gambaran Maxus Mifa 9 yang merupakan MPV mewah bertenaga listrik dibanderol Rp1.4 miliar. Tidak beda jauh dengan Toyota Alphard Hybrid di kisaran Rp1.6 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Juni 2026, 10:00 WIB
02 Juni 2026, 09:00 WIB
20 Mei 2026, 13:55 WIB
12 Februari 2026, 15:00 WIB
06 Februari 2026, 21:58 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan
02 Juli 2026, 06:02 WIB
SIM keliling Bandung bisa jadi opsi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara dengan mudah
02 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan SIM yang mudah untuk warga Jakarta, simak lokasinya
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini